<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121</id><updated>2012-01-27T00:06:59.651+07:00</updated><category term='kompetisi WEB Kompas Muda dan AQUA'/><category term='Festival BLOG 2010'/><title type='text'>Theater of Life</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>144</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-3938821267351048478</id><published>2011-11-25T18:48:00.000+07:00</published><updated>2011-11-25T18:48:02.510+07:00</updated><title type='text'>Dibalik Cerita</title><content type='html'>Dalam sebuah cerita pasti ada makna dibaliknya, ada inspirasi dibaliknya, cerita bukan hanya sekedar cerita tetapi cerita memberi pelajaran untuk hidup. Sementara tulisan baru ada di blog&amp;nbsp;&lt;a href="http://dibalik-cerita.blogspot.com/"&gt;http://dibalik-cerita.blogspot.com/&lt;/a&gt;&amp;nbsp;. Selamat membaca dan mendapat pelajaran hidup dari sebuah cerita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-3938821267351048478?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/3938821267351048478/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2011/11/dibalik-cerita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/3938821267351048478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/3938821267351048478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2011/11/dibalik-cerita.html' title='Dibalik Cerita'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-6817582913407537832</id><published>2011-02-01T19:12:00.000+07:00</published><updated>2011-02-01T19:12:10.258+07:00</updated><title type='text'>Ganti "Baju" Donk</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;img src="http://img2.blogblog.com/img/video_object.png" style="background-color: #b2b2b2; " class="BLOGGER-object-element tr_noresize tr_placeholder" id="ieooui" data-original-id="ieooui" /&gt; &lt;style&gt;st1\:*{behavior:url(#ieooui) }&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;br /&gt;Ratusan pekerja siang itu sedang bekerja seperti biasa, Amy seperti biasa pula bekerja lebih keras dari pada pekerja yang lain. Segala pekerjaan ia selesaikan sendiri dengan cepat dan tentunya hasilnya baik pula. Amy dari hari ke hari terus memperlihatkan peningkatan dalam pekerjaannya, dia terus saja bekerja keras demi untuk mendapat kenaikan pangkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku tiap hari udah bekerja lebih dari pekerja lainnya tapi kenapa aku nggak naik pangkat ya?" Amy bertanya pada dirinya sendiri.&amp;nbsp; Amy terus menanyakan hal itu dan tentunya dia juga melihat dalam dirinya sendiri juga apakah dia melakukan kesalahan atau tidak. Amy takut kalau dia tidak kunjung naik pangkat dikarenakan dia melakukan kesalahan yang membuat kerja kerasnya tentu sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi itu seperti biasa para pekerja dan tentunya Amy sedang bekerja dan seperti biasa pula dengan kompaknya para pekerja menggunakan pakaian yang sama dengan ciri khas berwarna merah. Si Bos dari kejauhan melihat para pekerjanya bekerja dan mengawasi para pekerjanya. Amy pun tetap bekerja keras dan kali ini berharap agar si Bos melihat dia sedang bekerja keras dan berharap dia dinaikkan pangkatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wahh..si Bos malah pergi, masa nggak lihat aku sih yang udah kerja keras gini?" Amy kecewa karena dia melihat si bos pergi darinya. Amy lalu berniat untuk bertemu dengan bosnya dan menanyakan mengapa dia sulit mendapat kenaikan pangkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amy segera meninggalkan pekerjaannya dan bergegas menuju ke kantor bos nya. "Bos, saya mau bertanya&lt;br /&gt;sama bos." Amy langsung menuju ke pokok masalah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya, kamu mau tanya apa?" Si bos menjawab dengan tegas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Begini bos, saya tiap hari sudah bekerja keras dari pada pekerja lainnya dan bos juga sering mengawasi yang pastinya bos juga melihat cara kerja saya bos. Tapi kenapa saya nggak naik-naik pangkat?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ouwh gitu ya. jujur saja ya saya tidak melihat kamu bekerja dengan keras karena semua pekerja saya disini kan memakai seragam yang sama berwarna merah. Maaf memang saya selalu mengawasi tetapi saya melihat kamu dan para pekerja lain sama aja dengan seragam kalian yang sama." Bos menjelaskan pada Amy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lalu aku harus gimana donk?" Amy menanyakan solusi pada Bos nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Begini aja, aku ada solusi buat kamu, kamu coba memakai pakaian lain selain warna merah lalu kamu tetap bekerja keras saat aku mengawasi nanti." Setelah bos memberi solusi Amy langsung bergegas kembali bekerja dan dia berganti pakaian menjadi warna biru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Bos pun akhirnya bisa melihat Amy bekerja dengan kerasnya karena dia tampil beda dan tidak lama pula akhirnya Amy mendapatkan kenaikan pangkat karena kerja kerasnya.Ternyata kerja keras disertai tampil berbeda dari yang lain merupakan salah satu kunci untuk meraih kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-6817582913407537832?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/6817582913407537832/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2011/02/ganti-baju-donk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/6817582913407537832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/6817582913407537832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2011/02/ganti-baju-donk.html' title='Ganti &quot;Baju&quot; Donk'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-4365277994013276020</id><published>2011-01-17T17:08:00.005+07:00</published><updated>2011-01-17T17:08:34.345+07:00</updated><title type='text'>Iri yang Melemahkan</title><content type='html'>Semakin kita hanya menunjukkan rasa iri kita pada orang lain maka  semakin kita juga memperlihatkan kelemahan kita pada orang lain. Rasa  iri terhadap orang lain hanya akan menghambat kita, hanya akan membuat  kita tidak maju, dan hidup kita pun tidak akan menjadi lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila  diibaratkan ilmu maka iri hati dan kelemahan berbanding lurus, semakin  kita iri maka kita juga akan semakin lemah. Dengan kita hanya iri pada  kelebihan orang lain maka kita hanya berdiam diri, kita hanya melihat  kelebihan orang lain, dan kita justru tidak melakukan apa-apa dengan  hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita hanya akan menjadi orang yang berdiam diri karena  terus dibayangi rasa iri pada orang lain. Bisa jadi kita iri dengan  kelebihan mereka, iri dengan bakat yang mereka miliki, iri dengan  kekayaan yang mereka miliki, dan banyak hal yang bisa membuat kita iri  pada orang lain. Jika sudah begitu kita harus berpikir lagi dan sadar  bahwa tidak ada manusia yang diciptakan sama, masing-masing punya  kelebihan sendiri yang bahkan bisa melebihi kelebihan yang dimiliki  orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi tidak ada gunanya jika kita iri dengan apa yang  dimiliki orang lain, kita juga harus sadar bahwa kita juga memiliki apa  yang tidak orang lain punyai. Dari pada kita sibuk iri dengan apa yang  dimiliki orang lain sebaiknya kita sibuk mencari dalam diri kita sendiri  apa yang tidak dimiliki orang lain. Jika kita sudah bisa menemukannya  bukan tidak mungkin orang lain akan justri iri pada kita dan justru  mereka yang akan menjadi lemah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang kita miliki sekarang  haruslah disyukuri, apa yang kita miliki sekarang belum tentu dimiliki  orang lain dan iri pada orang lain tidak akan ada gunanya. Dengan kita  hanya iri pada apa yang dimiliki orang lain maka kita hanya akan  membuang waktu kita untuk menjalani hidup, waktu yang berharga bagi kita  akan terbuang percuma karena kita hanya iri pada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita  akan lemah dengan kita iri pada orang lain, kita akan membuang waktu  kita hanya karena kita iri pada orang lain, dan kita tidak akan maju  jika kita hanya iri pada apa yang orang lain punya. Ingatlah kita  mempunyai apa yang orang lain tidak punyai, cari lah itu dan temukan  dalam diri kita sendiri apa yang orang lain tidak punya, waktu yang ada  bukan untuk iri pada orang lain dan menjadi lemah tetapi waktu yang kita  punya sekarang adalah untuk menjadikan kita lebih baik dalam hidup  dengan apa yang kita punya sekarang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-4365277994013276020?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/4365277994013276020/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2011/01/iri-yang-melemahkan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/4365277994013276020'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/4365277994013276020'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2011/01/iri-yang-melemahkan.html' title='Iri yang Melemahkan'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-357780023368702597</id><published>2011-01-05T09:21:00.000+07:00</published><updated>2011-01-05T09:21:51.718+07:00</updated><title type='text'>Jalan Hidup, Jalan Kita Sendiri</title><content type='html'>Sekumpulan ikan sedang berenang mengikuti arus sungai yang mengalir cukup deras, berenang bersama mencapai tujuan mereka. Sedang berenang tiba-tiba salah satu ikan mengejek salah satu ikan," Hai!!Bodoh sekali kamu" Mengejek sambil tertawa keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hahahahaha." Tiba-tiba ada salah satu ikan lagi yang tertawa keras melihat kelakuan salah satu ikan ini. Ikan bernama Aya ini memang membuat semua ikan lain yang sedang berenang keheranan, membuat mereka semua menjadi bingung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Udah lah biarkan saja si Aya melakukan apa yang dia inginkan, betapa bodohnya dia."Sambil tertawa salah satu ikan kembali mengejek dan membiarkan Aya melakukan apa yang sedang ia lakukan. Aya hanya terdiam dan terus melakukan apa yang memang diyakininya, Aya tidak peduli akan cemoohan dari ikan-ikan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hati Aya berkata, "Biarlah kita lihat siapa yang akan tertawa terakhir.", Aya berusaha menenangkan dirinya sendiri. Aya ternyata berenang melawan arus dan itu lah yang membuat dia dicemooh dan diejek oleh yang lain, Aya memiliki keyakinan hati untuk melawan arus karena ingin berkembang dan ingin agar lebih tangguh mengarungi sungai itu dan bisa mencapai tujuannya dengan kerja yang keras tidak hanya dimanjakan dengan mengikuti arus sungai untuk mencapai tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aya sekarang berjuang sendiri untuk melawan arus, Aya mencari jalan lain untuk mencapai tujuannya, dia sekarang berenang dengan kuatnya karena untuk melawan arus begitu sulitnya. Aya sudah yakin untuk berenang melawan arus dan pergi meninggalkan ikan-ikan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aya terus saja berenang, di saat dia lelah dan terlihat mulai akan menyerah dia selalu yakin bahwa ini adalah keputusannya dan dia harus tetap melakukannya. Aya tidak pantang menyerah dan dia berusaha sangat keras sampai pada akhirnya dia berhasil mencapai tujuannya. Pada saat sampai terlebih dahulu dari pada ikan-ikan yang lain Aya tidak mengejek dan mencemooh ikan-ikan yang lain. Aya justru berbagi pengalamannya selama mengarungi melawan arus dan tersenyum menyambut ramah teman-teman ikannya lain yang baru datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah perumpamaan yang bisa menggambarkan kehidupan ini, suatu saat kita akan dihadapkan pada suatu keputusan untuk melawan arus kehidupan atau tidak. Jika kita sudah yakin dan percaya pada hati kita untuk melawan arus kehidupan dan hidup dengan jalan kita sendiri maka jangan takut untuk melawan arus kehidupan. Cari lah jalan lain untuk mencapai tujuan hidup kita yang berbeda dengan jalan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya mungkin kita akan dicemooh karena berbeda dengan orang lain tetapi tetap lah jalani dan jangan menyerah dan buktikan bahwa kita mampu dari orang-orang yang mencemooh kita. Kita harus membuktikan bahwa jalan yang sudah kita ambil bisa membatu kita untuk meraih tujuan hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita sudah meraih tujuan hidup kita dengan cara kita sendiri sekalipun harus melawan arus kehidupan maka jangan lah sekali-kali kita sombong, berbagilah pengalaman dan berbagi lah kisah selama kita berjuang menjalani kehidupan dengan jalan kita sendiri dan dengan melawan arus kehidupan. Berikan inspirasi pada orang lain agar rmereka termotivasi untuk melakukan hal apa yang diyakini mereka dengan perjuangan dan semangat pantang menyerah walaupun itu berat. Ingat lah jika kita ingin menjalani hidup dengan jalan kita sendiri&amp;nbsp; maka kita harus yakin pada hati kita kemana akan membawa kita dan biarkan Tuhan ikut menuntun kita meraih tujuan hidup kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-357780023368702597?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/357780023368702597/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2011/01/jalan-hidup-jalan-kita-sendiri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/357780023368702597'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/357780023368702597'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2011/01/jalan-hidup-jalan-kita-sendiri.html' title='Jalan Hidup, Jalan Kita Sendiri'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-7262288474928974813</id><published>2011-01-01T17:02:00.000+07:00</published><updated>2011-01-01T17:02:25.211+07:00</updated><title type='text'>Hidup Kita Sendiri, Cara Kita Sendiri</title><content type='html'>"Swim deep, fly high, and climb to the top through your own way my  friend..nothing gonna stop you if you walk with your own will and faith"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah  kata-kata yang menggambarkan bagaimana kita harus meraih kesuksesan  kita dengan cara kita sendiri. Kita harus berpikir tentang bagaimana  kita akan meraih kesuksesan kita karena kesuksesan kita adalah punya  kita sendiri dan untuk itu raih dengan cara kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang  kita dihadapkan pada keadaan dimana kita tidak bisa membuat suatu  keputusan tentang akan kemanakah kita selanjutnya dalam menjalani hidup  ini. Pada saat itu kita bisa saja meminta bantuan orang lain untuk  memberi saran, untuk memberi masukan tentang keputusan apa yang kita  ambil. Tetapi kita harus ingat bahwa keputusan akhir tetap harus kita  yang mengambil apalagi jika itu sangat penting dalam hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita  juga pasti dihadapkan pada kebingungan dalam mengambil sebuah keputusan  yang menyangkut masa depan kita. Banyak masukan dan saran dari orang  lain yang membingungkan kita. Jika kita dihadapkan pada situasi seperti  itu sejenak lah kita menyendiri, berdoa dan meminta bantuan pada Tuhan,  dan bicara pada hati kita sendiri untuk menentukan keputusan apa yang  akan kita ambil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat ini adalah hidup kita sendiri, ini adalah  masa depan kita sendiri, kita harus bisa menentukan hidup kita sendiri  dengan cara kita sendiri. Bila memang cara yang akan kita ambil ternyata  bertentangan dengan saran dan masukan dari orang lain tetap lah percaya  pada diri sendiri. Jika kita memang sudah yakin dengan cara yang akan  kita ambil maka ambil lah cara itu karena itu adalah cara terbaik yang  sudah kita pikirkan untuk menjalani hidup kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan  takut bila keputusan yang akan kita ambil bertentangan dengan apa yang  disarankan oleh orang lain, jika memang kita sudah sangat yakin maka  ambilah keputusan itu untuk menentukan jalan hidup kita selanjutnya.  Jangan takut untuk mengambil keputusan yang akan menentukan hidup kita,  setiap keputusan pasti ada resikonya tetapi tetap lah yakin pada  keputusan yang akan kita ambil sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita sudah mengambil  keputusan dengan cara kita sendiri yang harus dilakukan adalah kita  harus tetap berkomitmen pada keputusan yang sudah kita ambil, kita harus  bertanggung jawab dengan keputusan yang telah kita ambil sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu  yakin dengan keputusan yang akan kita ambil dalam hidup kita, selalu  percaya pada diri kita sendiri dalam mengambil sebuah keputusan yang  akan menentukan kehidupan kita dan tentunya jangan takut akan  resiko-resiko yang ada karena memang setiap keputusan pasti ada  resikonya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup yang kita jalani adalah hidup kita sendiri dan  jangan takut untuk mengambil keputusan sendiri untuk menentukan jalan  hidup kita. Akan lebih baik jika kita hidup dengan cara kita sendiri  tetapi&amp;nbsp; biarkan Tuhan ikut menuntun kita dalam menjalani hidup ini agar  hidup kita menjadi lebih baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-7262288474928974813?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/7262288474928974813/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2011/01/hidup-kita-sendiri-cara-kita-sendiri.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/7262288474928974813'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/7262288474928974813'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2011/01/hidup-kita-sendiri-cara-kita-sendiri.html' title='Hidup Kita Sendiri, Cara Kita Sendiri'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-6352189736128939569</id><published>2011-01-01T16:31:00.000+07:00</published><updated>2011-01-01T16:31:46.137+07:00</updated><title type='text'>Jalan Baru, Jalan Kita Sendiri</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TR70VZm9UtI/AAAAAAAAANs/uY4EGEZdjfI/s1600/happy-new-year-2010.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="202" src="http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TR70VZm9UtI/AAAAAAAAANs/uY4EGEZdjfI/s400/happy-new-year-2010.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Kita sendiri yang menentukan jalan hidup kita sendiri, kita sendiri  yang bisa mengubah nasib hidup kita, dan jangan ragu saat tiba waktunya  kita menentukan pilihan jalan hidup mana yang akan kita pilih nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergantian tahun tidak lama lagi akan tiba saatnya, tahun yang baru akan  segera menyambut kita. Ini lah saatnya bagi kita untuk menentukan jalan  hidup kita selanjutnya di tahun 2011. Ini lah waktunya kita menentukan  ke arah mana kita akan berjalan menyusuri kehidupan ini, sebuah  keputusan harus kita ambil menghadapi tahun yang baru ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2010 sebentar lagi akan berlalu dan kita sudah menentukan nasib  kita di tahun 2010. Jangan lah kita terlalu lama melihat ke belakang,  melihat jalan yang telah kita lalui dan jangan sekali-kali berharap bisa  kembali ke jalan sebelumnya yang telah kita lalui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegagalan-kegagalan yang kita alami selama tahun 2010 jangan menjadi  hambatan untuk berhenti berjalan menyambut tahun 2011, jadikan itu  sebagai pendorong kita untuk bisa berjalan lebih baik lagi di jalan  kehidupan yang telah kita ambil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan terlalu sering melihat ke belakang saat kita sedang berjalan  menjalani kehidupan kita karena itu akan menghentikan kita sementara  waktu dalam menjalani hidup. Hal itu hanya membuang waktu kita, hanya  menyia-nyiakan waktu kita. Boleh lah kita melihat ke belakang sejenak  atas kegagalan kita untuk instropeksi diri tetapi jangan terlalu lama  karena kenyataannya kita harus melihat ke depan untuk menatap jalan  hidup kita menuju kesuksesan kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2011 sebentar lagi akan datang dan kita harus menentukan  tujuan-tujuan apa saja yang akan kita raih di tahun 2011. Kita harus  menentukan sebuah tujuan karena itu akan membantu kita dalam menuju  kesuksesan, dalam menyusuri jalan kehidupan kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lah kecewa jika di tahun 2010 tujuan dari perjalanan hidup kita  tidak terpenuhi, jangan berhenti berjalan hanya karena ada tujuan yang  tidak bisa kita capai di tahun 2010 ini. Bukan kah kita masih punya  tahun selanjutnya? berusahalah lebih keras di tahun 2011 nanti, berusaha  untuk meraih tujuan hidup kita yang belum tercapai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus terus berjalan di jalan kehidupan yang telah kita buat,  tentukan tujuan akan kemanakah kita di tahun 2011 nanti, kejar tujuan  itu sebaik mungkin dengan usaha sekeras mungkin dan tentunya semangat  pantang menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini kita bagaikan sedang berjalan menuju ke gerbang kehidupan yang  baru, gerbang kehidupan yang bertuliskan 2011, sebentar lagi kita akan  meninggalkan jalan kehidupan 2010 dan sebentar lagi kita akan melewati  gerbang kehidupan 2011. Sebelum kita berjalan melewati itu kita tentukan  sebuah tujuan dan kita tentukan jalan mana yang akan kita pilih setelah  nanti melewati gerbang kehidupan 2011, kita sendiri lah yang harus  menentukan itu karena itu adalah hidup kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan yang baru sudah di depan mata, jalan kehidupan 2011. Kita harus  menentukan kemana arah tujuan kita selanjutnya di tahun 2011, kita harus  menentukan jalan mana yang akan kita pilih karena itu akan membantu  kita meraih tujuan hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan baru itu adalah jalan kita sendiri, kita lah yang harus menentukan  ke mana arah tujuan kita berjalan menjalani hidup kita. Tentukan tujuan  kita sendiri di tahun 2011 dan pilih lah jalan terbaik yang akan kita  lalui. Kesuksesan dan hidup yang lebih baik sudah menanti kita di tahun  2011, terus berjalan, terus berusaha keras, dan tetap mempunyai semangat  pantang menyerah di tahun yang baru, berubah menjadi seseorang yang  baru dan dengan semangat yang baru tentunya.Menatap tahun yang baru demi  hidup yang lebih baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-6352189736128939569?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/6352189736128939569/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2011/01/jalan-baru-jalan-kita-sendiri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/6352189736128939569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/6352189736128939569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2011/01/jalan-baru-jalan-kita-sendiri.html' title='Jalan Baru, Jalan Kita Sendiri'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TR70VZm9UtI/AAAAAAAAANs/uY4EGEZdjfI/s72-c/happy-new-year-2010.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-3950032074978161185</id><published>2010-12-19T11:58:00.000+07:00</published><updated>2010-12-19T11:58:48.327+07:00</updated><title type='text'>Perpisahan Itu..</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TQ2Q8EaURYI/AAAAAAAAANk/fCzZJ-vJD-k/s1600/sayonara1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TQ2Q8EaURYI/AAAAAAAAANk/fCzZJ-vJD-k/s1600/sayonara1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Perpisahan selalu menyisakan kesedihan, selalu menyisakan  kekhawatiran, bahkan terkadang menyisakan penyeselan, tetapi perpisahan  juga bisa menjadi sebuah awal kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perpisahan dalam sebuah  percintaan bisa saja memunculkan rasa penyesalan tetapi bisa pula  sebagai suatu awal kebhagiaan. Kita berpisah dengan pasangan kita karena  memang ketidakcocokan dan lebih baik berpisah agar bisa saling bahagia.  Berpisah dengan pasangan kita juga bisa menimbulkan kekecewaan dan  penyesalan, menyesal karena sudah memutuskan untuk berpisah dan kecewa  karena terpaksa untuk berpisah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi itulah perpisahan,  menimbulkan berbagai macam perasaan bagi yang mengalaminya, semua orang  pasti pernah mengalami perpisahan, baik itu dalam hal cinta atau hal  lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu sedihnya juga ketika kita harus berpisah dengan orang  yang kita cintai, berpisah dengan tiba-tiba, tidak ada persiapan batin  untuk menghadapi itu. Dalam keadaan itu kita akan menjadi terpuruk,  menjadi sangat sedih karena kita belum siap untuk berpisah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada  juga kita harus berpisah dengan seseorang karena dia akan pergi jauh, di  saat kita mengantarkan kepergiannya di situlah puncak kesedihan kita.  Kita tidak rela untuk pergi, berbagai cara kita lakukan untuk meredam  kesedihan saat mengantar kepergian itu, dengan pelukan, dengan ciuman,  atau dengan tawa canda sebelum berpisah. Berusaha untuk menenangkan diri  menghadapi perpisahan yang memang tidak diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang  memang harus menghadapi perpisahan, berbagai macam keadaan dan hal  memang mengharuskan kita untuk merasakan yang namanya perpisahan. Tidak  memandang latar belakang seseorang, pendidikan, kekayaan, maupun status  sosial seseorang. Perpisahan selalu menghampiri siapa saja yang memang  sudah waktunya untuk mengalami perpisahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu lah yang  menentukan semua itu, menentukan kapan seseorang harus mengalami  perpisahan, menentukan kapan seseorang akan merasakan kesedihan,  kekecewaan, penyesalan, atau bahkan kebahagiaan karena perpisahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perpisahan  tidak lah selalu buruk, kita hanya bisa menyikapi perpisahan itu dengan  cara terbaik. Menyikapi perpisahan dengan tangisan atau senyuman, kita  bisa memilih kedua itu yang menurut kita yang terbaik. Jangan menjadikan  perpisahan sebagai akhir segalanya, jangan menjadikan perpisahan  sebagai titik dimana kita harus terpuruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus benar-benar  bisa menyikapi sebuah perpisahan dengan cara yang terbaik. Ikutilah hati  kemana akan membawa kita menghadapi sebuah perpisahan, memang tidak  mudah tetapi mencoba dan membiasakan menghadapi perpisahan bukanlah  sesuatu yang salah. Tetap berusaha menghadapi setiap perpisahan yang  kita alami dengan sebaik mungkin, dengan cara yang terbaik agar menjadi  sebuah perpisahan yang baik bagi kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-3950032074978161185?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/3950032074978161185/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/12/perpisahan-itu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/3950032074978161185'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/3950032074978161185'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/12/perpisahan-itu.html' title='Perpisahan Itu..'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TQ2Q8EaURYI/AAAAAAAAANk/fCzZJ-vJD-k/s72-c/sayonara1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-8447037251993074873</id><published>2010-12-03T19:40:00.000+07:00</published><updated>2010-12-03T19:40:19.464+07:00</updated><title type='text'>Impian Besar Dengan Jalan Yang Sulit</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TPjlAuwi2TI/AAAAAAAAANg/1mVXMJ4iLso/s1600/Jalansukses.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="170" src="http://2.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TPjlAuwi2TI/AAAAAAAAANg/1mVXMJ4iLso/s200/Jalansukses.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Impian yang besar dan yang akan berakhir dengan indah selalu saja  untuk mewujudkannya kita tempuh dengan jalan yang sulit dan berliku.  Kita akan benar-benar dibuat untuk berjuang dan bangkit dari kegagalan  agar bisa mewujudkan impian besar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Impian besar bisa saja  tentang tujuan hidup yaitu untuk bahagia, atau bila sedang mengerjakan  sesuatu yang kita anggap besar dan penting, bisa juga ketika kita ingin  mendapat pekerjaan yang sangat kita inginkan. Semua itu akan kita lalui  dengan jalan yang sulit, dengan perjuangan dan pengorbanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila  kita memang melakukannya dengan kerja keras, pantang menyerah, dan  pengorbanan maka saat kita bisa mewujudkannya akan menjadi hal yang  sangat indah bagi kita. Kita akan merasa sangat senang karena perjuangan  keras kita membuahkan hasil yang kita impikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya saja di  tengah jalan kita mengalami kegagalan, jangan berpikir bahwa semuanya  sudah berakhir, berpikir saja bahwa ini adalah hambatan . Kita bisa  memilih untuk melewati hambatan itu atau tidak melakukan apa-apa untuk  mengatasi hambatan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu berpikir bahwa setiap kita menemui  jalan yang sulit dalam melakukan sesuatu maka itu adalah sebuah anugrah  bagi kita. Seharusnya kita menjadi lebih semangat untuk lebih berusaha  karena pasti hasilnya nanti akan sangat indah bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita  diberi jalan yang mudah maka sebaiknya kita berpikir-pikir mengapa kita  diberi jalan yang begitu&lt;br /&gt;mudah, bisa saja hal yang kita lakukan bukan  hal yang baik, atau bisa saja hasilnya akan biasa saja. Tetapi kita juga  harus bersyukur jika diberi jalan yang mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lebih penting  lagi adalah kita juga harus berusaha bersyukur jika diberikan jalan yang  sulit dan berliku, kita akan bisa menjadi lebih banyak pengalaman dan  menjadi lebih banyak belajar dalam perjalanan kita meraih impian kita.  Kita akan menjadi seseorang yang tangguh, menjadi seseorang yang akan  terus bekerja keras dalam meraih impian dan menjadi lebih cerdas karena  kita akan selalu berpikir untuk mencari cara agar bisa melewati jalan  yang sulit dan berliku itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan banyak mengeluh saat kita  menemui jalan yang sulit, selalu percaya bahwa jalan yang diberikan oleh  Tuhan pada kita adalah jalan terbaik, jalan untuk memberi pembelajaran  bagi kita agar bisa meraih impian kita dengan sebaik-baiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita  akan merasa lebih senang jika impian yang kita capai bisa berhasil  setelah kita berjuang dengan keras,&lt;br /&gt;setelah kita melakukan banyak  pengorbanan, setelah kita berusaha untuk selalu bangkit saat kita gagal.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalani saja hidup yang kita tempuh ini, selalu berusaha untuk  mewujudkan impian besar kita, semakin besar impian kita maka jalan yang  akan kita tempuh pasti juga akan semakin sulit dan berliku. Kerja keras,  pengorbanan, dan selalu bangkit dari kegagalan akan membantu kita  meraih impian besar kita walaupun dengan jalan yang tidak mudah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-8447037251993074873?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/8447037251993074873/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/12/impian-besar-dengan-jalan-yang-sulit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/8447037251993074873'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/8447037251993074873'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/12/impian-besar-dengan-jalan-yang-sulit.html' title='Impian Besar Dengan Jalan Yang Sulit'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TPjlAuwi2TI/AAAAAAAAANg/1mVXMJ4iLso/s72-c/Jalansukses.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-8960920894447855580</id><published>2010-11-29T15:34:00.060+07:00</published><updated>2010-11-29T16:11:35.679+07:00</updated><title type='text'>Lebih Unik, Lebih berharga</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TPNuAFzyPII/AAAAAAAAANc/vQL9nLCAW6I/s1600/rock.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TPNuAFzyPII/AAAAAAAAANc/vQL9nLCAW6I/s1600/rock.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Kisah sebuah batu bernama Ceylon, sebuah batu yang tidak berharga, bentuknya tidak menunjukkan keindahan, jika dijual pun pasti tidak ada harganya dan hal yang pantas dilakukan untuk Ceylon adalah diinjak-injak dan dibuang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceylon selalu merenung dan berdiam diri, memikirkan mengapa dirinya tidak bisa seperti batu lain yang lebih berharga, yang selalu dicari-cari orang, dan selalu dirawat dan disimpan dengan baik&amp;nbsp; tidak dibuang begitu saja. "Kenapa aku seperti ini? Kenapa aku menjadi tidak berharga seperti ini?Aku hanya bisa diinjak-injak dan tidak dihargai." renung Ceylon dengan perasaan kecewa dan iri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Coba lihat saja batu yang lain, batu permata, batu mulia lainnya seperti emas, mereka begitu dihargai, mereka begitu dicari-cari dan dirawat dengan baik, tetapi mengapa aku yang harus seperti ini, mengapa aku tidak menjadi mereka yang begitu berharga?" Ceylon semakin kecewa dan semakin iri dengan batu-batu yang lain yang lebih berharga, tidak ada harapan lagi dalam dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceylon hanya merenung dan terus merenung, terus saja berdiam diri, menyalahkan semua keadaan yang menimpa dirinya." Aku tidak tahan dengan semua ini!!!" Marah Ceylon yang terus saja menyalahkan keadaan dan menyalahkan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang merenung, tiba-tiba ada sebuah batu yang datang menghampiri Ceylon, "Hai nak, kamu kenapa? Dari tadi merenung dan terlihat bersedih." Tanya batu itu yang baru datang dan menghampiri Ceylon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kamu siapa? Kenapa kamu memperhatikan aku? aku tidak pantas untuk diperhatikan." Ceylon justru marah dengan kedatangan batu itu, Ceylon merasa tidak pantas untuk diperhatikan batu lain karena Ceylon merasa tidak berharga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Namaku Ruby, aku pernah koq merasakan apa yang kamu rasakan, tapi itu dulu, sekarang sudah beda, dulunya aku juga batu seperti kamu, batu yang tidak berharga dan batu yang tidak dihargai." Ruby mencoba untuk menghibur Ceylon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruby dulunya seperti Ceylon, dia hanya sebuah batu biasa yang tidak ada harganya,tetapi dia sekarang lebih terlihat bagus, lebih terlihat berharga, dan selalu dicari-cari orang. Itu semua karena perjuangannya menjadikan dia unik, menjadikan dia berbeda dengan batu yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa menunggu Ceylon menanggapi omongannya, Ruby langsung memeberikan nasehat pada Ceylon "Aku dulu sama seperti kamu, aku tidak berharga seperti kamu tetapi sekarang yang sudah aku lakukan adalah mencoba merubah diriku sendiri, aku menjadikan diriku unik, aku menjadikan diriku berbeda dengan yang lain, aku tidak pernah bermimpi untuk menjadi batu mulia lain yang berharga seperti emas, aku juga tidak bermimpi ingin menjadi permata," Ruby berhenti sejenak berbicara dan menghela nafas sejenak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceylon hanya mendengarkan nasehat Ruby, dia tidak berkata apa-apa. lalu ruby melanjutkan pembicaraannya."Aku menjadi diriku sendiri dan aku yang mencari keunikanku sendiri dan hasilnya aku menjadi lebih berharga dan mungkin lebih berharga dari batu mulia lainnya, semua itu karena usahaku dan kerja kerasku mencari keunikanku sendiri." Ruby memberi nasehat pada Ceylon yang terus bersedih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceylon hanya terdiam dan terlihat membenarkan semua nasehat Ruby, Ceylon menerima dengan baik nasehat yang diberikan oleh Ruby dan dalam hati dia berniat untuk menjadi seperti Ruby, mencari keunikannya sendiri dan tidak bermimpi seperti batu lain yang lebih berharga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceylon ingin menjadi sebuah batu yang unik, sebuah batu yang berbeda dengan yang lain, dan terus berusaha mencari dan mengembangkan keunikan yang dimiliki agar lebih berharga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah kehidupan, kita memiliki keunikan masing-masing, tidak perlu untuk ingin menjadi orang lain yang lebih hebat, jadilah diri sendiri, cari lah keunikan yang kita miliki dan terus lah kembangkan keunikan yang kita miliki karena itu akan menjadikan kita lebih berharga dan lebih dihormati orang lain dan juga bisa menjadi seseorang yang lebih baik lagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-8960920894447855580?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/8960920894447855580/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/11/lebih-unik-lebih-berharga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/8960920894447855580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/8960920894447855580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/11/lebih-unik-lebih-berharga.html' title='Lebih Unik, Lebih berharga'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TPNuAFzyPII/AAAAAAAAANc/vQL9nLCAW6I/s72-c/rock.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-2677147155684127147</id><published>2010-11-28T11:10:00.000+07:00</published><updated>2010-11-28T11:10:25.774+07:00</updated><title type='text'>Pengorbanan Besar Memang Dibutuhkan</title><content type='html'>Pengorbanan yang besar dibutuhkan saat akan mengambil sebuah   keputusan yang besar. Itulah yang terjadi&lt;br /&gt;saat kita ingin mengambil   sebuah keputusan besar yang akan menentukan hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita akan  membutuhkan pengorbanan baik itu waktu, tenaga, pikiran,  maupun perasaan  saat kita mengambil sebuah keputusan. Pengorbanan itu  juga biasanya  sulit untuk kita lakukan, kita takut untuk mengorbankan  sesuatu hanya  karena kita takut dengan resiko dari keputusan yang akan  kita ambil  nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi jika misalnya kita harus mengambil keputusan yang  itu akan  menentukan masa depan kita, tentu pengorbanan yang harus  dilakukan  sangat lah besar. Misalnya kita dihadapkan pada pilihan dua  pekerjaan  yang kita ambil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan pertama adalah pekerjaan yang  kita senangi dan kita minati,  tetapi resiko yang harus diambil jika  kita mengambil pekerjaan itu  adalah hidup kita akan menjadi tidak baik  karena dengan pekerjaan yang  kita ambil itu kita akan sulit bertahan  hidup karena gaji yang tidak  seberapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu pekerjaan yang kedua  adalah pekerjaan yang memang kita mampu  mengerjakannya tetapi tidak&amp;nbsp;  menyukainya dan kesejahteraan hidup kita  lebih terjamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di satu  sisi kita akan berpikir kalau mengambil pekerjaan yang pertama  kita akan  dengan senang hati dan tanpa beban tetapi hidup kita tidak  terjamin  tetapi jika kita memilih pekerjaan yang kedua hidup kita  terjamin tetapi  kita tidak bisa menikmatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saya sendiri lebih baik saya  melakukan pekerjaan yang saya sukai  dan minati karena itu akan berimbas  pada banyak hal, saya bisa menjadi  lebih berkembang karena saya  menikmati pekerjaan saya, saya lebih  memilih melakukan apa yang saya  cintai dan senangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi kebanyakan orang juga memilih pekerjaan  yang kedua karena dalam  hidup mereka yang dicari adalah kesejahteraan  hidup. Tetapi tidak  sedikit pula yang yang&amp;nbsp; nantinya menyesal karena  salah mengambil  keputusan dan akhirnya kembali ke jalur yang mereka  senangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengambil pekerjaan yang pertama yaitu yang kita  senangi memang  membutuhkan pengorbanan yang besar, misalnya saja kita  akan berkorban  dengan hidup kita sekarang, orang-orang di sekitar kita  pun pasti  banyak yang tidak setuju dan itu kita akan berkorban perasaan.  Tetapi  kita bisa menutupi segala resiko itu dengan membuktikan bahwa  kita  memang bisa hidup dari pekerjaan yang memang kita senangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika  kita memilih untuk mengambil pekerjaan yang pertama yaitu yang  kita  senangi maka jalani saja dan buatlah yakin bahwa pekerjaan itu  memang  pantas untuk kita, kita akan bisa berkembang karena kita bisa  menikmati  pekerjaan yang kita lakukan.Dan yang terpenting adalah kita  harus berani  untuk melakukan pengorbanan yang besar jika kita ingin  sukses dan ingin  hidup kita menjadi lebih baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-2677147155684127147?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/2677147155684127147/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/11/pengorbanan-besar-memang-dibutuhkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/2677147155684127147'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/2677147155684127147'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/11/pengorbanan-besar-memang-dibutuhkan.html' title='Pengorbanan Besar Memang Dibutuhkan'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-2997908322063874528</id><published>2010-11-27T16:23:00.002+07:00</published><updated>2010-11-27T16:35:27.308+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kompetisi WEB Kompas Muda dan AQUA'/><title type='text'>Setetes Air, Sejuta Kehidupan</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TPDLzSW6mYI/AAAAAAAAANU/EqbC0tYf1Uk/s1600/air.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="172" src="http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TPDLzSW6mYI/AAAAAAAAANU/EqbC0tYf1Uk/s200/air.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Air&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;( Kompetisi WEB Kompas Muda &amp;amp; Aqua) &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Air begitu berharganya bagi kita, begitu berguna bagi kehidupan, tanpa air maka tidak akan ada kehidupan. Setetes air bisa membantu untuk menciptakan sebuah kehidupan dan  melanjutkan kehidupan yang telah berlangsung. Ini semua tentang kita, tentang kehidupan kita dan tentang air untuk kehidupan kita di masa yang datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak dapat dipungkiri memang semua makhluk hidup di dunia ini membutuhkan air termasuk kita manusia yang memang sangat membutuhkan air. Sebagian tubuh kita terdiri dari air dan kita memang harus mengisinya juga dengan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi yang terjadi sekarang ini adalah kebutuhan air bagi sebagian orang rasanya sulit untuk dipenuhi. Banyak hal yang menyebabkan mereka tidak dapat memenuhi kebutuhan air mereka, ada yang tidak mampu untuk membeli air, ada beberapa tempat di Indonesia yang kesulitan air, dan ada pula yang tidak dapat memenuhi kebutuhan air karena kualitas air yang buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat keadaan sekarang ini air yang bersih dan layak untuk diminum memang sudah semakin sulit untuk ditemui, mungkin bagi kita yang tinggal di kota besar dan dengan kemampuan ekonomi yang cukup air bersih rasanya masih mudah untuk ditemui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu tentunya berbeda dengan mereka yang kurang beruntung keadaan ekonominya, air yang layak untuk diminum rasanya seperti emas yang begitu mahal dan sulit di dapat. Semakin lama air bersih akan semakin sulit untuk ditemui jika keadaan masih seperti sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulitnya mendapatkan air bersih memang semuanya karena ulah manusia juga, tidak menjaga dengan baik lingkungan serta perlakuan-perlakuan lain manusia yang menyebabkan air dengan kualitas baik mulai sulit untuk ditemui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kita yang mampu untuk mendapatkan air yang berkualitas baik khususnya untuk diminum, kita merasa bahwa masih terlalu mudah untuk mendapatkan air dan secara tidak sadar kita masih dengan seenaknya menyia-nyiakan air. Air bagi kita menjadi tidak berharga karena kita masih mudah untuk menemuinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TPDMUUwccMI/AAAAAAAAANY/mUlQA7B-V1w/s1600/krisis_air1.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TPDMUUwccMI/AAAAAAAAANY/mUlQA7B-V1w/s200/krisis_air1.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Seorang anak mengambil air bersih yang begitu sulit ditemui&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Kita harus mencoba menempatkan diri kita seperti mereka yang sekarang ini kesulitan dalam mencari air yang layak untuk diminum atau untuk kegiatan lain. Mereka begitu menghargai jika mereka memang sudah mendapatkan air dengan kualitas yang baik mereka seperti mendapatkan sesuatu yang berharga saat mereka bisa mendapatkan air untuk kehidupan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kita yang berlimpah air sebaiknya kita juga membiasakan untuk menggunakan air secukupnya dan tidak menyia-nyiakannya, menganggap air seperti barang yang berharga sehingga kita bisa menjaganya dengan baik dan tidak menggunakannya dengan seenaknya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus sadar bahwa kehidupan ini bisa berlangsung dengan baik karena ada air. Air membantu menciptakan sebuah kehidupan, air mampu menjaga kelangsungan hidup, setetes air menjadi sangat berguna sekarang ini. Jangan kita biarkan di masa depan air menjadi sumber perpecahan karena saling terjadi perebutan karena air yang begitu langka di masa depan. Jika sudah terjadi perpecahan dan konflik maka air di masa depan bisa menciptakan kematian, setetes air, sejuta kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan itu yang kita inginkan, kita menginginkan bahwa setetes air menciptakan sejuta kehidupan. Mulai dari sekarang kita menghargai air, mulai dari sekarang kita menjaga lingkungan kita karena itu akan berpengaruh pada kualitas air. Mulai dari sekarang kita harus sadar bahwa air begitu penting bagi kehidupan kita di masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air begitu berharga bagi kita, kita jaga baik-baik air yang kita punya sekarang, kita manfaatkan air dengan sebaik-baiknya, dan kita ciptakan sebuah kehidupan baru dengan terus menghargai air karena setetes air adalah sejuta kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel ini dibuat untuk&amp;nbsp; &lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;a href="http://mudaers.com/"&gt;Kompetisi WEB Kompas Muda &amp;amp; AQUA&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-2997908322063874528?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/2997908322063874528/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/11/setetes-air-sejuta-kehidupan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/2997908322063874528'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/2997908322063874528'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/11/setetes-air-sejuta-kehidupan.html' title='Setetes Air, Sejuta Kehidupan'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TPDLzSW6mYI/AAAAAAAAANU/EqbC0tYf1Uk/s72-c/air.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-5235865183446232682</id><published>2010-11-23T17:00:00.000+07:00</published><updated>2010-11-23T17:01:43.677+07:00</updated><title type='text'>Devon Sang Waktu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOuRAIlGKKI/AAAAAAAAANM/WoYXMfx8KgA/s1600/jam.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 307px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOuRAIlGKKI/AAAAAAAAANM/WoYXMfx8KgA/s320/jam.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5542683197898631330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dialah Devon sebuah jam yang terkadang ditakuti dan membawa kesedihan  banyak orang tetapi terkadang juga membawa kebahagiaan, terkadang membawa kekhawatiran dan selalu tidak diharapkan tetapi terkadang menjadi sebuah hal yang sangat diharapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"hai devon, tolong dong waktu jangan kamu jalankan begitu cepat, masih banyak yang harus aku kerjakan." Seorang yang sedang sibuk dan dikejar batas waktu sedang memohon agar waktu bisa berjalan lambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Enak aja, aku ga bisa memperlambat waktu, nanti bagaimana bagi mereka yang ingin waktu agar cepat berlalu, kasian mereka donk." Devon hanya menjawab seperti itu, pilihan yang sulit bagi Devon antara memperlambat waktu atau menjalankan waktu dengan biasa saja. Di satu sisi jika waktu dilambatkan maka orang tadi pasti bisa menyelasaikan pekerjaan dengan tepat waktu tetapi di sisi lain jika diperlambat maka orang lain yang ingin waktu berjalan cepat justru akan semakin mengeluh mengapa waktu berjalan lambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ah waktu ini terasa begitu lambat, aku segera ingin keluar dari situasi ini, Hai Devon! kenapa waktu begitu lambat?!' Marah orang kedua pada Devon karena waktu terasa begitu lambat sedangkan ia ingin segera keluar dari situasi yang ia hadapi sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"aku ga memperlambat waktu koq, kamu aja yang merasa waktu berjalan lambat." Jawab Devon dengan tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua pertanyaan dan permintaan yang diajukan oleh manusia hanya ditanggapi Devon dengan tenang, tidak peduli bagaimana reaksi mereka pada dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wah kurang ajar kamu Devon! Gara-gara kamu aku khawatir tentang masa depanku, aku belum siap untuk jadi dewasa aku masih ingin menikmati masa-masa remajaku!" Marah seorang remaja pada Devon, dia masih ingin menikmati masa-masa remajanya yang begitu indah, dia tidak ingin terlalu cepat menjadi dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Waktu terus saja berjalan, berhenti sebentar kenapa Devon?Kurang kerjaan aja!' Tambah si remaja tadi yang masih ingin menikmati masa-masa remajanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku tidak bisa untuk menghentikan waktu, semua itu harus berjalan." Jawab Devon yang masih begitu tenang karena dia juga sering mendapat keluhan seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Devon! Aku belum mau mati, kenapa aku cepat sekali menjadi tua? kenapa aku harus menjadi tua? aku belum puas dengan hidupku!" Marah seorang yang sudah tua, seorang yang tidak lama lagi akan dijemput oleh kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"kamu sudah terlalu lama hidup, kamu pasti akan mati, semua orang juga pasti akan mati,semua ada waktunya." Jawab Devon pada orang tua itu dengan bijak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Devon sang waktu selalu saja disalahkan, selalu saja mendapat keluhan dari banyak orang tetapi Devon tetap bisa tenang menghadapi semua itu, baginya semua itu hal yang biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Devon selalu berprinsip bahwa dirinya benar karena waktu memang harus selalu berjalan, tidak bisa dia mempercepat atau memperlambat waktu atau bahkan menghentikan waktu karena itu akan membuat kacau semuanya. Dia selalu sadar bahwa manusia lah yang membuat waktu itu terlalu cepat atau terlalu lambat, manusia lah yang tidak bisa mengatur waktu yang mereka miliki, mereka selalu menyia-nyiakan waktu dan jika sudah begitu mereka hanya bisa menyalahkan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Devon sadar akan hal itu dan dia tetap menjalankan waktu seperti biasa, menjalankan apa adanya. Tidak peduli selalu disalahkan dan selalu dikeluhkan. Devon hanya bisa memberikan pembelajaran bagi mereka yang selalu menyalahkan waktu bahwa waktu bukan lah yang salah tetapi manusia lah yang salah karena menyia-nyiakan waktu dan selalu tidak dapat memanfaatkan waktu dengan baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-5235865183446232682?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/5235865183446232682/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/11/devon-sang-waktu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/5235865183446232682'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/5235865183446232682'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/11/devon-sang-waktu.html' title='Devon Sang Waktu'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOuRAIlGKKI/AAAAAAAAANM/WoYXMfx8KgA/s72-c/jam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-2693391431579003742</id><published>2010-11-22T18:38:00.003+07:00</published><updated>2010-11-22T19:09:19.282+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Festival BLOG 2010'/><title type='text'>Internet Sehat, Jiwa dan Ragaku Pun Sehat</title><content type='html'>Dengan kita menggunakan &lt;a href="http://telkomspeedy.com/"&gt;internet&lt;/a&gt; secara sehat maka jiwa dan raga kita pun akan menjadi sehat, menjadi hebat pun bukan masalah jika jiwa dan raga kita sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://telkomspeedy.com/"&gt;Internet&lt;/a&gt; dapat menjadikan jiwa kita sehat dengan kita misalnya membaca bacaan-bacaan inspiratif yang dapat menyehatkan pikiran dan jiwa kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://telkomspeedy.com/"&gt;Internet&lt;/a&gt; dapat menjadikan raga kita sehat jika kita misalnya membaca artikel-artikel maupun tulisan seperti cara-cara berolah raga yang baik dan sebagainya, dengan itu raga kita pun menjadi sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak dapat dipungkiri memang saat ini &lt;a href="http://telkomspeedy.com/"&gt;internet&lt;/a&gt; sudah bisa dikatakan menjadi kebutuhan sehari-hari manusia, berbagai macam informasi dan kegiatan bisa kita lakukan dengan &lt;a href="http://telkomspeedy.com/"&gt;internet&lt;/a&gt;. &lt;a href="http://telkomspeedy.com/"&gt;Internet&lt;/a&gt; sudah menjadi sesuatu yang sangat dibutuhkan, informasi apa pun begitu cepat dapat kita ketahui, baik itu yang buruk maupun yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghadapi informasi-informasi buruk yang dapat kita terima sebaiknya kita harus memiliki semacam dinding pembatas yang membatasi informasi-informasi apa saja yang bisa kita ketahui. Kita harus memiliki batasan-batasan dalam menghadapi hal-hal negatif itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://telkomspeedy.com/"&gt;Internet&lt;/a&gt; memang sebuah hal yang positif untuk kita tetapi tetap saja selalu ada hal negatif karena dalam suatu hal yang baik pasti di baliknya ada sesuatu yang buruk. Kita tidak bisa menghindari itu, kita hanya bisa membuat batasan-batasan untuk hal negatif itu, kita hanya bisa menutup hal-hal negatif itu dengan cara kita memanfaatkan &lt;a href="http://telkomspeedy.com/"&gt;internet &lt;/a&gt;secara sehat karena bagaimanapun hal negatif tidak akan bisa kita hilangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini menjadi sebuah pembelajaran bagi kita, menjadi sebuah tantangan bagi kita untuk bisa menyingkirkan hal-hal negatif dari &lt;a href="http://telkomspeedy.com/"&gt;internet&lt;/a&gt;. Sebisa mungkin kita harus berusaha untuk bisa mengambil sisi positif dari &lt;a href="http://telkomspeedy.com"&gt;internet&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kita bisa mengambil sisi positif dari &lt;a href="http://telkomspeedy.com/"&gt;internet&lt;/a&gt; maka energi-energi positif akan ada dalam tubuh kita, menjadi kita lebih sehat dari dalam maupun luar. Hal-hal positif dari &lt;a href="http://telkomspeedy.com/"&gt;internet&lt;/a&gt;, informasi-informasi baik dari &lt;a href="http://telkomspeedy.com/"&gt;internet&lt;/a&gt; harus kita bisa manfaatkan dengan baik karena itu akan menjadikan kita sehat jiwa dan raga kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita bisa memanfaatkan &lt;a href="http://telkomspeedy.com/"&gt;internet&lt;/a&gt; secara sehat, lalu jiwa dan raga kita pun pasti akan menjadi sehat dan untuk menjadi hebat pun bukan lah hal yang sulit untuk dilakukan. Maka dari itu &lt;a href="http://telkomspeedy.com/"&gt;internet&lt;/a&gt; sehat menjadikan jiwa dan raga kita sehat yang memudahkan kita untuk menjadi hebat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-2693391431579003742?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/2693391431579003742/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/11/internet-sehat-jiwa-dan-ragaku-pun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/2693391431579003742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/2693391431579003742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/11/internet-sehat-jiwa-dan-ragaku-pun.html' title='Internet Sehat, Jiwa dan Ragaku Pun Sehat'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-4068537366083395418</id><published>2010-11-22T18:20:00.001+07:00</published><updated>2010-11-22T18:26:17.129+07:00</updated><title type='text'>Hanya Ada Dua Pilihan</title><content type='html'>Hanya ada dua pilihan saat kita menerima hasil dari usaha kita, hanya menjadi sebuah motivasi bagi kita atau kah hanya menjadi sebuah hambatan bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua pilihan itu memang selalu ada saat kita menerima sebuah hasil dari usaha yang kita lakukan, hasil yang baik tentunya bisa menjadi sebuah motivasi bagi kita untuk lebih berusaha lagi tetapi jika hasil yang buruk kebanyakan orang akan menganggapnya sebagai hambatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil buruk yang menimpa kita setelah kita sudah berusaha dengan sebaik mungkin akan menjadikan kita terhambat, menjadikan kita berhenti untuk berusaha, atau bahkan menjadikan kita putus asa. Tetapi bukan hal seperti itu yang dilakukan oleh orang-orang sukses, hasil yang buruk justru menjadi sebuah motivasi untuk lebih berusaha lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang dengan pemikiran bahwa dia akan sukses maka akan selalu berpikir bahwa hasil apapun yang akan dia terima nanti adalah menjadi sebuah motivasi bagi mereka, di pikiran mereka tidak ada pilihan bahwa hasil itu akan menjadi hambatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang seperti itu bahkan akan lebih termotivasi lagi untuk terus berusaha jika dia menerima hasil buruk. motivasi yang ia dapat saat ia memperoleh hasil yang buruk justru lebih besar dibandingkan jika dia menerima hasil yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil yang buruk menjadikan mereka semakin tertantang untuk berbuat lebih, semakin tertantang untuk berpikir cara lain agar dia berhasil. Dia tidak akan berhenti untuk berusaha sebelum dia memperoleh hasil yang baik. Jika sudah memperoleh hasil yang baik dia juga tidak akan berhenti dan puas sampai di situ, dia akan mencari tantangan lain untuk memperoleh hasil baik dari hal lain, hal yang lebih bisa menjadikan dia lebih baik lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kita menjadikan hasil buruk sebagai sebuah motivasi maka kita akan banyak belajar, kita akan belajar dari kesalahan kita, kita akan terus dituntut untuk berpikir cara-cara yang lebih baik lagi dalam usaha dan  di situ lah sebenarnya letak pembelajaran dalam hidup. Kita belajar untuk menjadi lebih baik dari hasil yang kita terima dari usaha yang telah kita lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita memang bisa memilih untuk menjadikan hasil yang kita terima sebagai motivasi atau sebagai hambatan, tetapi tidak ada salahnya kita membiasakan diri untuk menjadikan pilihan itu hanya satu yaitu menjadikan hasil apapun yang kita terima sebagai motivasi bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu berusaha dan selalu menerima hasil apapun yang kita terima dan tentunya selalu belajar dari kesalahan maka kita akan sukses dalam kehidupan. Terima lah segala hasil yang kita terima dari usaha kita, jadikan hasil itu hanya sebagai motivasi untuk menjadikan diri kita lebih baik lagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-4068537366083395418?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/4068537366083395418/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/11/hanya-ada-dua-pilihan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/4068537366083395418'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/4068537366083395418'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/11/hanya-ada-dua-pilihan.html' title='Hanya Ada Dua Pilihan'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-6145443151019352004</id><published>2010-11-20T15:57:00.001+07:00</published><updated>2010-11-20T15:57:33.414+07:00</updated><title type='text'>Sulit Untuk Diubah, Terimalah Apa Adanya</title><content type='html'>Dalam sebuah percintaan kita selalu ingin menjadikan orang yang kita cintai seperti apa yang kita ingin, kita ingin mengubah dia menjadi seorang yang sempurna bagi kita. Hal seperti itu tidak jarang terjadi dalam sebuah percintaan malahan itu selalu terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal seperti itu bisa dikatakan hal yang buruk dan bisa juga dikatakan sebagai sesuatu yang baik tetapi pada akhirnya itu akan menjadi hal yang buruk. Kita ingin mengubah sifat dan tingkah laku seseorang tentunya mengubah orang yang kita cintai tetapi kita juga tidak dapat memaksakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita akan menjadi terlalu egois jika kita memaksakan untuk mengubah seseorang menjadi seperti apa yang kita inginkan tetapi kita menjadi bingung jika orang itu atau kekasih itu tidak diubah sifat dan tingkah lakunya maka kita sulit untuk bisa bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus ingat bahwa kebahagiaan tidak berasal dari sesuatu yang kita inginkan saja, kebahagiaan bisa datang jika sepasang kekasih saling bisa memenuhi apa yang diinginkan masing-masing, harus ada pembicaraan dulu dan harus ada kesepakatan dulu dalam suatu hal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak bisa mementingkan keegoisan kita, kita tidak bisa memaksakan kehendak kita, kita tidak bisa menuntut agar orang lain atau kekasih kita menjadi apa yang kita inginkan. Jika kondisi kita balik, kita menjadi orang yang harus mengubah sifat dan tingkah lakunya padahal bagi kita itu akan menjadi hal yang sulit tentunya kita juga tidak akan mau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah percintaan kita harus bisa menerima pasangan kita apa adanya, kita sudah mengambil keputusan untuk mencintai dan menerima sebagai pasangan dan untuk itu kita harus bertanggung jawab dengan keputusan itu dengan kita bisa menerima pasangan kita apa adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dari itu seseorang tidak bisa dengan cepat untuk segera menikah, ada tahap-tahap awal sebelum menikah yaitu berpacaran. Dalam berpacaran pun ada tahap-tahap sebelum memutuskan untuk berpacaran yaitu dengan pendekatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan hal itu kita bisa lebih mengenal pasangan kita, mengenal sifat dan tingkah lakunya, mengenal apa saja yang ada pada diri pasangan kita. Hal itu bisa menjadi bahan pertimbangan kita ingin melanjutkan ke jenjang selanjutnya atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita terlalu terburu-buru dalam suatu hubungan maka yang ada hanya ketidakcocokkan dan akhirnya hanya timbul pertengkaran saja dan akhirnya hati masing-masing saling tersakiti. Hal itu terjadi karena tidak saling menerima apa adanya satu sama lain,. sama-sama ingin mengubah menjadi apa yang diinginkan dengan alasan agar bisa bahagia, tetapi hal itu justru salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menerima pasangan apa adanya dan bisa meredam ego masing-masing adalah hal yang penting agar suatu hubungan bisa berjalan dengan baik dan bisa berakhir bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak bisa memaksa mengubah sifat dan tingkah laku orang semau kita jika kita diminta untuk mengubah sifat dan tingkah laku kita pun kita pasti tidak langsung mau atau bahkan menolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus ingat sifat, tingkah laku, dan karakter  seseorang itu sudah dibentuk selama hidup mereka, selama usia yang telah mereka jalani dan itu sudah bertahun-tahun lamanya. Kita tidak bisa mengubah itu dengan cepat apalagi hanya dalam hitungan bulan atau hanya beberapa tahun saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terpenting adalah berusaha untuk menerima apa adanya karena kita sudah memutuskan dan kita harus bertanggung jawab atas keputusan itu dan berusaha sebaik mungkin untuk menjaga perasaan orang yang kita cintai agar pada akhirnya berakhir bahagia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-6145443151019352004?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/6145443151019352004/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/11/sulit-untuk-diubah-terimalah-apa-adanya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/6145443151019352004'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/6145443151019352004'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/11/sulit-untuk-diubah-terimalah-apa-adanya.html' title='Sulit Untuk Diubah, Terimalah Apa Adanya'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-8633948357901564629</id><published>2010-11-18T11:21:00.002+07:00</published><updated>2010-11-18T11:23:15.197+07:00</updated><title type='text'>Seberapa Mampukah Kita?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOSqKkiTTzI/AAAAAAAAANE/RL5f3Am3Ze0/s1600/ada-kalanya-kita-butuh-menyendiri.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOSqKkiTTzI/AAAAAAAAANE/RL5f3Am3Ze0/s320/ada-kalanya-kita-butuh-menyendiri.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5540740540155514674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mencoba untuk berusaha sendiri dalam menghadapi masalah, mencoba untuk memotivasi diri sendiri saat sedang terpuruk, dan mencoba untuk menjadi kuat seorang diri. Kita bisa melakukan itu semua seorang diri tetapi seberapa mampukah kita bertahan seperti itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tidak mungkin rasanya kita berusaha untuk menyelesaikan masalah yang kita punya seorang diri, tidak mungkin rasanya kita bisa terus-terusan memotivasi dan menghibur diri kita sendiri. Kita pada akhirnya tetap untuk membutuhkan orang lain untuk membantu kita dalam menghadapi masalah yang kita hadapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi ada beberapa orang yang berusaha untuk terus sendiri dalam menghadapi masalahnya, dia selalu berusaha untuk memotivasi diri sendiri agar masalahnya dapat terselesaikan seorang diri. Dia selalu ingin terlihat kuat dengan tidak meminta bantuan pada orang lain. Tetapi itu pasti tidak akan bertahan lama karena dia pada akhirnya juga akan tidak tahan menghadapi semuanya seorang diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita memang bisa dan mungkin harus untuk meminta bantuan orang lain tetapi jika kita sudah benar-benar tidak mampu dalam menghadapi masalah. Kita bisa meminta bantuan orang lain untuk memotivasi diri kita ataupun ikut membantu dalam menyelesaikan masalah kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi kita juga tidak bisa terus menggantungkan semua masalah kita pada orang lain, orang lain juga tentu punya masalahnya masing-masing dan kita tidak bisa terus-terusan untuk merepotkan orang lain juga. Kita harus tahu kapan saat yang tepat untuk meminta bantuan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencari orang yang tepat dalam membantu kita dalam menyelesaikan masalah kita juga bukan merupakan hal yang mudah. Tidak mudah mencari seorang pendengar yang baik, yang antusias dan perhatian pada masalah yang kita alami dan tentunya orang yang benar-benar mau membantu dengan tulus dalam menyelesaikan masalah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu juga bisa menjadi alasan seseorang untuk terus berusaha menyelesaikan masalahnya sendiri. Alasan tidak ada orang yang tepat untuk bisa membantu menyelesaikan masalah kita sehingga seseorang memilih untuk bertahan seorang diri dengan kemampuan yang mereka miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita juga jangan langsung meminta bantuan pada orang lain jika kita menghadapi masalah, kita harus berusaha sendiri terlebih dahulu untuk menyelesaikannya dan jangan langsung meminta bantuan orang lain. Kita bisa meminta bantuan orang lain jika memang kita sudah tidak mampu dalam menghadapi masalah kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang terpenting adalah kita harus tahu dan sadar akan kemampuan kita sendiri dalam menghadapi masalah. Kita harus tahu seberapa batas ketahanan kita dalam menghadapi suatu masalah dan kita tetap harus berusaha sendiri terlebih dahulu dalam menghadapi masalah agar kita bisa belajar dalam kehidupan dan bisa menjadikan kita lebih kuat serta mendapat hidup yang lebih baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-8633948357901564629?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/8633948357901564629/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/11/seberapa-mampukah-kita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/8633948357901564629'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/8633948357901564629'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/11/seberapa-mampukah-kita.html' title='Seberapa Mampukah Kita?'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOSqKkiTTzI/AAAAAAAAANE/RL5f3Am3Ze0/s72-c/ada-kalanya-kita-butuh-menyendiri.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-5388836785076404621</id><published>2010-11-16T22:42:00.002+07:00</published><updated>2010-11-16T23:03:12.201+07:00</updated><title type='text'>Tidak Bisa Seperti Semula</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOKrLyO8ytI/AAAAAAAAAM8/GyskC5KdJYs/s1600/2Broken-Heart--1.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 294px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOKrLyO8ytI/AAAAAAAAAM8/GyskC5KdJYs/s320/2Broken-Heart--1.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5540178710570519250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hati yang tersakiti tidak akan bisa kembali utuh lagi seperti tulang yang patah tidak akan bisa sembuh seutuhnya dan seperti luka yang selalu meninggalkan bekasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita pernah merasakan patah hati atau kita pernah disakiti seseorang memang sulit rasanya untuk kita kembali seperti semula, kembali ke kita sebelum disakiti. Pasti ada trauma yang terus menghantui dan bahkan trauma itu bisa menjadikan kita takut untuk mencintai lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada cara yang bisa benar-benar menjadikan kita kembali seutuhnya setelah kita tersakiti. Jika ada seseorang yang baru dalam hidup kita yang mampu menghilangkan rasa sakit itu pastilah itu hanya sementara. Jika kita mengalami kejadian yang sama saat tersakiti dan jika trauma itu datang kembali pasti luka itu akan ada lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang pernah terluka karena sesuatu misalnya atau pernah patah tulang, jika dia tidak berhati-hati maka luka itu bisa mereka dapat kembali dan itu lah yang terjadi pula pada seseorang yang pernah tersakiti hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka akan lebih memilih untuk berhati-hati dalam mencintai seseorang, mereka akan lebih memilih-milih untuk mencintai seseorang dan pasti ada rasa takut yang menyelimuti jika mereka memutuskan untuk mencintai lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak akan pernah ada orang yang bisa untuk menyembuhkan seutuhnya rasa sakit hati seseorang, semua hanya bersifat sementara dan hanya waktu lah yang bisa mengembalikan luka itu, tinggal menunggu kapan sampai ada suatu kejadian atau suatu ingatan akan luka yang pernah kita alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita hanya bisa berusaha untuk berhati-hati dalam mencintai seseorang, kita hanya bisa berusaha untuk mencari hal-hal baru yang bisa melupakan luka itu. Kita tidak perlu terlalu memperhatikan atau mengingat-ingat luka yang pernah kita alami karena kita justru akan terus merasakan sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah untuk pelan-pelan melupakan luka itu dengan melakukan sesuatu yang baru, terus memberi kebaikan pada orang lain, dan terus berusaha mencintai orang lain setulus hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuatu yang baik tentu hasilnya akan baik juga, jika memang luka yang pernah kita dapat datang kembali tetap berusaha untuk tidak terlalu memikirkannya. Berusaha untuk memikirkan hal yang lain, hal yang bisa membuat kita lebih bahagia.Mencoba untuk bisa bangkit dari keterpurukan dan mencoba untuk menutup luka itu dengan kebaikan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi tetap ingat bahwa luka di hati yang pernah kita dapat tidak akan seutuhnya bisa sembuh, tidak bisa hilang begitu saja dan pasti masih ada bekas yang sewaktu-waktu bekas itu bisa kembali muncul lagi dan semakin menyakiti kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus terus berusaha untuk tidak terpuruk akan luka di hati yang kita dapat, tidak terus-terusan kecewa dan yang terpenting selalu berharap ada hal baik yang menunggu kita dan selalu memberikan kebaikan serta mencintai dengan setulus hati.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-5388836785076404621?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/5388836785076404621/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/11/tidak-bisa-seperti-semula.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/5388836785076404621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/5388836785076404621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/11/tidak-bisa-seperti-semula.html' title='Tidak Bisa Seperti Semula'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOKrLyO8ytI/AAAAAAAAAM8/GyskC5KdJYs/s72-c/2Broken-Heart--1.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-7581549557715012100</id><published>2010-11-13T12:17:00.001+07:00</published><updated>2010-11-13T12:42:19.882+07:00</updated><title type='text'>Lebih Baik Diam Sejenak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TN4lNFWoQ4I/AAAAAAAAAMU/XyVoi47Xfeo/s1600/stres.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 261px; height: 193px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TN4lNFWoQ4I/AAAAAAAAAMU/XyVoi47Xfeo/s320/stres.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5538905498417906562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Rasanya kita pernah merasakan bagaimana kita dihadapkan pada suatu keadaan dimana semua yang ada di sekitar kita tidak berpihak pada kita, kita merasa tertekan dari segala arah dan kita tidak tahu harus berbuat apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak menyenangkan memang rasanya bila kita dihadapkan pada situasi seperti itu. Kita bagaikan seorang diri menghadapinya dan tidak ada orang lain yang membantu kita. Kita benar-benar tidak tahu harus berbuat apa, masalah datang bertubi-tubi dan lingkungan sekitar kita tidak bisa mendukung kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situasi seperti itu benar-benar hanya kan membuat kita terdiam saja dan pasrah, ingin meminta bantuan orang lain tetapi tidak ada yang mendukung kita, ingin berbuat sesuatu tetapi tidak bisa karena kita sendiri belum bisa mengendalikan diri kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah terus saja datang pada kita bertubi-tubi, kita selalu merasa tertekan menjalani hidup dan tidak ada orang yang bisa membantu. Kita seperti ditekan oleh sesuatu dari segala arah yang menjadikan kita tidak bisa begerak, bayangkan saja jika kita misalnya didorong oleh banyak orang dari segala arah maka kita tidak bisa melakukan apa-apa dan hanya bisa diam. Kita ditekan oleh masalah yang datang pada kita dan kita tidak bisa berbuat apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara yang terbaik adalah dengan kita mencoba untuk diam sejenak, mencoba untuk berpasrah diri dan mencoba untuk tidak melakukan apa-apa dulu. Tidak ada salahnya kita menunggu sampai kita siap keluar dari masalah dan menunggu lingkungan sekitar kita mendukung kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situasi seperti itu memang memaksa kita untuk diam tetapi itu bukan hal yang buruk. Kita bisa diam sejenak dan menunggu, mengumpulkan kekuatan yang ada pada diri kita untuk pada akhirnya nanti kita siap untuk keluar untuk menghadapi masalah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita tertekan oleh masalah dan lingkungan memang kekuatan yang ada pada diri kita tidak ada, kita menjadi lemah, pikiran dan perasaan kita terkuras oleh masalah yang ada. Untuk itu kita sebaiknya diam sejenak untuk bisa mengendalikan diri kita sendiri, untuk bisa mengembalikan kekuatan kita sendiri untuk bisa menghadapi tekanan-tekanan hidup yang kita alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tidak ada salahnya kita diam sejenak dan pasrah pada keadaan yang kita alami tetapi yang terpenting adalah kita tidak terus menerus pasrah menghadapi masalah dan tekanan yang kita alami. Pada akhirnya kita juga harus berusaha untuk menghadapi masalah dan tekanan yang kita alami dan jika berhasil maka kita akan sadar bahwa kita akan menjadi pribadi yang lebih kuat dan lebih baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-7581549557715012100?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/7581549557715012100/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/11/lebih-baik-diam-sejenak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/7581549557715012100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/7581549557715012100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/11/lebih-baik-diam-sejenak.html' title='Lebih Baik Diam Sejenak'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TN4lNFWoQ4I/AAAAAAAAAMU/XyVoi47Xfeo/s72-c/stres.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-4846407068317691642</id><published>2010-11-08T19:15:00.002+07:00</published><updated>2010-11-08T19:16:34.069+07:00</updated><title type='text'>Ego dan Cinta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TNfqF9v9BZI/AAAAAAAAAMM/EoawKnOD8lg/s1600/2love.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TNfqF9v9BZI/AAAAAAAAAMM/EoawKnOD8lg/s320/2love.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5537151655071253906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ego dan cinta adalah dua hal yang saling mengalahkan satu sama lain dan itu sering terjadi saat kita mencintai dan dicintai. Ego dengan mudahnya bisa mengalahkan cinta dan begitu pula cinta akan dengan mudah mengalahkan ego.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ego yang begitu kuat dalam diri seseorang akn dengan mudah mengalahkan cinta, dengan mudah menghilangkan arti cinta, dan dengan mudah menghancurkan cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta yang begitu kuat dalam diri seseorang akan dengan mudah mengalahkan ego, dengan mudah menghilangkan ego dalam diri seseorang, dan dengan mudah meniadakan ego dalam sebuah percintaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kali kita dalam sebuah percintaan mengalami itu, kita menjadi begitu egoisnya, kita hanya memikirkan diri kita sendiri tanpa memikirkan pasangan kita. Beruntungnya kita jika pasangan kita benar-benar mencintai kita, dia akan bersabar menghadapi kita dan berusaha meredam ego kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasangan yang benar-benar mencintai orang yang dikasihinya maka dia akan menggunakan kekuatan cintanya yang begitu kuat untuk mengalahkan ego dan itu tentunya akan berhasil jika orang itu memiliki cinta yang benar-benar tulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya jika kita sudah sadar bahwa kita terlalu egois maka kita akan menyesal karena kita begitu egois terhadap pasangan kita bahkan kita bisa bersedih terhadap kelakuan diri kita sendiri yang begitu egoisnya dan bahkan kita marah pada diri kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita akan sadar ternyata pasangan kita benar-benar mencintai kita dan dia tulus dalam memberikan cintanya pada kita, kita akan merasa sangat bersalah hanya karena ego kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi bukan itu yang harus kita lakukan untuk membalasnya, kita tidak bisa hanya menyesal dan merasa bersalah. Kita juga harus membuktikkan dan memberi balasan bahwa kita juga mencintai pasangan kita dengan setulus hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu jika ternyata pasangan kita tidak benar-benar mencintai kita maka yang terjadi hanya lah sebuah pertengkaran yang tidak ada habisnya. Pertengkaran itu akan habis jika salah satu pasangan berhasil meredam egonya sendiri dan dengan itu maka akan membuktikan siapa yang benar-benar tulus dalam mencintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ego masing-masing pasangan begitu besar maka cinta akan dengan sangat mudah dikalahkan, sulit menemukan betapa indahnya cinta, sulit untuk merasakan kebahagiaan akan cinta, dan sulit untuk saling mencintai dan saling memberikan kebahagiaan satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus berusaha untuk meredam ego kita sendiri, kita juga harus berusaha untuk meredam ego dari pasangan kita dengan cara kita menunjukkan bagaimana kita benar-benar tulus mencintainya dengan kita bersabar menghadapinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika memang ego masing-masing bisa diredam maka kita akan merasakan betapa indahnya mencintai dan betapa indahnya dicintai dan kita akan selalu merasakan kebahagiaan karena kekuatan cinta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-4846407068317691642?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/4846407068317691642/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/11/ego-dan-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/4846407068317691642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/4846407068317691642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/11/ego-dan-cinta.html' title='Ego dan Cinta'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TNfqF9v9BZI/AAAAAAAAAMM/EoawKnOD8lg/s72-c/2love.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-668284150451878567</id><published>2010-11-01T17:26:00.001+07:00</published><updated>2010-11-01T17:33:05.704+07:00</updated><title type='text'>Hidup Ini Selalu Indah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TM6WRxnP9eI/AAAAAAAAAME/BgXxYNYL_0E/s1600/happy.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TM6WRxnP9eI/AAAAAAAAAME/BgXxYNYL_0E/s320/happy.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5534526224204821986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hidup ini memang seharusnya selalu indah tetapi hanya saja kita lah yang membuat hidup ini terkadang membosankan dan tidak menyenangkan. Semua itu tergantung dari cara kita untuk menghadapi hidup kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus selalu bersyukur bahwa Tuhan memberikan kita hidup yang indah. Kita harus selalu percaya bahwa hal yang terjadi pada kita merupakan karunia baik itu hal buruk sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mudah memang untuk bisa menjadikan hidup kita selalu indah. Tetapi hal yang terpenting adalah bagaimana kita harus selalu dapat berpikir positif dalam menjalani setiap masalah. Jika ada masalah besar yang menghadang pikirkan saja hal-hal positifnya, tidak perlu kita ambil pusing menghadapi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang sudah bisa bersyukur dan bahagia dalam hidupnya adalah mereka yang selalu bisa untuk berpikir positif sekalipun sedang dalam masalah. Anggap saja masalah itu sebagai sebuah karunia, sebagai sebuah bantuan dari Tuhan untuk menjadikan kita menjadi semakin lebih kuat dalam menjalani hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggap setiap masalah yang kita hadapi itu sebagai sebuah hadiah bukan sebagai sebuah bencana. Betapa senangnya jika kita mendapat sebuah hadiah dan itu akan membantu kita akan selalu bahagia menjalani hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ada orang lain yang mencari masalah dengan kita anggap lah orang itu sedang menguji kita dan motivasi kita adalah mendapatkan nilai ujian yang bagus. Dengan begitu kita justru akan semangat menghadapi orang itu dan tidak menggunakan emosi dalam menghadapinya, hadapi orang seperti itu dengan bijak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi terkadang kita juga dihadapkan pada masalah yang tidak selesai dan terus saja bertambah. Sebenarnya yang menjadikan masalah itu bertambah adalah kita, kita selalu menghindar dari masalah dan menganggapnya sebagai sebuah hal yang tidak menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah untuk menganggap itu sebagai karunia, perlahan-lahan kita selelsaikan masalah itu dengan baik dan tentu nya tidak dengan emosi. Selalu berpikir positif juga akan sangat membantu kita dalam menghadapi masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika masalah sudah selesai bisa jadi akan ada masalah lain lagi, jika sudah begitu anggap saja kita semakin dicintai oleh Tuhan, kita selalu diberi hadiah dari Tuhan yang hadiah itu akan menjadikan kita semakin kuat dan tentunya menjadikan hidup kita selalu indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tidak mudah untuk melakukan itu semua, biasakan lah untuk melakukan itu karena dengan kita membiasakan diri maka itu akan menjadi sangat mudah dan bisa jadi kita bertanya-tanya apa tidak ada masalah lagi dalam hidupku ini?. Pertanyaan itu muncul di saat kita sudah bisa menikmati hidup kita dan menikmati setiap masalah yang kita dapat dan tentunya menyelesaikan dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai lah kita untuk membiasakan hal-hal seperti itu, berusaha untuk selalu berpikir positif dan percaya bahwa Tuhan sudah memberikan hidup yang indah untuk kita. Jika kita sudah diberikan hidup yang indah mengapa kita justru yang merusaknya sendiri, hidup ini memang selalu indah jika kita bisa menjalani nya dengan baik dan tidak merusak hidup kita sendiri, selau percaya bahwa Tuhan memberikan kita hidup yang indah dan kita harus menjalaninya dengan indah sampai akhir hayat nanti.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-668284150451878567?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/668284150451878567/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/11/hidup-ini-selalu-indah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/668284150451878567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/668284150451878567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/11/hidup-ini-selalu-indah.html' title='Hidup Ini Selalu Indah'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TM6WRxnP9eI/AAAAAAAAAME/BgXxYNYL_0E/s72-c/happy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-4876840895805389845</id><published>2010-10-28T16:35:00.003+07:00</published><updated>2010-10-28T17:22:17.114+07:00</updated><title type='text'>Indonesia, Neraka di Dalam Surga</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TMlO0P3FWrI/AAAAAAAAAL8/I5018yYoBP0/s1600/Choices+-+heaven+or+hell.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TMlO0P3FWrI/AAAAAAAAAL8/I5018yYoBP0/s320/Choices+-+heaven+or+hell.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533040276719098546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bila dibilang Indonesia sebagai neraka tentu bukan hal yang tepat, tetapi kita bisa menganggapnya seperti itu sekarang. Banyak bencana yang terjadi di Indonesia yang terjadi terus menerus dan tidak menunjukkan akan berhenti dan itu terjadi di tengah keindahan dan kekayaan yang ada di Indonesia, bagaikan neraka ada di dalam surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bencana yang terjadi ada yang berupa bencana alam tetapi ada pula bencana kemanusiaan. Bencana moral di sini berarti bencana moral yang saat ini moral dan hati nurani sudah tidak terlihat lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi seperti ini layaknya neraka yang terus saja ada penderitaan dan sulit sekali atau bahkan tidak mungkin mendapat kebahagiaan. Di neraka yang digambarkan sebagai tempat penyiksaan, di Indonesia pun sedang terjadi penyiksaan baik itu secara fisik maupun jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara fisik kita sudah melihat sendiri bagaimana korban-korban meninggal akibat bencana alam yang terus saja menerus terjadi semakin lama semakin banyak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru-baru saja yang terjadi di mentawai, tsunami menerjang tanpa pandang bulu, meluluh lantahkan apa saja yang dilewati, tidak hanya bangunan bahkan nyawa pun dilenyapkan begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu yang terakhir gunung merapi yang mengeluarkan awan panasnya yang menerjang apa saja yang dilewati yang bahkan tidak pilih-pilih dalam mengambil nyawa. Seorang Mbah Maridjan yang sudah lama diberi amanat untuk menjaga gunung merapi pun ikut menjadi korban amukan merapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita melihat sedikit kebelakang maka lebih banyak lagi bencana yang sudah terjadi dan tentunya dengan mudah pula mengambil nyawa manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah Indonesia yang selalu dilandan bencana di tengah indahnya alam Indonesia. Bagaikan surga yang terdapat neraka di dalamnya. Di balik kekayaan dan keindahan alam Indonesia yang bagaikan surga ternyata juga ada neraka di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya hal yang lebih membuat Indonesia bagaikan neraka adalah bencana kemanusiaan, bencana moral dan hati nurani. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia ini sudah banyak orang-orang yang seperti iblis, tidak memiliki hati nurani. Iblis-iblis itu sudah tidak mempedulikan lagi hati nuraninya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita lihat saja yang baru-baru terjadi, di mana seorang pimpinan DPR berkomentar tidak bermoral terhadap bencana tsunami di mentawai. Begitu pula anggotanya yang terus melakukan studi banding ke luar negri di tengah Indonesia yang sedang berduka dan yang pasti hasilnya tidak ada sama sekali. Lengkap sudah pimpinan dan anggota yang tidak berhati nurani. Mungkin ebnar juga kata banyak orang belajar lah dari pemimpin mu dan itu lah yang dilakukan anggota DPR kita yang meniru pemimpin mereka yang hati nuraninya sudah tidak ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat Indonesia sendiri sudah tidak bisa mengungkapkan kekecewaannya pada pemimpin negri ini dengan kata-kata. Sudah tidak ada kata lagi yang bisa mengungkapkan betapa bobroknya moral dan nurani orang-orang berkuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekecewaan dan kekesalan terhadapa para orang-orang berkuasa di negri ini sudah di luar batas, mereka sudah dianggap iblis neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak orang-orang yang tidak berhati nurani dan seperti iblis di neraka, ada ayah yang tega memperkosa anak kandungnya, ada anak yang tega membunuh orang tuanya, dan ada pula orang-orang yang saling mengambil nyawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka sudah seperti iblis pencabut nyawa dari neraka. Penderitaan sekarang sudah mulai bersiap untuk mengalahkan kebahagiaan di Indonesia ini. Surga di Indonesia pelan-pelan sudah mulai akan digantikan neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi itu lah yang terjadi sekarang dan kita juga tidak bisa menyalahkan siapa-siapa. Kita jalani saja semua ini dan yang terpenting berusaha untuk mengembalikan surga di Indonesia ini yang memamng dari awal layaknya surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bencana kemanusiaan lah yang paling mungkin untuk kita hilangkan, kita belajar untuk lebih memiliki moral dan hati nurani. Sedangkan untuk bencana alam yang harus kita lakukan memang hanya bisa untuk menjaga dan merawat alam kita ini sebaik-baiknya.Semoga hanya akan ada surga di negri kita tercinta ini Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-4876840895805389845?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/4876840895805389845/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/10/indonesia-neraka-di-dalam-surga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/4876840895805389845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/4876840895805389845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/10/indonesia-neraka-di-dalam-surga.html' title='Indonesia, Neraka di Dalam Surga'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TMlO0P3FWrI/AAAAAAAAAL8/I5018yYoBP0/s72-c/Choices+-+heaven+or+hell.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-3649301266507383618</id><published>2010-10-26T14:32:00.001+07:00</published><updated>2010-10-26T14:34:36.645+07:00</updated><title type='text'>Kita Hanya Satu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TMaEhE9gfPI/AAAAAAAAAL0/JgpoFDAUXS0/s1600/2003-06-27-guest-06-27-03_some_cartoon_face.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 162px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TMaEhE9gfPI/AAAAAAAAAL0/JgpoFDAUXS0/s320/2003-06-27-guest-06-27-03_some_cartoon_face.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5532254896073506034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tuhan menciptakan manusia unik dan berbeda satu sama lain, tidak ada manusia di dunia ini yang sama. Jika memang Tuhan menciptakan kita unik mengapa kita masih saja iri dengan apa yang dimiliki orang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sebagai manusia memang sering kali merasa iri dengan apa yang dimiliki orang lain, merasa iri dengan kelebihan yang dimiliki orang lain. Semakin kita merasa iri dengan orang lain maka itu akan semakin menghambat kemajuan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita akan hanya berfokus untuk bisa menjadi seperti orang lain, kita hanya berpikir bagaimana kita bisa menyamai orang yang kita kagumi dan kita iri pada kelebihannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin kita hanya berfokus pada hal itu maka kita akan semakin melupakan diri kita sendiri, kita tidak akan mencari apa kelebihan yang kita miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah untuk berusaha mencari apa yang kita miliki, mencari kelebihan apa yang kita punya. Dengan itu hidup kita akan menjadi lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus ingat bahwa kita unik, setiap pribadi memiliki keunikan dalam diri mereka masing-masing. Keunikan dan kelebihan itu lah yang harus kita cari dan bukan nya mencari cara untuk menyamai keunikan dan kelebihan yang dimiliki orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya saja ada dua orang yang diberi sebuah pekerjaan atau tugas yang sama, orang pertama membuat dengan caranya sendiri. Tetapi orang kedua melihat dan ingin sekali hasilnya nanti sama dengan orang yang pertama tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang kedua hanya berpikir cara agar hasilnya sama dengan orang pertama, hal itu bukanlah hal yang baik. Pada akhirnya pun jika orang kedua sudah selesai membuatnya maka hasilnya tidak akan bisa sama persis dengan yang dibuat orang pertama dan ternyata hasilnya juga lebih jelek ternyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari cerita di atas kita harus sadar bahwa kemampuan kita berbeda satu sama lain, setiap orang memiliki caranya sendiri. KIta harus bisa untuk mencari cara sendiri dalam menyelesaikan sebuah pekerjaan. Tidak peduli apa kah hasilnya nanti tidak sebagus milik orang lain tetapi yang terpenting kita sudah mencoba dengan cara kita sendiri, dengan keunikan yang kita miliki sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tidak mudah untuk bisa menjadi diri sendiri tetapi kita harus sadar bahwa kita unik, setiap manusia memiliki keunikan sendiri. Kita mempunyai kelebihan dan keunikan yang orang lain tidak miliki dan itu lah yang harus kita kembangkan bukannya keunikan dan kelebihan orang lain yang kita tiru dan kita kembangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita berpikir orang lain lebih hebat dan mereka lebih unik maka itu pemikiran yang salah. Yang menjadikan hebat seseorang adalah mereka mampu untuk mencari keunikan dan kelebihan yang mereka miliki sendiri dan mereka berhasil mengembangkan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terpenting adalah kita tidak perlu iri dengan apa yang dimiliki orang lain dan kita harus terus mencari kelebihan dan keunikan yang kita miliki sendiri dan mengembangkannya karena dengan itu hidup kita akan menjadi lebih baik dan ingat bahwa kita hanya ada satu di dunia ini dan kita harus bangga bahwa tidak ada orang lain yang sama dengan kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-3649301266507383618?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/3649301266507383618/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/10/kita-hanya-satu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/3649301266507383618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/3649301266507383618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/10/kita-hanya-satu.html' title='Kita Hanya Satu'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TMaEhE9gfPI/AAAAAAAAAL0/JgpoFDAUXS0/s72-c/2003-06-27-guest-06-27-03_some_cartoon_face.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-568319102989109598</id><published>2010-10-21T13:22:00.001+07:00</published><updated>2010-10-21T13:22:28.926+07:00</updated><title type='text'>The Problem Hunter</title><content type='html'>Menjadi seorang pemburu masalah rasanya bukan hal yang wajar, di saat orang-orang ingin menghindar dan lepas dari masalah tetapi ada orang yang justru ingin untuk mencari masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencari masalah di sini bukan berarti mencari masalah dengan hal-hal yang buruk, orang-orang seperti itu mencari masalah hanya karena ingin menjadikan diri sendiri semakin kuat dan tangguh dalam menjalani hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah bukan lah sesuatu yang harus dihindari tetapi masalah adalah sesuatu yang harusnya diselesaikan. Hidup tidak akan menjadi bermakna tanpa adanya masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya masalah dalam hidup maka kita akan banyak belajar, kita akan mendapat banyak pelajaran dalam hidup tetapi tentunya jika kita bisa mengatasi masalah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pemburu masalah selalu ingin mendapatkan masalah dalam hidupnya, mungkin dalam doanya dia berharap agar bisa mendapat masalah agar hidupnya menjadi semakin bermakna dan tentunya dia bisa menjadi seorang manusia yang lebih kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi seorang pemburu masalah mempunyai resiko tersendiri yaitu mereka bisa saja tidak dapat mengatasi masalah yang mereka hadapi dan pada akhirnya mereka hanya bisa meratapi nasib buruknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi seorang pemburu masalah yang baik juga selalu percaya bahwa setiap masalah yang diberikan pasti ada jalan keluarnya, Tuhan tidak akan memberikan masalah kepada umatnya melebihi kemampuan manusia. Pemburu masalah selalu percaya akan hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pemburu masalah juga akan merasa senang jika masalah datang padanya karena dia yakin bahwa di setiap masalah yang dihadapi pasti ada makna baik di baliknya. Dia justru semakin bersemangat untuk mengatasi masalah itu karena dia percaya bahwa jika masalahnya bisa teratasi maka dirinya akan mendapat pelajaran hidup yang berharga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi seorang pemburu masalah tidak lah mudah, yang harus kita lakukan adalah jangan sampai kita justru dikalahkan oleh masalah yang kita hadapai. Kalahkan lah masalah sebelum masalah itu mengalahkan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi ingat bahwa masalah yang dicari pemburu masalah di sini bukan berarti orang yang selalu ingin cari-cari maslaah dengan orang lain, mencari masalah dengan melakukan hal-hal buruk tetapi mereka mencari masalah dalam hidup agar mereka bisa belajar banyak dari masalah yang dihadapi dan hidupnya akan menjadi semakin bermakna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap masalah yang kita dapat tidak untuk dihindari, semakin kita menghindar dari masalah maka semakin banyak masalah yang akan datang pada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesaikan saja satu per satu masalah yang kita dapat dan dari masalah yang kita bisa atasi belajar lah dan ambil makna dari setiap masalah yang kita hadapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi kita harus ingat bahwa Tuhan tidak akan memberikan masalah yang tidak bisa diatasi, kita harus bersyukur jika masalah datang pada kita karena Tuhan menginginkan kita untuk bisa menjadi lebih kuat dan bisa mengambil makna dari setiap masalah yang kita hadapai yang nanti pada akhirnya akan menjadikan hidup kita lebih baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-568319102989109598?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/568319102989109598/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/10/problem-hunter.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/568319102989109598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/568319102989109598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/10/problem-hunter.html' title='The Problem Hunter'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-7360366725767394845</id><published>2010-10-14T16:45:00.002+07:00</published><updated>2010-10-14T16:49:00.014+07:00</updated><title type='text'>Cerita Dari Langit</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TLbSB9g_O9I/AAAAAAAAALs/xJeNxVqSIJU/s1600/jons-rainbow-linda-morland.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TLbSB9g_O9I/AAAAAAAAALs/xJeNxVqSIJU/s320/jons-rainbow-linda-morland.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5527836523778489298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kisah dari langit dimana 4 sekawan bernama hujan, awan, petir, dan angin yang jarang sekali akur dan bersatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hei awan, sudah donk jangan terus-terusan!" Kata hujan pada awan agar awan berhenti memberikan dirinya agar hujan yang turun tidak terlalu lebat di bumi sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Memang kenapa?Ga masalah donk." Kata Awan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jangan, kasian makhluk hidup di sana, banyak banjir dimana-mana dan banyak makhluk hidup yang mati gara-gara aku." Kata hujan sambil memohon-mohon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lho, kalo kita ga bersatu seperti ini nanti yang dibawah sana bisa kekeringan lho, kamu mau makhluk hidup di bawah sana mati kekeringan?' TAnya awan untuk membela dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya sih, tapi sudah jangan terlalu banyak nanti mereka bisa mati karena banjir."Balas si hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang sulit menjadi awan, kalau tidak diberikan awan maka tidak akan turun hujan dan makhluk hidup di bumi bisa mati kekeringan tetapi kalau diberikan terlalu banyak nanti makhluk hidup mati karena kebanjiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"woi awan dan hujan, kenapa kalian bertengkar terus sih dari tadi?"Tanya si angin yang tiba-tiba muncul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini si hujan tidak mau kalau aku kasi diriku terus, katanya nanti yang dibawah akan mati kebanjiran."Jawab si awan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ouwh, kamu tu gimana sih hujan?Di bawah sana tu juga ada yang memohon-mohon agar turun hujan tapi kenapa malah kamu ga mau kasi dirimu?" Tanya si angin yang ingin membela awan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya, tapi kalau terlalu banyak nanti mereka bisa mati karena banjir."Jawab si hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kamu kenapa kesini angin?"Tanya awan pada angin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku mau memberi diriku juga kebawah."Jawab si angin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aduh, jangan angin nanti dibawah sana bisa terjadi badai dan itu bisa membuat makhluk hidup di bawah mati." kata si awan yang tidak ingin terjadi badai di bawah sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudah tidak apa-apa angin, kasi aja dirimu ke bawah sana, itu lebih baik dari pada banjir." tiba-tiba si hujan menyelan pembicaraan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jangan angin, eh hujan kamu jangan ikut-ikut donk, kamu dikasi awan ga mau tapi sekarang malah menyuruh angin agar terjadi badai, gimana sih kamu?'Kata si awan yang mulai marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka bertiga pun akhirnya bertengkar terus menerus, di satu sisi si hujan tidak ingin awan memberikan awannya pada hujan agar tidak terjadi hujan sangat lebat tetapi si awan tidak ingin angin ikut-ikut yang anntinya bisa menyebabkan badai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba datang si petir, "Hei kalian semua, bertengakar terus saja dari tadi."Kata si petir pada mereka bertiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudah tidak usah bertengkar, gimana kalau kita bersatu saja biar makhluk hidup yang dibawah sana merasakan kehebatan kita yang berasal dari langit." Kata petir lagi yang berniat untuk menjadikan cuaca di bawah sana menjadi sangat ekstrim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika mereka berempat bersatu maka hujan lebat tidak akan ada habisnya yang disertai dengan badai dan petir yang bisa menghancurkan kehidupan di bawah sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kamu lagi petir malah ingin yang di bawah sana menjadi hancur"Marah si hujan pada petir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini si hujan tidak setuju dan awan lah yang setuju untuk melakukan itu. Mereka terus saja bertengkar dan tidak pernah akur dan bersatu. Tetapi itu justru hal yang baik karena itu tidak akan menimbulkan bencana yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba datang sang matahari,'Hei kalian semua, tidak usah bertengkar terus, aku akan memberi kalian nasehat."Sang matahari muncul untuk memberi nasehat kepada mereka berempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak perlu kalian selalu bertengkar, coba lah untuk memberikan apa yang kalian miliki tidak berlebihan, berikan secukupnya saja." Kata sang Matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maksudnya?' tanya si awan pada sang matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maksudnya misalnya saja kamu awan berikanlah dirimu secukupnya saja agar hujan yang turun tidak terlalu lebat dan juga jangan tidak memberikan sama sekali karena itu akan menyebabkan kekeringan. Lalu kamu angin berikan dirimu sedikit saja agar tidak terjadi angin kencang yang bisa menghancurkan bumi dan juga jangan tidak memberikan sama sekali karena itu akan menyebabkan cuaca yang panas. Lalu kamu petir jangan terlalu banyak memberikan karena itu akan bisa menyebabkan banyak yang mati karena sambaranmu." Kata sang matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika makhluk hidup di bawah sana baik pada kita maka kalian berikan saja secukupnya diri kalian  aku akan memberikan sinarku agar tercipta pelangi yang begitu indah sebagai hadiah pada mereka."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tetapi jika makhluk hidup di bawah sana tidak menghormati kita yang di langit silahkan saja kalian berikan balasan agar mereka bisa belajar dari langit. "Kata sang matahari lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalian bisa bersatu menciptakan badai yang besar dengan angin yang kencang, petir yang menyambar terus menerus dan dengan hujan yang sangat lebat." Kata sang matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalian semua harus sadar bahwa tidak selamanya bersatu itu indah, ada saat-saat dimana kalian bersatu dan ada saat-saat dimana tidak diperlukan persatuan dan yang lebih penting lagi dalam memberikan sesuatu jangan terlalu berlebihan dan jangan terlalu sedikir karena itu tidak baik, berikan saja yang secukupnya.'Kata sang matahari yang menyudahi memberikan nasehatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat sekawan pun itu hanya diam dan menerima nasehat dari sang Matahari.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-7360366725767394845?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/7360366725767394845/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/10/cerita-dari-langit.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/7360366725767394845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/7360366725767394845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/10/cerita-dari-langit.html' title='Cerita Dari Langit'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TLbSB9g_O9I/AAAAAAAAALs/xJeNxVqSIJU/s72-c/jons-rainbow-linda-morland.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-82198283709835218</id><published>2010-10-13T15:06:00.002+07:00</published><updated>2010-10-13T15:07:59.571+07:00</updated><title type='text'>Matahari dan Bunga Matahari</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TLVo231yVLI/AAAAAAAAALc/tagGEnQQfDk/s1600/bunga-matahari2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TLVo231yVLI/AAAAAAAAALc/tagGEnQQfDk/s320/bunga-matahari2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5527439409578923186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ini lah kisah dari Sang Matahari dan Si bunga matahari yang sama-sama memberikan sesuatu yang berguna dan tidak berharap apa-apa.Matahari selalu memberikan sinarnya untuk memberi kehidupan pada makhluk hidup tanpa meminta apa pun, bunga matahari memberikan keindahannya tanpa berharap apa pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi muncul rasa iri dan kecemburuaan pada Si Bunga Matahari kepada Sang Matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si bunga matahari berkata pada Matahari "Hei, enak juga ya kita bisa memberikan sesuatu yang baik pada makhluk hidup dan kita tidak berharap apa-apa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya enak, kita seperti tanpa beban dalam menjalaninya, kita selalu bisa memberikan sesuatu yang baik pada makhluk hidup, aku aja bisa memberikan kehidupan."Kata Sang MAtahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"tapi,kamu lebih hebat karena kamu bisa memberikan kehidupan bagi makhluk hidup sedangkan aku hanya bisa memberikan keindahan bagi siapa saja yang melihat."Muncul kecemburuan pada Si Bunga Matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudah lah tidak apa-apa yang penting kamu bisa berguna."Kata Sang Matahari mencoba untuk menghibur Si Bunga Matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi kamu juga tidak bisa disakiti seperti aku, aku bisa saja dipetik dan dibiarkan begitu saja dan akhirnya mati."Kata Si Bunga Matahari yang semakin iri dengan Sang Matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itulah kehidupan, ada hidup dan ada mati, suatu saat pun aku juga akan mati."Kata Sang Matahari yang begitu bijak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi bagaimanapun kamu tetap yang paling enak, tidak ada yang perlu dikhawatirkan sedangkan aku khawatir jika aku tidak akan menjadi indah lagi dan mati."Kata Si bunga Matahri yang menjadi menyesal karena hanya menjadi bunga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nama kita hampir sama, hanya namamu tidak ada kata bunga tetapi perbedaan nama yang sedikit saja itu mengapa aku yang harus menjadi yang tidak menyenangkan?"Tanya Si Bunga Matahari yang semakin ingin menjadi seperti Sang Matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tuhan itu maha adil, syukuri saja yang apa yang telah kamu terima"Kata Sang Matahari yang masih bersabar dan masih bijak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi..tapi..tapi.." Belum sempat Si Bunga Matahari menyelesaikan perkataannya Sang Matahari sudah memotong " Aku tidak seperti yang kamu bayangkan, aku juga memiliki kekhawatiran, Aku Khawatir karena makhluk hidup bisa mati karena sinarku, mereka bisa mati karena aku terlalu banyak memberikan sinarku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku merasa sedih jika ada makhluk hidup yang mati karena kekeringan, itu semua salahku karena aku terus bersinar dan akhirnya mereka tidak bisa bertahan hidup."Kata Sang Matahari yang mulai menunjukkan kekhawatirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku juga nanti suatu saat bisa menimbulkan bahaya yang besar bagi semua makhluk hidup dan membuat semuanya sirna."KAta Sang Matahari lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudah tahu kan aku juga punya kekhawatiran dan bahkan lebih tidak menyenangkan dari pada kekhawatiranmu, bukan hanya kamu saja yang punya kekhawatiran tetapi yang membedakan adalah aku tidak mempermasalahkan semuanya, aku ikuti saja jalan yang sudah ditentukan oleh Tuhan."Kata Sang Matahari yang memberi nasehat pada pada Si Bunga Matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si bunga Matahari hanya terdiam mendengar perkataan Sang Matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita memang diciptakan memiliki kelebihan dan kekurangan, kita tunjukkan kelebihan yang kita miliki dan kelemahan kita tidak usah terlalu dipikirkan karena yang terbaik adalah bisa menggunakan kelebihan kita untuk sesuatu hal yang berguna bagi siapa saja."Tambah Sang Matahari lagi untuk memberi nasehat pada Si Bunga Matahari&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-82198283709835218?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/82198283709835218/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/10/matahari-dan-bunga-matahari.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/82198283709835218'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/82198283709835218'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/10/matahari-dan-bunga-matahari.html' title='Matahari dan Bunga Matahari'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TLVo231yVLI/AAAAAAAAALc/tagGEnQQfDk/s72-c/bunga-matahari2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-8690999603440421396</id><published>2010-10-10T21:06:00.001+07:00</published><updated>2010-10-10T21:07:30.723+07:00</updated><title type='text'>Game Over</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TLHInOu1CQI/AAAAAAAAALM/egOTDOwkazg/s1600/Game+Over.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TLHInOu1CQI/AAAAAAAAALM/egOTDOwkazg/s320/Game+Over.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5526418794055272706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Life is like a game and now it's game over for my life. Ya hidup layaknya sebuah permainan, jika tidak berhati-hati dan jika gagal habis sudah permainannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hidupku sudah berakhir, sudah game over!" Seru ku dalam hati dalam sebuah perenungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Banyak sekali lawan yang tidak bisa aku kalahkan, si boss pun tidak bisa aku kalahkan, sangat sulit sekali ternyata." Terus saja aku mengeluh dan megeluh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lain tidak bukan boss dalam permainan ini adalah diri sendiri, musuh yang paling sulit untuk ditaklukkan adalah diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baru tingkat awal dalam permainan saja aku sudah kalah, gimana aku bisa lanjut ke lvel selanjutnya."Aku terus merenung dan melihat kenyataan bahwa permainannku sudah game over.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila sudah bisa mengalahkan diri sendiri maka untuk selanjutnya tingkatannya akan semakin sulit yaitu melawan lingkungan dan melawan orang lain yang lebih kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Gimana aku bisa melawan lingkungan dan orang lain kalau lawan diri sendiri saja aku masih belum bisa."Aku terus menerus mengeluh dan mempertanyakan mengapa aku tidak bisa melawan diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Rasanya sudah tidak bisa lagi aku melanjutkan permainan ini, rasanya sudah sulit aku melanjutkan hidupku lagi." Aku mulai putus asa menghadapi permainan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada bantuan dalam permainan ini pun tidak aku bisa pergunakan dengan baik"Penyesalan muncul dalam diriku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan selalu memberi bantuan dalam hidup layaknya permainan yang juga memberikan bantuan dan juga harus bisa dimanfaatkan dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lalu aku harus melakukan apa lagi? Sudah tidak ada bantuan lagi di permainan ini, semuanya sudah aku sia-siakan, sudah berakhir permainan ini."Aku merasa sudah tidak ada lagi yang bisa dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Memang benar ternyata permainanku sudah benar-benar berakhir, sudah game over."Aku hanya diam dan tak berbuat apa-apa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-8690999603440421396?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/8690999603440421396/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/10/game-over.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/8690999603440421396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/8690999603440421396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/10/game-over.html' title='Game Over'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TLHInOu1CQI/AAAAAAAAALM/egOTDOwkazg/s72-c/Game+Over.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-4574236144072839612</id><published>2010-10-09T12:43:00.002+07:00</published><updated>2010-10-09T12:46:42.225+07:00</updated><title type='text'>Kita Lupa, Tuhan pun Lupa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TLABtEbdy9I/AAAAAAAAALE/-Zb375YgMX4/s1600/24543_1345412588863_1037703758_31064876_6566488_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TLABtEbdy9I/AAAAAAAAALE/-Zb375YgMX4/s320/24543_1345412588863_1037703758_31064876_6566488_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525918616578280402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tuhan rasanya juga akan melupakan kita jika kita pun melupakanNya. Lupa di sini berarti kita lupa untuk mendekatkan diri padaNya, lupa untuk percaya padaNya, dan lupa untuk menjalankan kewajiban kita sebagai orang yang beragama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang berkelakukan tidak baik tentunya mereka akan lupa pada Tuhan. Maka Tuhan pun akan melupakannya, misalnya orang-orang itu tetap saja diberi kelancaran dalam hidupnya dalam berkelakuan tidak baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka terus diberikan kenikmatan hidup dan dibiarkan begitu saja dalam menikmati hidup. Misalnya mereka yang suka mabuk-mabukan, suka memakai obat-obat terlarang, dan lainnya, mereka akan terus dibiarkan untuk bisa menikmatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Tuhan tidak lupa akan mereka pasti mereka akan diberikan kesulitan, tidak akan diberikan kemudahan dalam menikmati itu semua. Tetapi Tuhan berkata lain, Tuhan membiarkan itu semua karena orang-orang seperti itu sudah lupa pada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi ada pula yang nanti pada akhirnya akan diberi ganjaran akan perbuatan yang telah mereka lakukan. Hal itu bisa terjadi karena Tuhan menilai bahwa mereka sudah siap untuk berubah, orang-orang itu sudah seharusnya untuk bertobat sehingga Tuhan mengingatkan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak cara yang dilakukan Tuhan agar orang-orang itu bisa kembali ingat pada Tuhan. Ada yang diberika suatu kejadian yang menyadarkan mereka, ada juga yang diberikan akibat dari perbuatan yang telah mereka lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila sudah begitu maka manusia lah yang bisa menentukan selanjutnya apakah mereka akan sadar dan ingat pada Tuhan atau tidak. Ada beberapa orang yang mungkin tidak sadar dan terus saja melakukan perbuatan-perbuatan tidak baik mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sudah begitu maka yang akan membuat mereka sadar dan kembali ingat pada Tuhan adalah pada saat menjelang kematiannya atau bahkan jika sudah di akhirat nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka akan baru sadar dan ingat akan Tuhan tetapi itu bisa saja sudah menjadi terlambat dan hanya penyesalan yang akan mereka rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan yang lupa akan kita dan membiarkan kita untuk melakukan hal-hal tidak baik memliki tujuan. Tuhan ingin melihat seberapa besar kita percaya akan Tuhan dan ingat akan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan membiarkan manusia untuk bisa sadar sendiri, tetapi jika mereka masih juga belum sadar maka Tuhan akan membantu dengan memberikan mereka kejadian-kejadian yang mungkin bisa menyadarkan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi mereka yang ingat dan percaya pada Tuhan mungkin justru akan diberikan banyak cobaan dan masalah dalam menjalani hidup. Berbeda dengan mereka yang tidak ingat justru mereka diberikan kenikmatan hidup tetapi hanya kenikmatan duniawi dan mereka justru diberikan kelancaran dalam melakukan hal-hal yang tidak baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya kita bersyukur jika kita dihadapkan pada masalah hidup, dihadapkan pada beban hidup karena kita menjadi tahu bahwa Tuhan ternyata tidak lupa pada kita sehingga Dia memberikan kita cobaan dan masalah dalam hidup agar hidup kita bisa menjadi lebih baik lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi pada akhirnya sebenarnya Tuhan  tidak benar-benar lupa akan kita, Tuhan memberikan kesempatan pada kita untuk bisa sadar dan ingat kembali pada Tuhan dengan usaha kita sendiri. Tuhan ingin melihat seberapa besar manusia percaya padaNya dan seberapa kuat manusia bisa bertahan tanpa Tuhan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-4574236144072839612?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/4574236144072839612/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/10/kita-lupa-tuhan-pun-lupa.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/4574236144072839612'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/4574236144072839612'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/10/kita-lupa-tuhan-pun-lupa.html' title='Kita Lupa, Tuhan pun Lupa'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TLABtEbdy9I/AAAAAAAAALE/-Zb375YgMX4/s72-c/24543_1345412588863_1037703758_31064876_6566488_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-1860666372450315437</id><published>2010-10-07T18:40:00.003+07:00</published><updated>2010-10-07T18:44:11.367+07:00</updated><title type='text'>Kepercayaan Itu Bagai Pisau</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TK2yhbO4TJI/AAAAAAAAAK4/40moZa0M72Q/s1600/viceversa_knif-1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TK2yhbO4TJI/AAAAAAAAAK4/40moZa0M72Q/s320/viceversa_knif-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525268605169061010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kepercayaan itu bagaikan pisau, ada sisi yang benar-benar tajam ada pula sisi yang tidak tajam sama sekali. Kita tinggal menunggu saja akan mendapat yang mana, sisi yang tajam atau sisi yang tidak tajam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percaya pada orang tidak lah mudah begitu pula menjadikan orang lain percaya pada kita.  Kepercayaan yang telah diusahakan oleh seseorang bisa seketika hilang begitu saja, bagaikan sisi tajam pisau yang memotong sesuatu  begitu cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal butuh lama untuk membuat orang lain percaya pada kita, sama juga seperti pisau yang butuh proses lama untuk menciptakan sebuah pisau yang benar-benar baik. Jika pisau itu sudah jadi pun kita tinggal memilih saja ingin menggunakan sisi yang tajam yang bisa menyakiti ata sisi yang tumpul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula kepercayaan, jika kita sudah bisa membuat seseorang percaya pada kita, kita bisa memilih ingin menghilangkan kepercayaan itu dengan cepat dengan berbohong atau ingin mempertahankan kepercayaan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepercayaan yang sudah kita dapat jika kita ingin menghilangkan kepercayaan itu dengan cepat tentu sangat mudah sekali, berbohong saja lah maka kepercayaan itu akan hilang. Untuk mengembalikan kepercayaan itu pun bukan perkara mudah, sangat sulit untuk mengembalikan kepercayaan yang sudah ternoda oleh kebohongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama seperti pisau, jika kita menggunakan sisi tajam untuk melukai seseorang maka lukan itu akan membekas dan sulit hilang bahkan selamanya tidak akan hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam urusan percintaan, kepercayaan merupakan suatu hal yang sangat penting bila ingin menjaga suatu hubungan. jika sudah tidak ada kepercayaan satu sama lain maka yang ada hanya rasa curiga dan itu akan menyiksa kita sendiri bagaikan hati kita terus tersayat-sayat pisau yang tidak ada habisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita juga jangan mudah begitu saja percaya pada orang, jangan sampai kita terluka karena kita terlalu mudah percaya pada orang. Jangan sampai pisau kepercayaan itu melukai kita karena itu akan sangat menyakitkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan juga kita mudah percaya pada orang yang lebih tua maupun orang yang lebih berpengalaman. Tetap berhati-hati dalam menaruh kepercayaan pada seseorang walaupun itu orang yang dihormati sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang terhormat, orang yang berkuasa, serta orang yang berpengalaman tidak harus selalu kita percaya. Lihat saja para orang-orang berkuasa dan terhormat di negeri ini yang ternyata tidak bisa dipercaya, mereka korupsi dengan cara-cara "cerdas" dan licik mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu-satu nya yang harus kita percayai dan wajib kita percayai adalah Tuhan. Selebihnya kita harus berhati-hati jika ingin percaya pada seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang sudah kita percaya lama oun seperti misalnya seorang sahabat yang sudah bertahun-tahun kita kenal bisa mengkhianati kita. Kita bisa terluka seperti saat kita terkena pisau jika kita terlalu nyaman dalam percaya kepada seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah kita main-main dengan sebuah pisau yang sangat tajam karena itu akan bisa melukai kita dan begitu pula dengan kepercayaan , jangan kita bermain-main dengan yang namanya kepercayaan jika tidak ingin terluka.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-1860666372450315437?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/1860666372450315437/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/10/kepercayaan-itu-bagai-pisau.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/1860666372450315437'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/1860666372450315437'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/10/kepercayaan-itu-bagai-pisau.html' title='Kepercayaan Itu Bagai Pisau'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TK2yhbO4TJI/AAAAAAAAAK4/40moZa0M72Q/s72-c/viceversa_knif-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-2543196281520927450</id><published>2010-10-06T18:22:00.002+07:00</published><updated>2010-10-06T18:25:37.391+07:00</updated><title type='text'>Berjalan di Gua Yang Gelap</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TKxcp_glzmI/AAAAAAAAAKw/MVTK10pQbJs/s1600/gua-sanding.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 278px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TKxcp_glzmI/AAAAAAAAAKw/MVTK10pQbJs/s320/gua-sanding.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5524892719369277026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang pernah berbuat salah pada orang lain maka di mata orang yang disakiti akan hanya ada setan dan kegelapan di dalamnya layaknya seseorang yang berjalan di gua sendirian dan hanya ditemani dengan kegelapan dan setan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kita misalnya yang pernah berbuat salah terhadap seseorang, hati orang yang disakiti pasti sudah membatu. Sangat sulit untuk meluluhkan hati orang yang sudah disakiti. Selalu setiap perbuatan yang kita lakukan selalu dianggap hal yang salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi apakah masih ada kesempatan untuk dimaafkan? Berat rasanya memang jika kesalahan yang kita lakukan sudah berat. Kita melakukan sesuatu yang baik pun pasti akan dianggap buruk, kita berusaha berbuat baik pun percuma karena di matanya hanya ada setan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada malaikat di mata orang yang pernah kita sakiti, matanya dan pandangannya saat melihat kita hanya ada setan yang saat melakukan hal baik apapun saja selalu dianggap buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi jangan lah kita menyerah dulu, lakukan hal-hal yang baik terus menerus dan terus lah bersabar. Sama seperti halnya gelap, pasti kita akan menemukan setitik cahaya terang walaupun itu hanya sedikit.  Buatlah cahaya itu menjadi besar untuk menghilangkan kegelapan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang sedang tersesat di gua yang begitu gelap, dia tidak memiliki penerangan sama sekali, tidak ada yang bisa dilihat, hanya kegelapan yang ada. Jika orang itu benar-benar berusaha untuk mencari jalan keluar maka yang akan dilakukannya jalan saja terus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ada hambatan yang menghadang, misalnya saja ada lubang dan dia terjatuh maka berusaha saja lah untuk bangkit dari lubang itu dan kembali berjalan berusaha untuk mencari setitik cahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun terluka jikan orang itu benar-benar ingin mencari cahaya dengan sepenuh hati maka tidak masalah jika hanya terluka. Sama seperti kita saat kita berusaha untuk menjadi baik di mata orang yang pernah kita sakiti kita pasti akan terluka karena setiap perbuatan baik kita akan dianggap buruk. Tetapi jalan saja terus, berusaha terus untuk berbuat baik, lupakan saja lukan yang kita dapat karena tujuan awal kita adalah mencari cahaya kedamaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika orang yang sudah terus berjalan dalam kegelapan di sebuah gua sudah menemukan setitik cahaya kecil. Maka tentunya dia akan sangat bahagia sekali, walaupun hanya setitik cahaya tetapi semangatnya akan semakin menggebu untuk terus berjalan ke cahaya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya pun cahaya itu terlihat dan dia akan merasa sangat bahagia karena telah menemukan cahaya yang telah lama ia dambakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga kita, kita harus terus berusaha mencari cahaya kedamaian di mata orang lain, hilangkan lah gelap dan cari lah cahaya walaupun hanya setitik. Jika sudah menemukan titik cahaya itu maka terus lah berusaha dan terus lah berbuat baik karena cahaya itu semakin lama akan semakin terang dan kedamaian dan kebahagiaan akan kita rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan merasa kecewa dan sakit jika kita selalu dipandang jelek oleh orang lain karena perbuatan buruk yang pernah kita lakukan. Selalu berusaha untuk berbuat baik dengan cara apapun, biarkan kita mendapat caci maki dari orang itu, anggaplah itu sebagai pemebelajaran. Jika kita tidak menyerah untuk mencari itu maka kedamaian akan kita dapatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu percaya bahwa Tuhan akan selalu memebrikan yang terbaik bagi kita jika kita mau terus berusaha untuk berbuat baik. Percaya lah bahwa di balik kegelapan selalu ada setitik cahaya di dalamnya dan tugas kita hanya berusaha untuk mencari cahaya itu yang akan membawa kedamaian dan kebahagiaan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-2543196281520927450?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/2543196281520927450/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/10/berjalan-di-gua-yang-gelap.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/2543196281520927450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/2543196281520927450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/10/berjalan-di-gua-yang-gelap.html' title='Berjalan di Gua Yang Gelap'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TKxcp_glzmI/AAAAAAAAAKw/MVTK10pQbJs/s72-c/gua-sanding.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-7609225505260276282</id><published>2010-10-05T19:09:00.001+07:00</published><updated>2010-10-06T18:00:40.212+07:00</updated><title type='text'>Diberikan Lebih Dari Yang Diimpikan</title><content type='html'>Tuhan selalu memberikan kita sesuatu yang lebih dari kita impikan,rencanaNya selalu lebih baik dari rencana yang sudah kita pikirkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan memang selalu memberikan lebih dari yang kita harapkan, kita hanya perlu bersabar saja. Kita juga tidak perlu terlalu memikirkan jika rencana dan usaha yang telah kita lakukan gagal karena di balik semua itu pasti tuhan sudah menyiapkan sesuatu yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi ada orang yang dengan mudahnya menyalahkan Tuhan begitu saja, dia merasa dikecewakan karena setiap usaha dan rencanya selalu gagal dan tidak terwujud. Dia selalu mengeluh mengapa setiap usahanya selalu gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang seperti itu justru dia tidak akan merasakan rencana Tuhan yang lebih baik, dia akan semakin berlama-lama kecewa dan terpuruk dengan mimpi-mimpinya yang gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sudah seperti itu hidupnya akan selalu dipenuhi dengan kekecewaan dan keluhan-keluha. Dia tidak akan bisa bangkit dan hidupnya tidak akan bisa lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang akan merasakan betapa indahnya rencana yang telah dibuat Tuhan adalah orang-orang yang mau bangkit dari kegagalan, orang-orang yang tidak terus menerus kecewa, dan orang-orang yang selalu bersabar dan percaya untuk menanti rencana Tuhan yang lebih  baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sering tidak sadar bahwa di setiap kegagalan kita pasti ada sesuatu yang baik di baliknya. Kita hanya perlu membiasakan untuk melihat kembali kegagalan yang kita rasakan dan jangan hanya mengeluh dan merasa kecewa dengan kegagalan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boleh saja kecewa, tetapi apa perlu kita berlama-lama untuk kecewa? Semakin lama kita berlama-lama dengan kekecewaan maka semakin lama pula kita akan mendapatkan sesuatu yang lebih baik yang diberikan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi pada kenyataan memang kebanyakan orang selalu sulit untuk bangkit dari kegagalan, mereka selalu merasa bahwa usaha yang telah mereka lakukan sia-sia. Tetapi kita harus ingat bahwa tidak ada usaha yang sia-sia di dunia ini jika kita benar-benar melakukannya dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mudah memang bangkit dari kegagalan apalagi setelah kita berusaha dengan baik. Tetapi kita juga harus berpikir apakah usaha kita sudah benar-benar baik? Apakan usaha kita sudah baik hanya bagi kita atau sudah baik bagi Tuhan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boleh saja kita bermimpi dan itu jsutru harus kita bermimpi dan merencanaka hidup kita. Tetapi ingat juga bahwa rencana yang telah kita buat itu pasti Tuhan juga sudah membuat rencana yang lebih baik dari kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika rencana dan mimpi kita gagal mungkin saja rencana dan mimpi itu kurang baik bagi kita, Tuhan sudah menyiapkan rencana dan mimpi lain yang lebih baik bagi kita. Bagi Tuhan mungkin rencana dan mimpi kita itu tidak terlalu baik bagi kita dan kita harus bersabar saja untuk menanti rencana dan mimpi yang telah disiapkan oleh Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia hanya bisa bermimpi dan berusaha selebihnya serahkan saja semuanya pada Tuhan. Selalu harus bisa bangkit dari kegagalan yang kita alami dan selalu percaya bahwa Tuhan pasti sudah menyiapkan sesuatu yang jauh lebih baik dari yang kita impikan yang akan menjadikan hidup kita menjadi lebih baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-7609225505260276282?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/7609225505260276282/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/10/diberikan-lebih-dai-yang-diimpikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/7609225505260276282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/7609225505260276282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/10/diberikan-lebih-dai-yang-diimpikan.html' title='Diberikan Lebih Dari Yang Diimpikan'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-7269906228542357379</id><published>2010-10-01T20:54:00.001+07:00</published><updated>2010-10-01T20:55:45.366+07:00</updated><title type='text'>Percuma Berharap</title><content type='html'>Berkali-kali berharap, berkali-kali pula harapan itu sia-sia. Berkali-kali mempunyai harapan berkali-kali pula harapan itu hilang begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang mungkin sudah merasakan semua itu, mereka sudah merasa senang ketika mereka mempunyai sebuah harapan untuk mengubah hidup mereka menjadi lebih baik . Tetapi apa daya harapan itu hilang begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika harapan itu sudah hilang begitu saja maka kekecewaan saja lah yang akan dirasakan bukannya kebahagiaan dalam hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga orang yang selalu bertanya-tanya ada apa dengan diri mereka sendiri saat harapan yang bisa mengubah hidup mereka hilang begitu saja. Mereka terus merenung mengapa semua terjadi mereka, mengapa di setiap berharap dan di setiap mempunyai harapan ternyta harapan itu hanya harapan yang sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka merasa kecewa dengan yang namanya harapan, mereka membenci yang namanya harapan, dan mereka merasa bahwa percuma untuk berharap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika mereka sudah merasa seperti itu maka orang-orang seperti itu akan lebih memilih untuk diam dan tidak berharap apa-apa. Mereka hanya menunggu datangnya harapan dan mereka tidak ingin berharap hanya untuk mendapat kekecewaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang benar jika sudah berkali-berkali berharap tetapi selalu dikecewakan maka memang lebih baik kita berhenti untuk berharap. Berhenti berharap tetapi tidak untuk selamnya, kita butuh waktu untuk kembali bangkit dari kekecewaan yang mendalam akibat sebuah harapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita butuh waktu untuk bisa berharap lagi , kita butuh waktu untuk merenung apa yang salah dari diri kita, kita butuh waktu untuk memikirkank mengapa semua harapan itu sia-sia, kita memang butuh itu saat kekecewaan akan harapan kita rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita juga jangan berlarut-larut untuk diam menunggu harapan, ada orang yang butuh waktu hanya beberapa jam lagi untuk bisa bangkit dari kekecewaan tetapi ada pula orang yang butuh bertahun-tahun untuk bangkit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang berhak memilih jalan hidupnya sendiri apakah dia akan selalu menunggu harapan atau mereka akan berusaha bangkit dan mencari sebuah harapan kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berusahalah untuk menjalani hidup ini dengan baik, jika kecewa akan sebuah harapan maka lebih baik kita sejenak meluangkan waktu untuk merenung dan bertanya pada diri kita sendiri apa yang terjadi pada diri kita sampai-sampai harapan itu sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita sudah bisa menerima kekecewaan yang kita alami sebaiknya kita bangkit, tidak ada batas waktu untuk kita bisa bangkit. Itu semua tergantung dari pribadi masing-masing orang untuk lebih memilih segera bangkit atau hanya menunggu harapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada salahnya kita menunggu sebuah harapan, tidak ada salahnya pula kita terus berusaha mencari sebuah harapan dalam hidup ini. Yang terpenting adalah selalu percaya bahwa sebuah harapan dalam hidup ini sangatlah penting untuk menjadikan hidup kita lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Harapan bagaikan hitam dan putih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi hitam saat harapan itu tidak ada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi putih saat kita merasakan indahnya sebuah harapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan yang lenyap bagaikan kaca yang pecah dan berserakan kemana-mana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulit untuk menyatukannya kembali menjadi sebuah harapan lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika punsudah menyatu maka tidak akan seperti semula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekecewaan akan tetap dirasakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan yang tewujud bagaikan keindahan yang bisa kita rasakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebahagiaan akan selalu menyertai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah harapan, bagaikan hitam dan putih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika tidak terwujud akan mengecewakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi jika terwujud akan membahagiakan&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-7269906228542357379?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/7269906228542357379/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/10/percuma-berharap.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/7269906228542357379'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/7269906228542357379'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/10/percuma-berharap.html' title='Percuma Berharap'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-173233361258207107</id><published>2010-10-01T12:48:00.002+07:00</published><updated>2010-10-01T12:51:07.063+07:00</updated><title type='text'>Cinta dan Harapan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TKV2xZ3C7DI/AAAAAAAAAKo/8l07itT6H80/s1600/love.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TKV2xZ3C7DI/AAAAAAAAAKo/8l07itT6H80/s320/love.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5522951109167213618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Cinta dan harapan, dua hal yang saling menyatu, tidak ada harapan maka tidak akan ada cinta. Cinta dan harapan rasanya memang tidak dapat untuk dipisahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang boleh saja memiliki cinta tetapi jika tidak ada harapan untuk mencintai maka percuma saja cinta yang dimiliki itu. Seseorang juga boleh berharap tetapi jika dia tidak memiliki cinta maka percuma harapan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang boleh saja merasakan cinta tetapi jika tidak bisa berharap untuk dicintai orang lain maka tidak akan merasakan indahnya cinta. Seseorang boleh saja berharap untuk dicintai tetapi jika dia sendiri tidak berusaha mencintai maka sia-sia harapan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang sudah pernah merasakan bagaimana mencintai seseorang tetapi dia tidak bisa berharap lebih pada orang yang dicintainya. Hanya rasa sakit dan kecewa yang akan dirasakan jika tidak ada harapan untuk dicintai orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang juga pernah merasakan bagaimana dia sudah berharap untuk dicntai dan ada harapan untuk dicintai tetapi dia justru dia mencintai orang itu. Jika sudah begitu maka tidak ada yang namanya kebahagiaan cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang selalu berharap untuk hal-hal yang baik, selalu berharap mendapat kebahagiaan dalam cinta. Tetapi tidak semua harapan itu bisa terwujud,  jika tidak terwujud hanya kecewa yang dirasakan dan berpikri untuk tidak lagi berharap akan cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang selalu berusaha untuk mencintai orang lain dengan setulus hati tetapi ternyata harapan untuk dicintai tidak bisa di dapat. Jika sudah begitu sebagian orang akan berhenti untuk menintai dan berhenti untuk belajar tentang cinta hanya karena sebuah harapan yang sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang cinta dan harapan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan, sudah banyak orang yang merasakan bagaimana cinta dan harapan tidak dapat dipisan. Mereka sudah merasakan sakitnya dan betapa kecewanya jika ada cinta tetapi tidak ada harapan dan jika ada harapan tetapi tidak ada cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalani saja semua perjalanan cinta yang kita lalui, ikuti saja kemana cinta dan harapan membawa kita. Percaya bahwa suatu saat cinta dan harapan akan saling menyatu dan membawa kita kepada kebahagiaan cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Cinta dan harapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencintai untuk mendapatkan harapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berharap untuk dapat dicintai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta tanpa harapan tidak ada gunanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan tanpa cinta tidak akan ada indahnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta dan harapan, dua hal yang harus disatukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disatukan untuk membawa kebahagiaan cinta&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-173233361258207107?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/173233361258207107/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/10/cinta-dan-harapan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/173233361258207107'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/173233361258207107'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/10/cinta-dan-harapan.html' title='Cinta dan Harapan'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TKV2xZ3C7DI/AAAAAAAAAKo/8l07itT6H80/s72-c/love.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-6998538530737404398</id><published>2010-09-30T12:29:00.000+07:00</published><updated>2010-09-30T12:30:20.009+07:00</updated><title type='text'>Ketidaksempurnaan Dibalik Kesempurnaan</title><content type='html'>Tidak ada yang sempurna memang di dunia ini tetapi jika kita sudah menganggap sesuatu sempurna tetapi ada sedikit ketidaksempurnaan tentu itu akan sangat tidak menyenangkan bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya saja kita sedang membuat sesuatu, kita sudah berusaha dengan baik dan butuh waktu yang lama untuk mengerjakannya tetapi yang terjadi justru ada sedikit bagian yang tidak sempurna dan itu menjadikan apa yang kita buat menjadi jelek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita mengalami hal itu tentu kita akan merasa kecewa dan merasa sia-sia pekerjaan yang kita lakukan. Walaupun bagian yang tidak sempurna itu kecil tetapi teta saja terkadang itu mengganggu kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sudah begitu berat bagi kita untuk mengulang pekerjaan itu lagi karena itu akan membuang waktu dan tenaga kita. Terkadang ada orang yang mencari cara untuk menutupi ketidaksempurnaan itu tetapi justru itu menjadikannya semakin jelek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mengalami kebingungan antara menutupnya atau mengulang lagi. Ada resiko masing-masing dari hal yang akan kita lakukan. Jika kita berusaha untuk menutupinya bisa saja apa yang kita buat menjadi jelek atau justru bisa menjaddi bagus dan terlihat sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu jika kita mengulangnya maka kita akan membuang waktu dan tenaga kita dan tentunya hasilnya mungkin tidak akan sebagus yang kita buat. Tetapi hal baik lainnya jika kita mengulang adalah bisa saja hasil yang kita dapat akan semakin bagus dan tidak mengulangi kesalahan yang kita buat sebelumnya dan bisa terlihat sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang kita akan menjadi bingung jika kita dihadapkan pada kesempurnaan yang ternyata ada sedikit bagian yang tidak sempurna. Jika sudah begitu kita akan benar-benar berpikir apa yang akan kita lakukan tetapi ada juga yang pasrah saja dengan hal itu, mereka merasa tidak masalah jika terlihat tidak sempurna hanya sedikit bagian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang seperti itu memiliki prinsip bahwa tidak ada yang benar-benar sempurna di dunia ini jadi buat apa berpikir keras untuk menyelesaikan ketidaksempurnaan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi ada pula yang sangat ingin sesuatu yang dibuat atau dimiliki benar-benar sempurna. Hal itu memang tidak salah, hal baik dari hal itu adalah mereka bisa menjadi lebih pintar dan cerdas karena mereka akan berusaha mencari cara untuk menutupi ketidaksempurnaan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi tinggal kita memilih akan menjadi orang seperti apa kita, apakah kita akan menjadi orang yang berprinsip tidak ada yang sempurna di dunia ini atau berprinsip bahwa semua yang dibuat dan dimiliki harus sempurna. K&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita sudah menentukan maka kita juga harus menerima resiko yang ada dari prinsip yang kita pilih itu. Kedua prinsip itu memang ada baik dan buruknya dan kita harus bisa menerima hal itu Tetapi kita juga harus ingat bahwa kesempurnaan itu selalu ada ketidaksempurnaan di baliknya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-6998538530737404398?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/6998538530737404398/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/09/ketidaksempurnaan-dibalik-kesempurnaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/6998538530737404398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/6998538530737404398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/09/ketidaksempurnaan-dibalik-kesempurnaan.html' title='Ketidaksempurnaan Dibalik Kesempurnaan'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-8871700780129942840</id><published>2010-09-28T19:31:00.001+07:00</published><updated>2010-09-28T19:32:50.043+07:00</updated><title type='text'>Sulitnya Mencari Sebuah Semangat</title><content type='html'>Semangat tidak hanya untuk ditunggu kedatangannya tetapi semangat juga harus dicari. Kebanyakan selalu menunggu datangnya semangat agar mereka bisa menjalani hidup dengan baik tetapi hal itu tidak harus selalu dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hal tidak baik jika kita hanya menunggu sebuah semangat, kita hanya membuang-buang waktu kita saja saat kita hanya menunggu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya saja kita menunggu datangnya semangat saat kita sedang mengerjakan sesuatu, yang kita lakukan justru hanya berdiam diri saja karena kita terus menggerutu kapan semangat bisa datang ya. Kita terus akan berkata seperti itu dan itu akan menunda kita dalam melakukan sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencari sebuah semangat memang bukanlah hal yang mudah, setidaknya kita harus mencari hal-hal yang menyenangkan bagi kita agar kita bisa bersemangat kembali atau kita harus mencari orang yang bisa memberi semangat bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi untuk orang yang bisa memberi semangat pada kita, kita tidak bisa memintanya terus menerus untuk memberi kita semangat karena dia tidak selalu ada untuk kita. Oleh karena itu yang harus kita lakukan adalah berusaha sendiri untuk mencari semangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang lebih tidak menyenangkan lagi adalah di saat kita sudah mendapatkan semangat dan kita mendapatkannya dengan susah payah tetapi hanya sekejap saja semangat itu hilang. Saat itu kita tidak akan bisa berbuat apa-apa karena itu ternyata justru membuat kita semakin tidak bersemangat dan semakin malas untuk mencari semangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk mencari semangat, yang paling penting adalah kita melakukan hal-hal yang menyenangkan bagi kita. Atau bisa saja dengan membayangkan hal-hal yang menyenangkan bagi kita maka kita bisa menemukan semangat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan kita hanya menunggu semangat itu datang, selalu berusaha untuk mencari semangat  walaupun itu sulit. Tetapi jika kita sudah bisa mendapatkan sebuah semangat maka kita juga harus bisa mempertahankannya karena untuk mempertahankan semangat bukanlah hal yang mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi yang paling penting adalah selalu berusaha mencari semangat dan berusaha untuk mempertahankannya. Janganlah menyerah jika semangat itu pergi begitu saja, jika bisa pergi dengan begitu mudahnya maka berpikirlah bahwa semangat itu juga bisa datang dengan cepatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sebuah semangat bukan untuk ditunggu tetapi untuk dicari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat mudah datang dan mudah pergi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sudah datang pertahankanlah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pergi carilah kembali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sudah menemukan maka hidup kita akan menjadi lebih baik&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-8871700780129942840?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/8871700780129942840/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/09/sulitnya-mencari-sebuah-semangat.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/8871700780129942840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/8871700780129942840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/09/sulitnya-mencari-sebuah-semangat.html' title='Sulitnya Mencari Sebuah Semangat'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-7748542418569703776</id><published>2010-09-27T20:33:00.001+07:00</published><updated>2010-09-27T20:37:34.394+07:00</updated><title type='text'>Bertemu Dengan Yang Salah Dahulu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TKCeDSvA8RI/AAAAAAAAAKY/LIEHQ7kfEDY/s1600/eagle_heart_1024x768.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TKCeDSvA8RI/AAAAAAAAAKY/LIEHQ7kfEDY/s320/eagle_heart_1024x768.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5521586922562056466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tuhan memang adil dan Dia selalu memberikan pembelajaran bagi kita dalam menjalani hidup.  Seseorang akan bertemu orang yang tepat untuk menjadi pasangan hidupnya setelah dia bertemu dengan orang yang salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang bertemu dengan pasangan yang salah mungkin hanya sekali tetapi tidak jarang pula mereka bertemu dengan orang yang salah berkali-kali sampai mereka juga harus merasakan sakit hati berkali-kali dan tentunya itu menyakitkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mudah memang untuk menemukan pasangan hidup yang tepat untuk kita, kita harus bisa benar-benar memilih dan jangan sampai kita terjerumus lebih dalam dalam menjalani sebuah hubungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita sudah merasa kita sudah menemukan pasangan yang tepat jangan kita langsung mengatakan itu sudah tepat. Kita jalani saja hubungan itu dengan perlahan, jangan dari awal kita sudah menilai pasangan hidup kita sudah merupakan yang terbaik karena itu justru akan menjatuhkan kita jika ternyata dia bukan yang terbaik untuk kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada orang yang bahkan sampai tidak berani lagi untuk berharap dalam mencari pasangan hidup mereka, orang itu hanya menunggu harapan datang padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang seperti itu sudah merasa bahwa dalam setiap dia berharap pada seseorang tetapi ternyata harapan itu palsu. Dia sudah merasakan betapa sakitnya menaruh harapan pada seseorang dan ternyata harapan itu hanya sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencari pasangan hidup yang benar-benar tepat untuk kita, kita memang harus bersabar dan jangan kita terus-terusan terpuruk hanya karena kita berharap pada orang yang salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan itu selalu ada selama kita berusaha untuk mencari, tidak perlu kita terpuruk saat bertemu dengan orang yang salah karena itu hanya akan membuang waktu kita untuk terus mencari harapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita memutuskan untuk menunggu harapan tidak masalah, bersabar dalam menunggu setiap harapan yang datang memang tidak ada salahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi jalani saja semuanya dengan baik, selalu mencari harapan dan mungkin hanya menunggu harapan sampai kita mendapat orang yang benar-benar tepat dalam hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Cinta selalu tidak bisa ditebak dan tidak berarah dalam pencarian seorang pasangan hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarkan Cinta mengarahkan hidup kita menjadi lebih baik dan menuntun kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikuti saja alur yang dibuat oleh cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ada penghalang dalam mengikuti alur cinta cobalah untuk lewati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila berat ikutilah alur cinta yang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan hanya berhenti hanya karena penghalang yang menghalangi alur cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan percaya pada akhirnya cinta akan membawa kita kepada orang yang tepat&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-7748542418569703776?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/7748542418569703776/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/09/bertemu-dengan-yang-salah-dahulu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/7748542418569703776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/7748542418569703776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/09/bertemu-dengan-yang-salah-dahulu.html' title='Bertemu Dengan Yang Salah Dahulu'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TKCeDSvA8RI/AAAAAAAAAKY/LIEHQ7kfEDY/s72-c/eagle_heart_1024x768.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-1256385435463735603</id><published>2010-09-21T19:17:00.000+07:00</published><updated>2010-09-21T19:22:42.276+07:00</updated><title type='text'>Selalu Sulit Menjadi Diri Sendiri</title><content type='html'>Kebanyakan orang memang selalu ingin bisa menjadi diri sendiri atau be yourself tetapi kenyataannya hal itu sulit dilakukan. Banyak hal yang menjadikan itu sulit untuk dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal utama yang mungkin kebanyakan orang merasakan adalah mereka selalu takut dan khawatir jika mereka menjadi diri mereka sendiri. Mereka takut jika mereka menjadi diri sendiri mereka akan menjadi orang yang tidak disenangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan orang juga takut untuk berubah dan merubah diri mereka sendiri, mereka lebih senang meniru sifat-sifat yang dimiliki orang lain karena baginya sifat itu ternyata lebih disenangi banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu bisa saja baik tetapi apabila mereka meniru sifat-sifat buruk orang lain untuk dapat diterima orang lain maka hal itu tentunya akan menjadi hal yang buruk. Kenyataannya memang beberapa sifat-sifat buruk lebih disenangi banyak orang dan bisa diterima dengan mudah oleh banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena hal itu maka banyak orang yang sangat sulit untuk menjadi diri mereka sendiri. Apalagi jika seseorang sudah memiliki idola dan tergila-gila pada idolanya, hal itu akan semakin mempersulit seseorang untuk menjadi diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketakutan dan kekhawatiran untuk menjadi diri sendiri memang merupakan hal utama yang menghambat seseorang untuk bisa menjadi diri mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua hal itu harus bisa dihilangkan terlebih dahulu, tidak perlu takut untuk berubah dan tidak perlu khawatir akan resiko-resiko yang akan kita ambil jika kita berubah. Yang terpenting bagi kita adalah kita berbuah menjadi diri kita sendiri dan tentunya itu merupakan hal-hal yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang juga sulit menjadi diri sendiri karena mereka merasa malu, merasa minder, dan merasa mereka tidak cocok dengan lingkungan yang ada di sekitar mereka. Mereka sulit beradaptasi dengan lingkungan yang ada sehingga mereka cenderung tidak menjadi diri mereka sendiri dan merasa malu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk hal-hal itu yang harus kita lakukan adalah membiasakan untuk cepat beradaptasi dan merasa cuek dengan apa yang orang kata tentang kita yang terpenting apapun yang kita lakukan itu adalah hal yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika yang kita lakukan hal baik dan sifat yang kita miliki baik untuk apa kita merasa malu dan merasa sulit beradaptasi. Kita harus berani untuk memperlihatkan sifat kita sebenarnya. Jangan sampai orang menganggap kita bermuka dua karena kita tidak berani untuk menjadi diri kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari awal kita sudah harus berani untuk menjadi diri kita sendiri dan berani untuk tampil apa adanya tanpa dibuat-buat. Banyak yang bilang yang alami selalu lebih baik jadi tidak ada gunanya kita membuat-buat apa yang kita miliki dan menjadikan kita tidak menjadi diri kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulailah kita untuk membiasakan diri untuk bisa menjadi diri sendiri dan apa adanya. Hilangkan semua ketakutan dan kekhawatiran yang terus menghantui kita. Memang tidak mudah melakukan itu tetapi alangkah baiknya jika kita memulia semua itu dari pada kita terus dihantui ketidaknyamanan menjadi orang lain. Dengan menjadi diri kita sendiri maka kita akan merasa nyaman dengan diri kita dan tidak tertekan dengan lingkungan kita dan dengan begitu kita akan bisa menjalani hidup dengan lebih baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-1256385435463735603?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/1256385435463735603/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/09/selalu-sulit-menjadi-diri-sendiri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/1256385435463735603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/1256385435463735603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/09/selalu-sulit-menjadi-diri-sendiri.html' title='Selalu Sulit Menjadi Diri Sendiri'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-3135331250647803956</id><published>2010-09-16T16:48:00.000+07:00</published><updated>2010-09-16T16:49:18.203+07:00</updated><title type='text'>Tidak Ada Gunanya Jujur</title><content type='html'>Kejujuran tidak ada artinya saat seseorang ingin menjaga perasaan orang lain. Hal ini memang berlaku pada siapa saja, di saat seseorang ingin terus menjaga perasaan orang lain maka kejujuran tidak akan ada gunanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa orang yang memang mereka memiliki sifat tidak ingin menyakiti seseorang, mereka lebih memilih untuk menjaga perasaan orang itu dengan berbohong agar dia tidak merasa kecewa dan sakit hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya saja kita dihadapkan pada keadaan dimana ada orang lain yang suka pada kita dan dia sangat berharap pada kita untuk menjadikannya sebagai kekasih. Tetapi kita tentunya tidak punya perasaan pada orang itu, pada keadaan itu kita akan sangat dibingungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin berkata jujur bahwa kita tidak punya juga rasa tetapi itu justru menyakitnya. Jika sudah tersakiti justru kita yang akan merasa tersiksa karena sudah menyakitinya. Bila ingin menjaga perasaan orang itu yang harus kita lakukan hanya berbohong pada orang lain dan tentunya berbohong pada perasaan diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu memang pilihan yang sulit, jika kita berusaha untuk berbicara secara baik pun kita akan merasa takut orang itu akan tersakiti oleh kita. Yang bisa dilakukan pada keadaan saat itu mungkin kita hanya bisa menjalaninya  saja tanpa berbuat apa-apa dan terus tidak jujur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita memang harus menjalaninya terlebih dahulu karena pasti pelan-pelan kejujuran itu akan muncul dengan sendirinya. Jangan kita membuat orang itu kecewa, pelan-pelan kita harus mulai jujur agar nantinya orang itu tidak merasa sangat tersaikiti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjaga perasaan seseorang memang sulit dan kejujuran menjadi hal yang sulit ditemukan saat kita ingin menjaga perasaan seseorang. Walaupun begitu kejujuran tetap menjadi jalan terbaik dalam menyelesaikan suatu masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi pada akhirnya kita harus menggunakan kejujuran apapun resikonya walaupun itu akan menjadi sangat sulit bagi kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-3135331250647803956?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/3135331250647803956/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/09/tidak-ada-gunanya-jujur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/3135331250647803956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/3135331250647803956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/09/tidak-ada-gunanya-jujur.html' title='Tidak Ada Gunanya Jujur'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-968906661342237340</id><published>2010-09-12T17:51:00.002+07:00</published><updated>2010-09-12T17:56:36.920+07:00</updated><title type='text'>Lupa Cara Tersenyum</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TIyxykSaJFI/AAAAAAAAAKQ/PzqyQiFlyy0/s1600/frustasi.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 205px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TIyxykSaJFI/AAAAAAAAAKQ/PzqyQiFlyy0/s320/frustasi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5515979125914477650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hatinya sudah membatu, semangat hidupnya sudah lenyap, harapan serta mimpi-mimpinya sudah sirna. Reihan terus saja merenung dan meratapi nasibnya yang buruk, wajahnya begitu suram, matanya bengkak karena air matanya terus saja keluar mengalir bersama buruknya nasib yang dialaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada lagi raut wajah gembira di wajah Reihan, hanya wajah suram dan menyedihkan saja yang ada sekarang. Nasib membawanya pada penderitaan yang mendalam yang tidak pernah dibayangkan Reihan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegagalan demi kegagalan terus saja dialami oleh Reihan dalam setiap usaha yang dilakukannya. Dia tidak memiliki semangat lagi untuk berusaha menjalani hidupnya sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini yang paling tidak bisa diterima oleh Reihan adalah dia lupa bagaimana cara untuk tersenyum dan tertawa. Hari-harinya tidak pernah dilalui dengan senyuman maupun tawa. Saat dia berkaca dia mencoba untuk tersenyum tetapi yang terjadi wajahnya menjadi wajah yang penuh kesedihan dan tidak tahu bagaimana untuk tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada orang-orang yang bisa menghiburnya dan Reihan merasa seorang diri. Baginya Tuhan bukan menjadi siapa-siapanya lagi. Setiap usaha yang dilakukan reihan selalu gagal dan Reihan menganggap bahwa Tuhan sudah tidak lagi peduli padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat gagal Reihan selalu memohon pada Tuhan untuk bisa memberitahu bagaimana cara tersenyum agar dia bisa merasakan indahnya tersenyum di saat dia gagal. Tetapi yang terjadi saat dia gagal dia tidak pernah bisa tersenyum dan hanya kesedihan yang selalu ada di raut wajah Reihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin sekali Reihan merasakan indahnya tersenyum maupun tertawa yang pernah dia rasakan dulu. Kegagalan-kegagalan dalam hidupnya yang menjadikan Reihan selalu tidak bisa tersenyum lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reihan selalu iri bila melihat orang lain yang selalu bisa tersenyu maupun tertawa, orang-orang itu terlihat bahagia dan tentram hatinya. Ingin sekali Reihan bisa seperti itu tetapi untuk saat ini itu hanya lah impian belaka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reihan lupa cara untuk tersenyum, Reihan terus saja meratapi kegagalan hidup yang ia alami, Reihan selalu saja menyalahkan Tuhan akan semua kegagalan dan penderitaan ini. Tidak ada orang yang bisa menghibur Reihan saat ini dan tidak ada orang yang bisa mengajarinya untuk tersenyum.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-968906661342237340?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/968906661342237340/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/09/lupa-cara-tersenyum.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/968906661342237340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/968906661342237340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/09/lupa-cara-tersenyum.html' title='Lupa Cara Tersenyum'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TIyxykSaJFI/AAAAAAAAAKQ/PzqyQiFlyy0/s72-c/frustasi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-779708133600551759</id><published>2010-09-11T17:33:00.001+07:00</published><updated>2010-09-11T17:35:27.857+07:00</updated><title type='text'>Berani Bermimpi Berani Terjatuh</title><content type='html'>Memiliki mimpi yang terlalu tinggi akan menjatuhkan kita menjadi sangat rendah jika tidak bisa terwujud. Kata-kata itu memang benar-benar terjadi saat mimpi-mimpi kita yang tinggi tidak pernah terwujud. Jika sudah begitu maka yang ada hanya rasa kecewa dan putus asa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari kita bermimpi dan berangan-angan tentang masa depan kita, memimpikan sesuatu yang indah bagi kita dan berharap itu akan terwujud. Tetapi ternyata akhirnya mimpi itu tidak pernah terwujud dan kita hanya bisa kecewa dan putus asa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulit memang menghadapi situasi seperti itu, kita sudah bermimpi banyak hal dan sudah merencanakan banyak hal jika mimpi kita terwujud. Hal-hal apa saja yang akan kita lakukan jika sudah terwujud nanti juga sudah kita pikirkan. Mungkin setiap hari kita sudah memimpikan hal-hal baik dan merencanakan banyak hal tetapi hal itu ternyata percuma dan hilang hanya dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu kita akan sangat kecewa dengan hal itu dan hal yang tersulit adalah kita bisa bangkit kembali dan kembali menata dan merencanakan hidup kita dengan mimpi-mimpi kita yang baru. Untukmembangkitkan kembali semangat yang sudah hilang saja sudah sangat sulit apalagi menata kembali mimpi-mimpi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tidak salah untuk bermimpi dan justru kita harus bermimpi agar kita mempunyai tujuan hidup, tetapi pertanyaannya adalah apakah kita mampu untuk tidak kecewa jika mimpi kita tidak terwujud? Kita harus memikirkan baik-baik hal itu terlebih dahulu sebelum kita bermimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak cerita-cerita maupun film-film yang mengisahkan orang-orang sukses yang memiliki mimpi yang begitu besar dan akhirnya mereka berhasil mewujudkannya. Kita jangan menganggap bahwa mereka mampu mewujudkan mimpi dengan mudah dan hanya mengandalkan keberuntungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang sukses itu pasti pernah mengalami kekecewaan yang mendalam dengan mimpi-mimpinya yang tidak terwujud, tetapi mereka berhasil untuk bangkit dan si situlah kunci keberhasilan mereka untuk mewujudkan mimpi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang merasa sangat kecewa dengan mimpinya sendiri, mereka sudah berusaha sekuat tenaga dan mereka sudah merencanakan banyak hal akan kesuksesan mereka. Tetapi yang terjadi justru semua itu sirna begitu saja dan mereka tidak bisa bangkit lagi dan hal itu lah yang menjadikan mereka menguburkan semua mimpi-mimpi mereka. Mereka tidak berani untuk bermimpi lagi karena takut dan khawatir akan kekecewaan yang akan dialami jika tidak terwujud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boleh saja kita kecewa kepada mimpi kita yang tidak terwujud tetapi jangan sampai berlarut-larut. Mungkin kita butuh waktu sebentar untuk meratapi kekecewaan yang kita rasakan tetapi setelah itu kita harus bangkit kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bisa melanjutkan usaha kita untuk mewujudkan mimpi kita atau kita bisa menata dan merencanakan kembali mimpi-mimpi kita yang baru. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mimpi yang terlalu tinggi akan menjatuhkan kita menjadi sangat rendah jika tidak terwujud tetapi jika kita bisa bangkit maka akan mendatangkan kebahagiaan bagi kita yang begitu indah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-779708133600551759?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/779708133600551759/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/09/berani-bermimpi-berani-terjatuh.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/779708133600551759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/779708133600551759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/09/berani-bermimpi-berani-terjatuh.html' title='Berani Bermimpi Berani Terjatuh'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-9201274008447569431</id><published>2010-08-31T20:16:00.003+07:00</published><updated>2010-08-31T20:20:23.189+07:00</updated><title type='text'>Cinta Itu Kematian</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TH0Bkmuf20I/AAAAAAAAAKA/f9XXtMCTywQ/s1600/Black_Heart__by_lolliepop_gurl.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TH0Bkmuf20I/AAAAAAAAAKA/f9XXtMCTywQ/s320/Black_Heart__by_lolliepop_gurl.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5511563247353846594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang bilang cinta itu buta, lalu ada lagi cinta itu indah, lalu ada lagi yang bilang cinta itu surga. Tetapi berapa banyak yang bilang cinta itu berarti kematian?Mungkin hanya sedikit yang bisa bilang itu, mungkin hanya orang-orang yang pernah merasakan pahitnya mencintai yang bisa bilang seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah bermain-main dengan cinta karena kalau tidak kita akan dimainkan oleh cinta. Memang rasanya sakit sekali jika dalam percintaan kita mengalami kegagalan, rasanya kita ingin sekali mati dan sudah ada kasus pula yang bunuh diri karena putus cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi pertanyaannya apakah kematian menjadi jalan satu-satunya untuk mengobati rasa sakit kita?tentu tidak, mungkin hanya orang-orang yang masih berpikiran sempit yang akan melakukan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dunia ini tidak ada yang namanya kesetiaan yang ada hanya berusaha untuk menjadi setia. Dalam menjadi setia tentu banyak halangan dan halangan itu pulalah yang menjadikan kita tidak bisa untuk setia dan akhirnya menyakiti orang lain, sekali lagi tidak ada yang namanya kesetiaan di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita jangan berharap lebih dengan cinta jika kita tidak mau disakiti karena cinta. Cinta mati pun sebenarnya tidak ada di dunia ini,hanya ada di dunia dongeng. Jika kita sudah mengucapkan bahwa kita cinta mati terhadap seseorang maka itu akan menjadikan mala petaka yang besar karena jika kita sampai memutuskan sebuah hubungan atau bahkan berselingkuh maka yang ada kita dicap sebagai pembual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan terlalu percaya akan cinta yang abadi dan kesetiaan,semua orang pasti pernah bosan dalam sebuah percintaan. Tinggal bagaimana kita menanggapi itu apakah dengan berselingkuh atau kah dengan memutuskan hubungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus bijak dalam mencintai seseorang, jangan terlalu memberikan harapan lebih padanya dan jangan terlalu berharap lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita sudah memutuskan untuk mencintai seseorang maka kita harus siap mati demi cinta. Bagi orang-orang yang memang bijak dalam mencintai jika mereka mengalami kegagalan dalam percintaan mereka akan selalu berpikir mungkin dia memang belum jodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita jalani saja semua yang terjadi pada kita, kita akan bertemu orang yang salah terlebih dahulu sebelum kita bertemu orang yang benar-benar baik untuk kita. Kita harus selalu memikirkan hal itu dan percaya bahwa Tuhan selalu memberikan jalan terbaik bagi kita walaupun yang kita alami hal buruk sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi cinta itu memang kematian, kita harus siap mati untuk mencintai dan kita harus siap mati demi cinta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-9201274008447569431?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/9201274008447569431/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/08/cinta-itu-kematian.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/9201274008447569431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/9201274008447569431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/08/cinta-itu-kematian.html' title='Cinta Itu Kematian'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TH0Bkmuf20I/AAAAAAAAAKA/f9XXtMCTywQ/s72-c/Black_Heart__by_lolliepop_gurl.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-3445283136658088846</id><published>2010-08-29T20:37:00.002+07:00</published><updated>2010-08-29T20:37:44.093+07:00</updated><title type='text'>Raga Boleh Terkekang, Tetapi Jiwa Tidak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/THpiotyiroI/AAAAAAAAAJw/OsZcO6OpmRA/s1600/art_12228.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 124px; height: 142px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/THpiotyiroI/AAAAAAAAAJw/OsZcO6OpmRA/s320/art_12228.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5510825545667096194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;"Tidak ada yang bisa merampas kebebasanku dalam menyalurkan segala ide dan pikiranku, bahkan tembok ini sekalipun" Kata-kata Ramon yang terucap dari balik tembok tinggi yang mengurungnya. Ramon adalah seorang tokoh dan penulis yang tulisannya sering mengkritik pemerintahan negaranya yang penuh korupsi dan kejahatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisannya pula yang sekarang membawanya dia ke balik jeruji besi yang dikelilingi tembok-tembok tinggi. Hanya keadilan dan kebebasan berpendapat yang dicari Ramon di negaranya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam penjara yang bisa dilakukan Ramon sekarang hanya menulis apa yang menjadi keluh kesahnya. Semua tulisan-tulisannya dia tulis dengan pemikiran dan pengetahuan seadanya karena Ramon sendiri tidak mengetahui keadaan di luar sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kali Ramon juga sering membaca surat kabar yang dibaca oleh petugas keamanan di sana. Setelah itu dia mulau menulis berdasarkan pengetahuan yang ia punya, masih sama seperti dulu Ramon terus menulis tentang kacaunya negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang Ramon menulis tentang keadaan dia sekarang di dalam penjara, menulis tentang pengalaman dan kisah-kisahnya di dalam penjara. Baginya tidak ada yang bisa menghalangi dia dalam menulis, tidak ada yang bisa membatasinya dalam mengekspresikan ide-ide yang dia punya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teralis-teralis besi dan tembok-tembok ini tidak bisa menghalangi pikiran hebatnya. Tidak ada yang bisa mengekang kebebasannya, Badan boleh dikekang dan terpenjarakan tetapi jiwa dan pikiran tidak akan pernah ada yang bisa mengekang dan memnjarakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah prinsip yang dipegang Ramon. "Sekalipun badan ini terpenjara,  tidak berlaku hal yang sama pada jiwa dan pikiran ini, Jiwa dan pikiranku akan selalu mengarungi dan menikmati indahnya kebebasan berkarya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sepenggal kisah tentang Ramon yang menceritakan bahwa tidak ada yang bisa mengekang pemikiran-pemikiran hebatnya. Sekalipun dia di penjara tidak akan menghentikan dia untuk menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang bagi kita yang tidak seperti Ramon seharusnya bisa lebih mempunyai pemikiran hebat dalam menulis, tidak ada yang membatasi kita dalam menulis. Kita bisa menulis dengan bebas tetapi tentunya dengan akal sehat dan dengan hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun begitu memang pada kenyataannya kita sering sulit dalam menulis dengan kebebasan yang kita punya ini. Terkadang ide-ide dan pemikiran hebat muncul di saat kita ada dalam kondisi tertekan dan terbatasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun begitu kita harus bisa memanfaatkan kebebasan yang kita miliki sekarang, menulis apa yang ingin kita tulis menggunakan hati agar bisa terlahir tulisan-tulisan dan pemikiran-pemikiran yang hebat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-3445283136658088846?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/3445283136658088846/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/08/raga-boleh-terkekang-tetapi-jiwa-tidak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/3445283136658088846'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/3445283136658088846'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/08/raga-boleh-terkekang-tetapi-jiwa-tidak.html' title='Raga Boleh Terkekang, Tetapi Jiwa Tidak'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/THpiotyiroI/AAAAAAAAAJw/OsZcO6OpmRA/s72-c/art_12228.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-7718473173122410017</id><published>2010-08-28T17:51:00.002+07:00</published><updated>2010-08-28T17:51:39.330+07:00</updated><title type='text'>Terbunuh Oleh Cinta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/THjqNRpra-I/AAAAAAAAAJg/C2G871qVM_Y/s1600/Broken_Heart.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 291px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/THjqNRpra-I/AAAAAAAAAJg/C2G871qVM_Y/s320/Broken_Heart.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5510411657885215714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Reivan berbicara dalam hatinya sendiri,"Buat apa kita bicara cinta jika kita tidak tahu arti cinta sebenarnya." Terus saja Reivan bertanya-tanya hal itu pada dirinya sendiri. bagi Reivan terlalu banyak orang yang mengatakan cinta adalah sesuatu yang indah dan diharapkan banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi bagi Reivan hal itu tidak berlaku, dia tidak merasakan indahnya mencintai dan dicintai. Dia tidak tahu apa arti sebenarnya cinta, "Tidak ada orang yang bisa benar-benar paham dan mengerti akan cinta!!"Marahnya dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reivan dalam percintaannya selalu mendapatkan pengalaman yang buruk, hidupnya justru hancur karena cinta. Dia tidak percaya lagi akan cinta. Reivan menjadi seperti itu setelah dia dikhianati oleh kekasihnya sendiri, tanpa alasan yang jelas kekasihnya pergi begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengorbanan, perhatian, dan segalanya telah diberikan oleh Reivan tetapi balasan yang di dapat hanyalah kepahitan. Reivan selalu berusaha mencintai apa yang dimilikinya dan mempertahankannya sekuat tenaga bahkan bila harus mati dia akan mempertahankan cintanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang semua itu percuma bagi Reivan, tidak ada yang bisa lagi untuk dipertahankan, hidupnya sekarang kacau dan dia hanya bisa merenung dan bertanya-tanya dalam hati mengapa semua ini terjadi dan mengapa hal-hal indah yang ada di cinta tidak dia rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak ada yang namanya kesetiaan di dunia ini, kata setia hanya ada di dongeng!"Marahnya lagi dalam hati.Reivan ditinggal pergi oleh kekasihnya dan kekasihnya dengan teganya dan dengan mudahya mencari pengganti baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reivan sangat kecewa karena kekasihnya selalu berkata akan setia selamanya dan tidak akan pernah bosan untuk mencintai. "Tidak ada orang yang tidak mengalami kebosanan dalam percintaan,tidak mungkin ada!!" Gerutunya lagi dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa sih arti cinta?Mengapa harus ada cinta?Mengapa cinta itu menyakitkan?Mana kata orang yang berkata cinta itu indah??"kekecewaan Reivan terus muncul dan dia hatinya terus merasa kesakitan akan perih yang dirasakannya saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seakan tidak kuat lagi "Lebih baik aku mengakhiri hidupku sekarang dari pada aku pelan-pelan mati karena cinta!!"Reivan berpikiran untuk mengakhiri hidupnya karena tidak kuat akan sakit yang dirasakan. Di saat dia butuh seseorang untuk membantunya bangkit ternyata tidak ada orang yang bisa membantunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reivan hanya terus merenung dan merenung dan selalu berpikir akan arti cinta. Reivan benar-benar terpuruk dan menderita akan cinta. Sakit hati yang dirasakannya saat ini akan membunuhnya pelan-pelan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam otak Reivan yang ada hanya kenangan buruk tentang cinta. Semua kenangan-kenangan indah akan cinta yang pernah ia alami selama ini dengan kekasihnya hilang semua. Semua kenangan indah itu sudah tertutup oleh kelamnya kenangan buruk yang ia rasakan saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hatinya sudah menjadi hitam dan gelap yang semakin lama semakin mengeras. Tidak ada yang bisa meluluhkan hati Reivan lagi, Hatinya sudah sangat keras dan terluka akan cinta. Saat ini tidak ada kata cinta dalam otak maupun hatinya, semua itu sudah terkubur dalam-dalam dan sudah mengeras dan terus mengeras. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya keajaiban cinta mungkin yang bisa mengembalikan hati Reivan seperti sedia kala, meluluhkan kembali hati Reivan yang sudah mengeras, mengembalikan ingatan akan kenangan indah dengan cinta, dan membangkitkan Reivan dari sakit hatinya agar dia bisa kembali menikmati dan merasakan  indahnya cinta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-7718473173122410017?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/7718473173122410017/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/08/terbunuh-oleh-cinta.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/7718473173122410017'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/7718473173122410017'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/08/terbunuh-oleh-cinta.html' title='Terbunuh Oleh Cinta'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/THjqNRpra-I/AAAAAAAAAJg/C2G871qVM_Y/s72-c/Broken_Heart.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-3238138304214432298</id><published>2010-08-27T16:37:00.001+07:00</published><updated>2010-08-27T16:39:43.638+07:00</updated><title type='text'>Membuat Nyaman Akan Diri Sendiri</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/THeH1YMx9tI/AAAAAAAAAJI/xdnXiSAsM4E/s1600/be-your-self.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 258px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/THeH1YMx9tI/AAAAAAAAAJI/xdnXiSAsM4E/s320/be-your-self.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5510022020209964754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Selalu saja Ryan merasa bahwa perjalanan hidup dan perjalanan cintanya tidak selalu baik. Di saat dia mencoba menjalin hubungan dengan teman baru selalu saja menemui banyak hambatan. Ryan memang seorang yang tidak banyak bicara, dia hanya bicara saat dia sedang butuh dan saat memang waktunya untuk bicara. Ryan lebih senang menulis kata-katanya dari pada harus membicarakan kata-kata yang akan keluar dari mulutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah suatu kali Ryan menjalin sebuah hubungan dengan seorang perempuan bernama Gaby. Ryan selalu berusaha menjadi yang terbaik bagi Gaby, dia selalu berkorban apa saja, selalu memberi perhatian dan selalu baik pada Gaby. Tetapi memang perjalanan hidup Ryan begitu sulit Gaby dengan mudahnya meninggalkan Ryan begitu saja tanpa alasan yang jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakit hati memang Ryan tetapi yang baik dari Ryan adalah dia selalu bisa menerima hal-hal buruk yang menimpanya. Dia berprinsip bahwa semua yang dialaminya adalah jalan terbaik yang diberikan Tuhan padanya walaupun itu hal buruk sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak tidak lagi punya kekasih Ryan memutuskan untuk tidak lagi menjalin percintaan untuk sementara waktu, dia trauma dengan yang namanya cinta. Hidupnya sekarang dia isi dengan hal-hal yang lain yang menurutnya bisa menjadi tempat untuk menjadi diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ryan bisa menjadi diri sendiri saat dia sedang menulis entah dia menulis puisi ataupun menulis cerita-cerita pengalamannya sendiri. Melalui kata-kata dia bisa menjadi dirinya sendiri. Pengalaman-pengalaman pahit yang ia alami tentang percintaan dan tentang menjalin hubungan dengan perempuan dia ceritakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam setiap tulisan yang ia buat dia tidak pernah sama sekali marah akan kejadian atau pengalaman buruk yang ia alami. Dia lebih senang menulis dari pada berbicara atau mencurahkan isi hatinya kepada temannya. Ryan lebih memilih untuk mencurahkan hatinya melalui tulisan yang ia buat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menulis Ryan selalu berusaha untuk bersikap bijak, setiap kejadian buruk yang ia alami dia selalu mengambil hikmah dan memberikan pesan agar nantinya bagi siapa saja yang membacanya tidak mengalami apa yang Ryan alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang Ryan menjadi diri sendiri saat dia menulis, tentu hal ini akan membuat orang lain tidak menyangka bahwa Ryan adalah orang yang bijaksana. Setiap tulisan yang dibuat Ryan selalu memberikan motivasi dan semangat bagi yang membacanya. Ryan lebih senang orang lain melihat dirinya melalui tulisan karena dia sudah merasa sulit untuk menjalin hubungan dengan orang lain dan karena Ryan memang seorang yang pendiam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ryan tentunya merasa nyaman dengan apa yang ia jalani sekarang ini karena dia lebih bisa menjadi diri sendiri. Memang dalam diri seseorang yang menentukan dia bisa menjadi sukses atau tidak ataupun menjadi orang yang baik adalah orang itu bisa nyaman dengan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mudah memang mencari kenyamanan pada diri sendiri. Pada diri Ryan, Ryan memang lebih suka menjadi pendiam dan lebih senang menjadi diri sendiri saat menulis. Ryan menjadi seperti itu karena dia merasa tidak nyaman jika harus berhubungan dengan orang lain karena dia juga pernah punya pengalaman pahit dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun itu Ryan bisa nyaman dengan dirinya sekarang karena itu memang yang terpenting dalam hidup ini, kita bisa menjadi baik dan menjadi sukses jika kita sudah bisa merasa nyaman akan diri kita sendiri.Jadilah diri kita sendiri dan berusahalah untuk senyaman mungkin dengan apa yang kita miliki dan dengan apa yang lakukan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-3238138304214432298?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/3238138304214432298/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/08/membuat-nyaman-akan-diri-sendiri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/3238138304214432298'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/3238138304214432298'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/08/membuat-nyaman-akan-diri-sendiri.html' title='Membuat Nyaman Akan Diri Sendiri'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/THeH1YMx9tI/AAAAAAAAAJI/xdnXiSAsM4E/s72-c/be-your-self.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-375832181969828003</id><published>2010-08-26T13:18:00.001+07:00</published><updated>2010-08-26T13:18:47.769+07:00</updated><title type='text'>Selalu Saja Menghambat</title><content type='html'>Banyak sekali hambatan seseorang untuk menjadi maju dan berhasil dalam kehidupan. Ada dua hal yang menjadi hambatan utama seseorang dalam mencapai kesuksessannya. Yang pertama adalah ketakutan, ketakutan akan banyak hal misalnya ketakutan untuk mencoba hal baru dan melakukan sesuatu. Ketakutan akan resiko yang ada jika kita mengambil sebuah keputusan dan masih banyak lagi ketakutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketakutan itu justru akan menghantui kita terus menerus jika kita tidak terbiasa menghadapi ketakutan itu. Orang-orang yang sukses berhasil mengalahkan ketakutan mereka sendiri, mereka berani untuk melakukan sesuatu dan berani untuk mencoba hal baru tetapi tentunya mereka sudah berpikir akan resiko yang ada. Mereka menimbang-nimbang resiko yang ada dan bukan takut dengan resiko yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal pertama yang harus dilakukan untuk mencapai kesuksesan memang dengan mengalahkan rasa takut yang ada pada diri kita sendiri. Segala sesuatunya harus kita pikirkan dan yang terpenting hilangkan rasa takut dalam mencoba sesuatu yang baru karena jika tidak itu akan menghambat kita dalam mencapai kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal kedua yang menjadi hambatan kita adalah kekhawatiran, ini berbeda dengan ketakutan. Kekhawatiran akan menghambat kita saat kita sedang berproses untuk menjadi maju. Di saat kita sudah melakukan sesuatu kita khawatir jika apa yang kita lakukan tidak benar dan salah. Hal itu tentunya menghambat kita karena dalam berproses kita akan menjadi lambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita juga khawatir akan hasil yang ada nanti apakah itu bagus atau tidak sehingga dalam melakukan sesuatu kita tidak bisa berusaha dengan maksimal. Kita melakukan setengah-setengah karena kita dihantui oleh kekhawatiran kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hal yang menghambat kita ini memang saling berhubungan. Awalnya kita takut untuk mencoba sesuatu dan melakukan hal baru. Setelah kita bisa mengalahkan rasa takut itu ternyata kita khawatir akan proses yang telah kita lakukan apakah itu benar atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mudah memang untuk bisa mengalahkan rasa takut dan rasa khawatir kita, yang perlu kita lakukan adalah mencoba untuk mengalahkan itu dan membiasakan diri untuk berani dan tidak khawatir dengan apa yang kita lakukan selama itu bisa menjadikan kita lebih maju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak perlu takut mencoba hal-hal baru dan tidak perlu khawatir dalam melakukan sesuatu, semakin kita banyak mencoba hal baru maka kita akan kaya akan pengalaman dan hidup kita akan semakin baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-375832181969828003?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/375832181969828003/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/08/selalu-saja-menghambat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/375832181969828003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/375832181969828003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/08/selalu-saja-menghambat.html' title='Selalu Saja Menghambat'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-7652002708956451301</id><published>2010-07-04T19:00:00.001+07:00</published><updated>2010-07-04T19:03:39.961+07:00</updated><title type='text'>Belajar Dari Mimpi</title><content type='html'>Seorang remaja bernama Dias sedang berusaha mencari jati diri dan sedang belajar dalam menjalani kehidupannya. Dias hanyalah seorang yang biasa dan dia memiliki kehidupan yang biasa juga. Walaupun begitu ada hal yang membedakannya dengan orang lain, dia sering bermimpi dan berkahayal tentang apa saja yang diinginkannya di masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-harinya dilalui dengan hal-hal yang biasa dan kegiatan-kegiatan yang biasa pula. Hal yang paling disenanginya adalah saat ia bermimpi sesuatu,dia selalu memimpikan hal-hal yang luar biasa jika sedah dewasa nanti. Dia selalu bermimpi mempunyai banyak mobil, banyak rumah, mempunyai berbagai macam usaha, memimpin banyak perusahaan, menciptakan suatu alat atau teknologi baru, dan hal lainnya yang begitu menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermimpi bagi Dias memang sudah menjadi kebiasaannya tetapi hal itu tidak menjadikannya orang yang malas karena hanya bermimpi. Justru dengan mimpi-mimpi yang selalu ia impikan setiap hari dia selalu banyak belajar dan dia selalu optimis bahwa jika sudah dewasa nanti dia akan menjadi orang sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari mimpi Dias banyak belajar, seperti misalnya saat dia bermimpi jika dia sudah dewasa dia ingin memiliki restaurant sendiri dan meraih banyak untung dari restaurantnya. Dari mimpi itu Dias membaca buku tentang cara berwirausaha dan dia membaca-baca juga dari internet tentang bagaimana membuat suatu usaha. dari situ Dias belajar hal yang baru yang belum pernah dia pelajari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula dengan mimpi-mimpi lain Dias, dia selalu penasaran bagaimana caranya agar bisa meraih mimpi itu, dari rasa penasaran itu lah Dias belajar banyak hal baik dari internet maupun dari buku. Mimpinya pun tidak selalu sama, dia selalu mempunyai banyak mimpi yang ingin dicapai tetapi tentunya Dias juga sadar bahwa dia tidak bisa menggapai semua mimpi-mimpinya karena harus ada beberapa mimpi saja yang bisa diraihnya. Bagi Dias hal itu tidak masalah karena bermimpi setiap hari dilakukannya juga untuk mengisi waktu luang dan dari mimpi itu dia akan belajar banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebuah kisah tentang seorang remaja yang hobinya ternyata bermimpi tentang banyak hal dan dari mimpinya ternyata selalu menimbulkan rasa penasaran dan membuatnya untuk selalu belajar dan belajar terus menerus. Jadi tidak ada salahnya kita memiliki kebiasaan untuk bermimpi asalkan kita tidak hanya larut dalam mimpi kita dan menjadi malas-malasan. Sebaliknya kita harus menjadikan mimpi kita sebagai alat yang selalu memotivasi kita untuk terus belajar dan terus berusaha dalam menjalani hidup kita karena hidup berawal dari mimpi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-7652002708956451301?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/7652002708956451301/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/07/belajar-dari-mimpi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/7652002708956451301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/7652002708956451301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/07/belajar-dari-mimpi.html' title='Belajar Dari Mimpi'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-2679090416312644809</id><published>2010-06-07T08:21:00.000+07:00</published><updated>2010-06-07T08:35:42.671+07:00</updated><title type='text'>Lihatlah Dari Sudut Lain</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TAxM5lIY98I/AAAAAAAAAIg/WUihO2xQEiM/s1600/DirectorCartoon.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 260px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TAxM5lIY98I/AAAAAAAAAIg/WUihO2xQEiM/s320/DirectorCartoon.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5479839398706608066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seorang sutradara bisa menilai hasil karyanya sendiri baik atau tidak jika dia melihatnya dari sudut pandang seorang penonton dan begitu pula kehidupan kita bisa menilai hidup kita sudah baik atau belum jika kita bisa melihat kualitas hidup kita dari sudut pandang orang lain". Memang begitu cara kita menilai diri kita sendiri, selain kita bisa berefleksi terhadap diri kita sendiri, kita juga bisa menilai dengan kita melihat diri kita sendiri dari sudut pandang orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hal yang kita lakukan kita lihat dari sudut pandang orang lain apakah itu baik atau tidak. Tidak mudah memang untuk menilai diri kita sendiri, yang harus kita lakukan adalah membiasakan untuk menilai diri kita sendiri. Kita bisa melihat diri kita sendiri dari sudut pandang orang lain, lihatlah diri kita dari sudut pandang orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita akan mudah untuk menilai orang lain tetapi sulit menilai diri sendiri. Berusahalah untuk menjadi sutradara yang menilai filmnya dari sudut pandang penonton. Sang sutradara menilai dengan menghilangkan semua kemampuannya dalam dunia perfilman dan dia hanya menjadi seorang biasa yang menyukai film karena dengan begitu dia akan bisa menilai film itu baik atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah kehidupan kita bisa menilai diri kita sendiri dengan kita melihat diri kita sendiri dari sudut pandang orang lain. Kita melihat sendiri setiap perbuatan yang kita lakukan dan kita berpikir apakah perbuatan itu baik jika orang lain yang menerimanya. Menilai diri sangatlah penting karena akan membantu kita untuk bisa masuk ke dalam masyarakat dan untuk mudah bergaul yang itu akan membantu kita meraih kesuksesan kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-2679090416312644809?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/2679090416312644809/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/06/lihatlah-dari-sudut-lain.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/2679090416312644809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/2679090416312644809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/06/lihatlah-dari-sudut-lain.html' title='Lihatlah Dari Sudut Lain'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TAxM5lIY98I/AAAAAAAAAIg/WUihO2xQEiM/s72-c/DirectorCartoon.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-2908120015239079602</id><published>2010-04-15T16:32:00.000+07:00</published><updated>2010-04-15T16:33:32.954+07:00</updated><title type='text'>Hidup di Banyak Pilihan</title><content type='html'>Hidup bisa dikatakan adalah suatu seni untuk memilih. Dalam setiap waktu kita dihadapkan pada banyak pilihan. Dari hal-hal kecil saja misalnya, saat bangun tidur kita dihadapkan pilihan mau langsung mandi atau sarapan atau olah raga pagi terlebih dahulu. Banyak hal baik maupun buruk yang ada jika kita menentukan suatu pilihan. Misalnya kita memilih untuk langsung mandi, hal yang baik adalah kita menjadi segar, tetapi ada hal buruknya juga karena kita tidak memlih olah raga dan itu tidak menyehatkan kita. Begitu juga pilihan-pilihan lain yang memliki konsekuensinya masing-masing. Tinggal bagaimana kita memilih sesuatu yang benar-benar baik  bagi kita. Kita diberikan kebebasan oleh Tuhan untuk mennetukan jalan hidup kita, untuk membuat suatu pilihan yang itu akan menentukan masa depan kita. Yang harus kita lakukan adalah menggunakan secara bijak kebebasan yang kita punya itu agar  kita tidak menyesal nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita sudah salah pilih maka memang penyesalan yang akan datang, pikirkanlah baik-baik apa yang akan kita pilih nanti karena itu akan menentukan kita untuk ke depannya akankan kita menjadi orang yang lebih baik atau kita akan menjadi orang yang buruk. Yang lebih penting lagi kita jangan hanya ikut-ikut orang lain saja, jika orang lain memilih ini maka kita ikut memlih itu. Memang untuk ikut-ikut tidaklah masalah tetapi jika itu menjadi kebiasaan kita dan tidak berpikir saat kita akan mengikuti orang lain maka itu akan merugikan diri kita sendiri. Untuk berpikir resiko-resiko apa saja yang akan kita dapat jika kita menentukan sebuah pilihan sering membuat kita malas, kita malas berpikir untuk itu. Kita biasanya lebih senang untuk mencari gampangnya saja, memilih hal-hal yang mudah untuk dilakukan. Hal itu tentunya tidak baik bagi kita, kita harus membiasakan untuk berpikir resiko-resiko yang ada dalam suatu pilihan agar kita benar-benar tidak salah dalam memilih dan pilihan itu benar-benar tepat bagi kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang kita juga tidak sadar bahwa setiap hal yang kita lakukan adalah sebuah pilihan yang harus kita hadapi, kita jalani begitu saja tanpa memlih apa-apa dan kita ikut saja dengan arus kehidupan yang kita lalui. Misalnya setiap hari kita dihadapkan pada pilihan yang sering tidak kita sadari, akan menjadi malas atau menjadi bersemangat hari ini yang kita jalani?Itulah dua pilihan yang sering kita hadapi dan kita sering tidak sadar bahwa itu adalah sebuah pilihan. Kita harus benar-benar sadar bahwa setiap jalan hidup yang kita lalui itu adalah pilihan-pilihan yang harus kita pilih dengan bijak dan jangan sampai setiap pilihan yang kita pilih hanya membuahkan penyesalan bagi kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-2908120015239079602?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/2908120015239079602/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/04/hidup-di-banyak-pilihan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/2908120015239079602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/2908120015239079602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/04/hidup-di-banyak-pilihan.html' title='Hidup di Banyak Pilihan'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-4514722635940696874</id><published>2010-03-20T08:46:00.000+07:00</published><updated>2010-03-20T08:48:31.681+07:00</updated><title type='text'>Pak Adi Curhat di Kelas</title><content type='html'>“Selamat pagi anak-anak!”Sapa Pak Adi pada murid-muridnya dengan senyuman hangat pagi itu. Pak Adi adalah guru baru pelajaran matematika kelas X di sebuah SMA swasta, sebut saja SMA Vicente, baru beberapa bulan saja Pak Adi mengajar di SMA itu . “Oke, sekarang buka bukunya halaman 32!”Perintah Pak Adi sambil membuka bukunya juga. Mulailah Pak Adi menjelaskan materi yang ada di situ pada murid-muridnya. Di sela-sela memberi penjelasan Pak Adi bercerita sesuatu. “Bapak kasi cerita sebentar ya!”Pak Adi siap bercerita sebentar pada murid-muridnya agar murid-muridnya tidak bosan. “Asiikkk!”Kata seluruh murid secara serentak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Pak Adi mulai bercerita dan ternyata yang diceritakan adalah tentang guru matematika lain yang bernama Bu Ani. “Bu Ani kalau mengajar tu sukanya teriak-teriak.”Kata Pak Adi, “Betul itu Pak!”Belum selesai cerita murid-murid sudah menyela. Memang benar Bu Ani kalau mengajar matematika seperti orang marah-marah dan itu menyebabkan murid-murid juga tidak bisa tenang dalam belajar. Di kelas X ini memang ada 2 guru matematika dan mengajar bergantian. “Seharusnya saya saja yang mengajar matematika sendiri di kelas X ini, saya dinilai oleh kepala sekolah belum mampu untuk mengajar sendiri, jadi ya begini, mengajar bergantian.”Kata Pak Adi dengan nada agak kecewa. Pak Adi curhat dengan murid-muridnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gara-gara masalah itu Pak Adi dan Bu Ani sering adu mulut di ruang guru karena Pak Adi juga tidak terima hanya mengajar sebentar saja. Selain itu Bu Ani juga sikapnya tidak baik terhadap guru lain sehingga itu semakin menyebabkan Pak Adi membencinya. Tidak jarang memang Pak Adi menjelek-jelekkan Bu Ani. “Saya sebenarnya tidak terlalu suka dengan Bu Ani, tetapi saya juga tidak berani bicara langsung dengan Bu Ani untuk membcirakan ketidaksukaan saya.”Kata Pak Adi. “Hahaha!”Tawa salah seorang murid bernama Andre. “Ada-ada saja Pak Adi itu, masih aja kaya anak kecil.”Kata Andre pada Pak Adi sambil terheran-heran juga. Guru ternyata bisa bermusuhan seperti itu dan sama seperti murid-muridnya sendiri. Pak Adi terus bercerita dan curhat pada murid-muridnya tentang BU Ani. Yang diceritakan Pak Adi selalu saja hal-hal jelek dari Bu Ani. Banyak murid yang memang setuju dengan apa yang diceritakan Pak Adi tentang kejelekan Bu Ani. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Sudahlah Pak, bicara saja dengan Bu Ani, siapa tahu saja Bapak jadi suka dengan Bu Ani.”Celoteh salah satu murid. Muncuil saran seperti itu dari murid-murid Pak Adi. “Ya mungkin saya pikir-pikir dulu.”Jawab Pak Adi pada muridnya. Ternyata murid-murid Pak Adi berharap mereka berdua bisa berdamai dan tidak terjadi permusuhan lagi. “Krriiinggg!!”Bel istirahat berbunyi dan tidak terasa Pak Adi bercerita sampai jam istirahat. Itulah Pak Adi sudah tahu jam mengajarnya sedikit malah dia bercerita dan tidak memberikan pelajaran. Sungguh benar-benar tidak bisa memanfaatkan waktu yang ada.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-4514722635940696874?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/4514722635940696874/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/03/pak-adi-curhat-di-kelas.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/4514722635940696874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/4514722635940696874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/03/pak-adi-curhat-di-kelas.html' title='Pak Adi Curhat di Kelas'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-7215693726850541652</id><published>2010-03-20T08:44:00.000+07:00</published><updated>2010-03-20T08:45:54.220+07:00</updated><title type='text'>Gampang Ah.!!</title><content type='html'>“Hey Bayu, udah belajar  buat ulangan besok belum?”Tanya Helen pada Bayu lewat SMS. Helen dan Bayu merupakan teman sekelas dan memang sudah merupakan kebiasaan Heln untuk bertanya dan mengingatkan BAyu untuk belajar karena mereka berdua merupakan teman baik. Saat ini Bayu dan Helen duduk di kelas XII di salah satu SMA favorit di kotanya. “belum, bahannya banyak ga?”JAwab Bayu sambil mengetikkan kata-kata itu di HP nya dan mengirimya pada Helen. “Lumayan banyak.”Jawab Helen. “Wah ga usah belajar ah, malas, paling nanti juga ada ulangan perbaikan, waktu ulangan perbaikan aja aku belajarnya”Kata Bayu dengan menggampangkan ulangan besok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Helen pun terus membujuk Bayu untuk belajar melalui SMS. Helen pun akhirnya tidak bisa berbuat apa-apa karena BAyu tetap tidak belajar dan memilih menggampangkan ulang besok dan hanya berharap pada ulangan perbaikan. Mereka berdua pun menyudahi SMS dan Helen segera belajar. “Nonton televise aja ah!”Kata Bayu dalam hati. Bayu memutuskan untuk menonton televise sambil tiduran karena Bayu sudah sedikit mengantuk. “Ulangan perbaikan nanti aku harus belajar dengan giat!”Niat Bayu yang sangat yakin bahwa ada ulangan perbaikan dan tidak belajar untuk ulangan besok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat kemudian Bayu tertidur dengan televisi masih menyala sampai pagi. Hari itu adalah hari ulangan dan Bayu segera berangkat ke sekolah. “Gimana udah belajar belum?”Tanya Helen pagi itu di kelas sambil berharap Bayu sudah belajar. “Belum lah, kemarin aku langsung tidur”Jawab Bayu dengan semangat. Bukannya takut nilai ulangannya jelek tetapi malah BAyu bersemangan hari itu. “Gimana sih kamu?Yaudalah terserah, ,moga-moga aja nilai kamu ga jelek-jelek amat.”Kata Helen dengan kecewa. &lt;br /&gt;Ulangan pun segera dimulai dan Bayu tidak bisa mengerjakan apa-apa karena dia semalam tidak belajar. Tetapi masih terlihat tenang si BAyu dan berharap teman-teman yang lain mendapat nilai jelek agar ada ulangan perbaikan. Bayu juga yakin teman-temannya tidak bisa mengerjakan ulangan sehingga dia semakin yakin ada ulangan perbaikan. “Wah, ada ulangan perbaikan ni!”Kata Bayu dalam hati dengan yakin. Bayu begitu yakin padahal ulangan teman-teman Bayu belum dinilai dan selesai mengerjakan pun belum. “Aku jawab asal-asalan ah!”kata Bayu sambil mulai mengerjakan dengan menjawabnya asal-asalan. “Selesai juga nih!”Kata Bayu dengan senang dan puas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“oke anak-anak, dikumpulin, waktu sudah habis!”Kata Guru yang menjaga ulangan pagi itu. Kertas ulangan pun segera dikumpul dan Bayu segera keluar kelas untuk istirahat tentunya dengan tetap semangat walaupun tidak bisa mengerjakan. &lt;br /&gt;Keesokan harinya ulangan dibagi dan ternyata yang mendapatkan nilai jelek hanya Bayu. Teman-teman lainnya mendapatkan nilai yang bagus sehingga tidak ada ulangan perbaikan. “wah sial banget nih!!”Gerutu Bayu dalam hati. &lt;br /&gt;Itulah akibatnya jika terlalu menggampangkan sesuatu dan akibat dari kemalasan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-7215693726850541652?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/7215693726850541652/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/03/gampang-ah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/7215693726850541652'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/7215693726850541652'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/03/gampang-ah.html' title='Gampang Ah.!!'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-5466445164990746590</id><published>2010-01-04T20:02:00.000+07:00</published><updated>2010-01-04T20:04:09.965+07:00</updated><title type='text'>Bukan Masalah Tetapi Karunia</title><content type='html'>Kehidupan bukan saja masalah yang harus diselesaikan tetapi merupakan karunia yang harus dinikmati. Itu mungkin kata-kata yang bisa membantu kita agar tidak selalu mengeluh menjalani kehidupan kita. Jika kita sedang dalam masalah, kita akan bertanya pada Tuhan, Mengapa harus begini? Pertanyaan itu sering muncul juga jika kita tidak pernah bersyukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang dalam hidup kita pasti dihadapkan pasti suatu masalah. Tetapi kita jangan hanya terpaku pada masalah yang kita hadapi saja karena itu bisa membuat kita hanya mengeluh saja. Ingat hidup bukan hanya masalah yang harus dihadapi. Kita juga perlu menikmati karunia yang diberikan pada Tuhan karena kita bisa hidup seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kita bisa menikmati karunia yang diberikan dengan bersyukur maka masalah yang kita hadapi akan menjadi lebih mudah bagi kita. Walaupun begitu sebenarnya masalah yang sering dialami adalah masalah ekonomi. Terkadang kita merasa kekurangan lalu mengeluh, selain itu kita terkadang merasa tidak puas dengan yang kita miliki lalu mengeluh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sudah punya mobil misalnya, lalu kita ingin punya mobil yang lebih mewah lagi. Dengan kita bersikap seperti itu maka masalah akan datang pada kita dan kita akan sulit untuk bisa hidup bahagia. Kita harus bersyukur dengan apa yang kita miliki. Masalah akan datang jika kita tidak bisa menikmati karunia yang sudah diberikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang untuk bisa menikmati karunia yang sudah dimiliki tidaklah mudah, kita harus bisa menerima diri kita sendiri apa adanya. Tetapi tidak ada salahnya kita mencoba karena itu bisa menjadikan hidup kita menjadi lebih bahagia. Selain itu masalah-masalah yang datang pada kita akan lebih mudah untuk diselesaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang diberikan karunia oleh Tuhan tidak ada yang buruk. Semuanya pasti diberikan yang baik, tinggal bagaimana saja kita untuk bisa menerima dan bisa memanfaatkan karunia yang diberikan. Dengan kita bersikap seperti itu maka kita akan bisa menikmati karunia yang diberikan dan bisa menjadikan hidup kita lebih bahagia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi ingat bahwa hidup itu bukan hanya masalah yang harus diselesaikan melainkan karunia yang harus dinikmati.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-5466445164990746590?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/5466445164990746590/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/01/bukan-masalah-tetapi-karunia.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/5466445164990746590'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/5466445164990746590'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/01/bukan-masalah-tetapi-karunia.html' title='Bukan Masalah Tetapi Karunia'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-3894827004148122909</id><published>2010-01-01T19:43:00.000+07:00</published><updated>2010-01-01T19:45:29.846+07:00</updated><title type='text'>Kekuatan Kata-Kata</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/Sz3uUHOpMtI/AAAAAAAAAIQ/EmjQ2xK6W0A/s1600-h/the-power-of-words.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 256px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/Sz3uUHOpMtI/AAAAAAAAAIQ/EmjQ2xK6W0A/s320/the-power-of-words.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5421751555729208018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata memang sesuatu yang sangat luar biasa, hanya dengan kata-kata seseorang bisa mengubah hidupnya. Kekuatan kata-kata memang begitu hebat, dari seseorang yang biasa saja bisa menjadi seseorang yang luar biasa hanya dengan kata-kata. Banyak orang sukses yang hanya mengandalkan kekuatan kata-kata untuk menjadikan hidupnya sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk bisa menjadikan kata-kata menjadi sesuatu yang luar biasa bagi kita dan bisa merubah hidup kita menjadi lebih baik kita perlu pandai dalam merangkai kata. Selain itu kita perlu untuk belajar memilih kata-kata yang baik. Kita juga tidak bisa memakai kata-kata yang tidak baik dalam perjalanan merubah hidup kita menjadi lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang bisa dilakukan oleh kata-kata. Seseorang yang sedang putus asa maupun sedang dilanda kesulitan dalam hidupnya bisa bangkit kembali dan bisa keluar dari masalahnya hanya dengan kata-kata dari diri sendiri maupun orang lain. Jika memang kita bisa merangkai kata-kata yang baik bagi diri kita sendiri maka kita tidak perlu mendengarkan kata-kata orang lain, kita bisa memotivasi diri kita sendiri dengan perkataan dari diri kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata yang diucapkan oleh orang lain pada kita seharusnya juga patut kita dengarkan. Jika baik dengarkanlah dan resapi tetapi jika jelek buang saja kata-kata itu jauh dari pikiran kita. Seorang motivator hanya membutuhkan kata-kata untuk bisa membuat orang lain menjadi lebih bersemangat dalam hidup, menjadikan orang yang sedang menyerah kembali bangkit, menjadikan orang biasa menjadi luar biasa, serta mengubah hidup seseorang menjadi lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika memang kita tidak selalu bisa mendengarkan kata-kata dari para motivator yang membangkitkan semangat hidup kita yang harus kita lakukan adalah bagaimana kita bisa menjadi motivator bagi diri kita sendiri. hal itu jauh lebih baik karena setiap saat kita bisa membangkitkan semangat diri kita sendiri saat kita sedang malas menjalani hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita hanya perlu pandai dalam merangkai dan memilih kata-kata yang baik bagi kita dan yang dapat memotivasi bagi kita. Dengan begitu hanya dengan kata-kata kita bisa hidup lebih baik karena kita bisa bersemangat karenanya, kita bisa bekerja keras karenanya, dan bahkan kita bisa merubah hidup orang lain menjadi lebih baik. Jadi pergunakanlah kata-kata dengan baik dan lebih baik lagi jika kita mempergunakannya untuk merubah hidup diri kita sendiri dan orang lain menjadi lebih baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-3894827004148122909?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/3894827004148122909/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/01/kekuatan-kata-kata.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/3894827004148122909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/3894827004148122909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2010/01/kekuatan-kata-kata.html' title='Kekuatan Kata-Kata'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/Sz3uUHOpMtI/AAAAAAAAAIQ/EmjQ2xK6W0A/s72-c/the-power-of-words.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-768673452149658754</id><published>2009-12-25T12:53:00.000+07:00</published><updated>2009-12-25T13:00:33.450+07:00</updated><title type='text'>Lamunan di Tengah Kesendirian</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SzRU7YE18uI/AAAAAAAAAII/PIvVt-TspZw/s1600-h/stres.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 191px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SzRU7YE18uI/AAAAAAAAAII/PIvVt-TspZw/s320/stres.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5419049630685328098" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Melamun, itulah pekerjaan yang Dika lakukan saat dia sedang sendiri. Hidup yang dijalani Dika tidaklah mudah, banyak beban hidup yang harus ia tanggung dan banyak masalah yang harus dia hadapi sendiri. Terkadang orang-orang di sekitarnya membantu tetapi lebih sering Dika menghadapi masalah-masalahnya seorang diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat Dika tidak mampu lagi menanggung beban hidupnya justru tidak ada yang mendukung dia untuk tetap bisa bersemangat menjalani hidup ini. Hiburan dan penyemangatnya hanyalah lamunan dan impian-impian yang sering dia impikan saat sedang sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat banyak masalah yang menimpanya dan tidak ada yang membantu Dika memlih untuk menyendiri dan melamun. Di dalam lamunannya Dika membayangkan hal-hal yang menyenangkan baginya, dia memimpikan hal-hal besar yang bisa membahagiakannya. Dia memang merasa senang saat dia melamun, dia merasa bahagia dan beban hidupnya sedikit menjadi lebih ringan. Walaupun begitu Dika tetap ingat bahwa itu hanya impian belaka, itu hanya angan-angan saja. Dia tidak boleh larut dalam impian yang ada di benaknya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang boleh dia melamun dan membayangkan hal-hal menyenangkan untuk menghiburnya tetapi jangan sampai dia terlena oleh lamunan itu dan justru dia tidak melakukan apa-apa untuk mendapat kebahagiaan sesungguhnya dan bukan kebahagiaan semu. Dika juga sering membayangkan banyak orang yang mendukungnya dalam menjalani hidup  ini dan dalam mencapai kebahagiaan. Dika berharap lamunannya itu dapat menjadi kenyataan dan akhirnya dia bisa hidup bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang perjuangan hidup Dika sangatlah sulit, dia harus berusaha sendiri dia saat dia sedang ada masalah, di saat dia sedang terbebani dalam hidupnya. Hanya lamunan dan hanya impiannya saja lah yang mampu menghibur dan membantunya tetap bertahan menjalani hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sepenggal kisah yang mungkin bisa menjadikan kita jangan putus asa jika kita ada dalam kesendirian. Kita harus yakin bahwa kita tidak mungkin ada dalam kesendirian dalam waktu yang lama, percaya bahwa orang-orang di sekitar kita akan ada untuk kita dan mendukung kita dalam mencapai kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita boleh saja melamun dan membayangkan hal-hal yang menyenangkan bagi kita yang itu mungkin menjadi hiburan bagi kita sendiri, tetapi ingat kita jangan hanya melamun dan kita harus tetap berusaha menjalani hidup ini walaupun sulit. Berusahalah dengan baik menjalani hidup ini dengan baik, lakukan yang terbaik dan hadapi masalah yang ada dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lamunan-lamunan yang kita lakukan mungkin hanya sebagai penghibur kita di kala sendiri, tetapi kita harus tetap ingat bahwa ada orang di sekitar kita yang mendukung kita untuk mencapai kebahagiaan kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-768673452149658754?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/768673452149658754/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/12/lamunan-di-tengah-kesendirian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/768673452149658754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/768673452149658754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/12/lamunan-di-tengah-kesendirian.html' title='Lamunan di Tengah Kesendirian'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SzRU7YE18uI/AAAAAAAAAII/PIvVt-TspZw/s72-c/stres.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-4769966725044893344</id><published>2009-12-24T17:33:00.000+07:00</published><updated>2009-12-24T17:37:22.191+07:00</updated><title type='text'>Bukan Hasilnya Tetapi Usahanya</title><content type='html'>Banyak dari kita yang hanya memikirkan hasil dari sesuatu yang kita kerjakan tanpa memaknai usaha yang kita lakukan untuk mencapai hasil itu. Terkadang kita berpikir hasilnya kira-kira bagus atau tidak ya, disukai atau tidak ya. Jika kita berpikir seperti itu maka usaha yang kita lakukan tidak bisa maksimal, yang pertama kita lakukan dalam melakukan sesuatu adalah berusaha dan urusan hasil kita pikir nanti karena jika kita hanya memikirkan hasil maka kita akan takut untuk berusaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita berharap hasilnya baik maka kita akan dilanda ketakutan karena saat berusaha kita akan terus dihantui perasaan takut bila nanti hasilnya tidak akan baik dan kita bisa mengecewakan orang lain. Jika kita hanya berpikir seperti itu maka usaha yang kita lakukan tidak bisa baik dan kita hanya bisa diam dan takut untuk berusaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya saja kita ingin menulis sesuatu atau membuat suatu tulisan yang nantinya dibaca oleh orang lain. Jika kita hanya takut tulisan itu nantinya tidak disukai oleh orang lain maka kita akan takut untuk menulis. Kita tidak jadi menulis karena kita takut tulisan kita jelek dan tidak disukai oleh orang lain. Kita harus bisa menghilangkan rasa takut itu, berusahalah menulis terlebih dahulu dan berusahalah menulis dengan baik dan menggunakan perasaan maka tulisan yang kita hasilkan akan baik. Jika kita memang sudah berusaha dengan baik mengapa kita takut dengan hasil yang akan kita peroleh nanti? yakinlah pada kemampuan diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang memang tidak bisa menyukai tulisan yang kita tulis, ada beberapa orang yang tidak suka karena sifat orang berbeda-beda. Tetapi bukan itu yang kita cari bukan dalam menulis? Yang kita cari adalah bagaimana tulisan yang kita buat bisa bermanfaat bagi orang lain, tidak peduli orang itu suka atau tidak. Bagi seorang penulis, tulisan yang bermanfaat lebih baik dari pada tulisan yang hanya mementingkan popularitas semata. Walaupun hanya sedikit orang yang membaca tulisan kita tetapi jika itu bermanfaat maka orang yang membaca itu pasti akan memberitahukan pada orang lain tentang manfaat yang di dapat dari tulisan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang penulis yang memikirkan bagaimana tulisannya bisa bermanfaat dalam usahanya untuk membuat suatu tulisan dia belajar banyak. Penulis itu akan banyak belajar bahwa yang kita lakukan dalam hidup adalah bagaimana kita berusaha dan bukan bagaimana hasilnya nanti. Jika memang seorang penulis hanya memikirkan hasilnya saja maka tulisan yang dibuat tidak akan baik dan mungkin hanya berisi kebohongan karena hanya ingin hasilnya disukai dan tidak bermanfaat. Tetapi jika seorang penulis berusaha dengan baik dan menulis dengan perasaan tanpa takut tulisannya disukai atau tidak maka tulisan yang akan dihasilkan akan bermanfaat bagi banyak orang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah pandangan yang harus dimiliki oleh semua orang dalam menjalani hidup ini. Bukan hasilnya yang kita pikirkan tetapi bagaimana kita berusaha dalam mencapai tujuan hidup kita. Dengan berusaha maka kita akan belajar dari pengalaman dan pengalaman itu akan mengantarkan kita pada kesuksesan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-4769966725044893344?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/4769966725044893344/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/12/bukan-hasilnya-tetapi-usahanya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/4769966725044893344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/4769966725044893344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/12/bukan-hasilnya-tetapi-usahanya.html' title='Bukan Hasilnya Tetapi Usahanya'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-1238250494748342777</id><published>2009-12-24T17:03:00.000+07:00</published><updated>2009-12-24T17:05:10.904+07:00</updated><title type='text'>Ambil Yang Kecil, Jangan Tunggu Yang Besar</title><content type='html'>Jangan kita menunggu sebuah kesempatan besar datang pada kita, jika ada kesempatan kecil yang bisa kita ambil, ambilah. Kita biasanya hanya senang untuk mengambil kesempatan-kesempatan besar yang datang pada kita dengan mengacuhkan kesempatan kecil yang datang pada kita. Itu adalah pandangan yang salah, jangan lewatkan setiap kesempatan yang ada walaupun itu hanya kesempatan kecil untuk meraih kesuksesan. Kita perlu mengingat-ingat peribahasa sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan orang menunggu saat yang tepat untuk meraih kesuksesan dengan menunggu kesempatan besar yang datang padanya dan menunggu sampai semua faktor mendukungnya untuk bisa sukses. Hal itu memang boleh saja dilakukan tetapi kita jangan hanya mengandalkan hal-hal atau kesempatan-kesempatan besar saja, kita juga harus memikirkan hal-hal yang kecil. Kita bisa saja menunggu datangnya kesempatan yang besar tetapi justru kesempatan itu tidak datang-datang dan kita hanya menunggu saja dan tidak melakukan apa-apa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih baik bagi kita adalah di saat kita menunggu kesempatan besar datang pada kita kita pergunakan setiap kesempatan-kesempatan kecil yang datang pada kita dan jangan mengacuhkannya begitu saja. Karena bila suatu saat tidak ada kesempatan besar yang datang pada kita maka kita sebelumnya sudah berusaha mencapai kesuksesan dengan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada dan itu akan lebih baik dari pada tidak melakukan apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan orang berpikir lebih baik menunggu kesempatan besar yang ada dari pada menghabiskan tenaga untuk hal-hal yang kecil. Hal itu tentu tidak baik, karena jika kesempatan besar tidak datang pada kita maka kita akan kecewa dan justru akan menyerah dan tidak melakukan apa-apa. Dengan begitu akan sia-sia usaha-usaha yang telah kita lakukan untuk mencapai kesuksesan. Hanya karena mengandalkan satu kesempatan besar datang, kita justru menyerah di tengah jalan karena frustasi menunggu datangnya kesempatan besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah kesempatan tidak datang dua kali, bisa saja kesempatan kecil yang ada itu justru bisa menjadikan kita sukses. Manfaatkanlah setiap kesempatan yang ada, lakukanlah hal-hal yang kecil yang mungkin bisa membantu kita mencapai kesuksesan. Kita jangan meremehkan hal-hal kecil karena walaupun kecil itu akan memberikan pengalaman hidup bagi kita yang akan berguna bagi kita. Bermula dari hal kecil maka bisa berakhir dengan hal yang besar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-1238250494748342777?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/1238250494748342777/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/12/ambil-yang-kecil-jangan-tunggu-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/1238250494748342777'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/1238250494748342777'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/12/ambil-yang-kecil-jangan-tunggu-yang.html' title='Ambil Yang Kecil, Jangan Tunggu Yang Besar'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-7056998381393259708</id><published>2009-12-24T16:43:00.000+07:00</published><updated>2009-12-24T16:48:07.349+07:00</updated><title type='text'>Janganlah Iri Dengan Dia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SzM4s_pOKxI/AAAAAAAAAIA/8w3LSHwITmY/s1600-h/iri-hati.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 201px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SzM4s_pOKxI/AAAAAAAAAIA/8w3LSHwITmY/s320/iri-hati.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5418737122306566930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kita sebagai manusia janganlah iri dengan kesuksesan yang dimiliki oleh orang lain. Kita pasti sering melakukan hal itu, jika orang lain sukses lalu kita iri dengan kesuksesannya itu. Bahkan terkadang karena kita iri maka kita berniat menghilangkan kesuksesannya dengan cara-cara yang tidak baik. Kita tidak bisa terima dengan kesuksesan yang dimiliki orang lain, kita cenderung ingin sukses seperti itu dan tidak mau menerima kesuksesan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya kita jangan iri dengan kesuksesan orang lain, yang harus kita lakukan adalah menjadikan kesuksesan orang lain itu sebagai motivasi bagi kita agar kita bisa menjadi lebih sukses. Memang tidak mudah menjadikan itu sebagai motivasi kita tetapi kita harus tetap mencobanya agar kita bisa menjadi orang yang sukses juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang hanya iri dengan kesuksesan orang lain sebenarnya dia tidak sedang berusaha mencapai kesuksesan, dia hanya sedang berdiam diri saja dan meratapi nasibnya tanpa melakukan usaha apa-apa untuk mencapai sukses. Orang yang iri dengan kesuksesan orang lain tidak akan bisa berkembang dan tidak akan mungkin mendapat kesuksesan karena hidupnya akan terus dihantui dengan rasa iri hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesuksesan orang lain memang bisa menjadikan kita iri dan ingin sukses seperti orang itu, apalagi jika orang itu sukses di bidang yang kita sukai dan kita impikan. Misalnya saja ada orang yang sukses dalam bidang ekonomi, dia menjadi pengusaha yang sukses, lalu orang satunya juga menggeluti bidang yang sama yaitu di bidang ekonomi tetapi belum sukses seperti orang pertama. Orang kedua merasa iri karena dia tidak bisa sukses di bidang yang ia sukai, akibatnya dia malah menyerah dan putus asa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita menjadi orang kedua seharusnya kita bisa menjadikan kesuksesan orang pertama sebagai motivasi agar kita terus bersemangat dalam berusaha mencapai kesuksesan. Dengan begitu kita justru bisa lebih sukses dari orang yang pertama jika saja kita tidak iri dengan kesuksesan itu dan menjadikan kesuksesan yang dimiliki orang lain sebagai motivasi tersendiri bagi kita agar kita terus berusaha dengan keras dan meraih kesuksesan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-7056998381393259708?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/7056998381393259708/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/12/janganlah-iri-dengan-dia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/7056998381393259708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/7056998381393259708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/12/janganlah-iri-dengan-dia.html' title='Janganlah Iri Dengan Dia'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SzM4s_pOKxI/AAAAAAAAAIA/8w3LSHwITmY/s72-c/iri-hati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-8475521844464502321</id><published>2009-12-10T17:53:00.000+07:00</published><updated>2009-12-10T17:54:31.954+07:00</updated><title type='text'>Akhir Yang Menyedihkan</title><content type='html'>Pernah kita berjuang mati-matian untuk mendapatkan sesuatu, tetapi yang terjadi adalah tidak sesuai dengan yang kita inginkan. Hal itu pasti mengecewakan bagi kita dan bisa saja membuat kita frustasi. Kita sudah berjuang dan berusaha keras tetapi akhir yang kita dapat justru akhir yang menyedihkan. Sama seperti sebuah film yang mempunyai ending menyedihkan, kekecewaan yang hanya di dapat, rasa frustasi yang hanya di dapat, serta terpuruk dalam kesedihan yang mendalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam berjuang kita juga sudah bisa merasa bahwa hasil yang akan kita peroleh merupakan hasil yang baik. Kita sudah yakin bahwa dengan kita berusaha seperti ini maka hasilnya akan baik. Tetapi memang hidup tidak bisa di duga dan kita tidak bisa mengatur hasil yang akan kita peroleh nanti, yang kita bisa lakukan hanya berusaha. Kita sudah berjuang dan yakin hasilnya akan baik, akan tetapi hasilnya justru menyedihakan dan di luar dugaan kita. Tentunya kita akan sangat kecewa dan mungkin kita akan menyerah menghadapi kegagalan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sudah berusaha mati-matian dan berjuang dengan keras tetapi hasilnya tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan. Kita biasanya akan bertanya pada Tuhan, Tuhan mengapa engkau mengecewakanku?padahal aku sudah berusaha dengan baik dan berjuang dengan sebaik-baiknya, tetapi mengapa hasil yang aku dapatkan justru hasil yang buruk?. Kita mungkin saja bertanya-tanya seperti itu pada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering tidak di sadari adalah yang memang hanya bisa dilakukan oleh manusia adalah berusaha dan hasilnya kita serahkan pada Tuhan. Kita tidak sadar bahwa kita tidak bisa menentukan hasil perjuangan kita, yang hanya bisa kita lakukan adalah berusaha. Kita juga harus bisa menerima apapun hasilnya dari perjuangan kita walaupun itu buruk bagi kita. Jangan berpikiran bahwa perjuangan kita sia-sia dan kita menyerah begitu saja. Hasil buruk yang kita dapat jangan menjadikan kita menyerah, kita harus bisa sadar bahwa mungkin saja ada rencana lain yang akan diberikan dan kita hanya bisa berusaha saja. Kita juga harus berpikir mungkin saja untuk selanjutnya hasil yang kita dapat lebih baik lagi dan mungkin di luar dugaan kita. jadi ingatlah yang hanya bisa dilakukan oleh manusia adalah berusaha dan berjuang&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-8475521844464502321?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/8475521844464502321/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/12/akhir-yang-menyedihkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/8475521844464502321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/8475521844464502321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/12/akhir-yang-menyedihkan.html' title='Akhir Yang Menyedihkan'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-9167602520471817601</id><published>2009-12-10T16:41:00.000+07:00</published><updated>2009-12-10T16:53:45.450+07:00</updated><title type='text'>Apa Ya Warnanya..?</title><content type='html'>Sungguh tidak baik kelakuan dua orang anak ini. Namanya Soni dan Pradipta. Sehari-hari saat sekolah dua anak ini senang sekali mengintip rok teman-teman perempuannya. Setiap hari mereka selalu penasaran kira-kira warna apa yang dipakai teman-teman perempuannya. Mereka selalu ingin tahu warna celana bagian dalam yang dipakai oleh teman-teman perempuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai cara mereka lakukan setiap hari untuk dapat melihatnya. Cara-cara mereka pun berbeda-beda dari sebelumnya agar tidak diketahui oleh teman yang lain. dari yang langsung melihat begitu saja sampai sembunyi-sembunyi untuk melihatnya. Perbuatan mereka tidak baik dan sudah beberapa teman yang menegurnya tetapi tetap saja mereka melakukannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka melakukan itu karena mereka mempunyai rasa ingin tahu yang besar, tetapi rasa ingin tahu mereka bukan menuju ke hal-hal yang baik. Mereka pun akhirnya melakukan hal-hal yang tidak baik karena rasa ingin tahu mereka. Mengintip isi rok perempuan memang merupakan perbuatan yang tidak baik dan bisa dibilang tidak bermoral tetapi itulah yang terjadi dan kenyataan yang ada. Perbuatan itu dilakukan salah satunya karena adanya kesempatan dan rasa ingin tahu yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang suka melakukan hal itu pun biasanya orang-orang yang nakal. Mereka ingin melampiaskan rasa ingin tahu mereka dengan melakukan hal-hal yang tidak baik. Perempuan sendiri memang tidak salah menggunakan rok, apalagi di sekolah mereka diwajibkan untuk menggunakan rok. Yang harus dilakukan oleh perempuan adalah berusaha agar tidak bisa diintip. Jangan malah memberikan kesempatan kepada teman-teman prianya atau bahkan sengaja membuka agar dilihat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun begitu semua itu memang tergantung pada diri masing-masing. Bagaimana kita bisa mengatur diri kita sendiri agar tidak bisa melakukan hal-hal seperti itu. Hal-hal seperti itu akan bisa berdampak buruk bagi kita, kita akan menjadi semakin penasaran dan malah kita bisa melakukan hal-hal yang tidak baik lainnya. Kita harus bisa membentengi diri kita sendiri agar tidak melakukan hal itu, memang jika ada kesempatan jangan pergunakan kesempatan itu untuk hal-hal yang tidak baik. Kita harus sadar bahwa melakukan hal-hal seperti itu akan merugikan diri sendiri dan merugikan orang lain dan lebih baik melakukan hal-hal yang baik dan berguna bagi kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-9167602520471817601?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/9167602520471817601/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/12/apa-ya-warnanya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/9167602520471817601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/9167602520471817601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/12/apa-ya-warnanya.html' title='Apa Ya Warnanya..?'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-2172256459914226927</id><published>2009-12-07T12:52:00.001+07:00</published><updated>2009-12-07T12:52:32.996+07:00</updated><title type='text'>Membuat Cocok</title><content type='html'>Memaksakan sesuatu untuk dibuat cocok rasanya bukan hal yang baik. Awalnya yang tidak cocok lalu dipaksa untuk dibuat cocok dan sesuatu yang dipaksa itu tentunya bukan hal yang baik. Walaupun kita terus berusaha untuk membuat cocok sesuatu maka hasilnya pun tentunya tidak akan baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya saja kita membeli baju, baju itu sangat bagus bagi kita dan kita sangat tertarik pada baju itu. Sayangnya ukuran baju itu tidak sesuai dengan ukuran kita, baju itu kekecilan. Tetapi karena kita sangat menyukai baju itu akhirnya kita beli saja walaupun ukurannya tidak cocok. Lalu saat memakainya ternyata baju itu sangat sesak dan kita merasa tidak nyaman memakainya, setelah beberapa kali dipakai baju itu ternyata robek dan sia-sia membeli baju itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah yang terjadi jika kita memaksakan sesuatu untuk menjadi cocok. Hasilnya akan tidak baik dan kita sendiri akan rugi. Kalaupun kita berusaha mencocokkan itu hasilnya pun tidak akan baik, seperti misalnya baju tadi yang telah robek kita jahit lagi. Baju itu tentunya tidak akan sama seperti semula dan kita pun mungkin tidak begitu menyukainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain misalnya saat berpacaran, misalnya ada dua orang yang berpacaran. Laki-lakinya bernama Andre lalu perempuannya bernama Silvi. Andre dan Silvi ini memiliki sifat yang berbeda dan berlawanan. Awalnya mereka pacaran dengan senang hati dan merasa cocok. Lalu lama-kelamaan mereka sudah merasa tidak cocok lagi karena mereka sudah mengetahui sifat asli masing-masing dan sifat itu buruk bagi masing-masing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berdua ternyata memaksakan untuk terus berpacaran dan memaksa untuk cocok. lalu yang terjadi adalah mereka sering bertengkar dan jarang berdamai. Mereka pun saling menyakiti hati satu sama lain dan akibatnya mereka menjadi saling benci dan putus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada contoh tersebut coba saja jika mereka tidak memaksakan untuk menjadi cocok pasti mereka tidak akan saling tersakiti dan bisa berpisah dengan baik-baik tanpa perlu ada rasa benci. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang sesuatu yang dipaksa untuk cocok tidak baik tetapi tidak ada salahnya juga untuk membuat jadi cocok selama kita bisa menanggung resiko-resiko yang ada. Walaupun  begitu lebih baik mencegah dari pada mengobati, dari pada memaksa untuk jadi cocok lebih baik berpikir hal-hal lain yang mungkin itu akan lebih baik bagi kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-2172256459914226927?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/2172256459914226927/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/12/membuat-cocok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/2172256459914226927'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/2172256459914226927'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/12/membuat-cocok.html' title='Membuat Cocok'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-399323033377396352</id><published>2009-12-07T12:32:00.000+07:00</published><updated>2009-12-07T12:33:39.714+07:00</updated><title type='text'>Nggak Pede Nih</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SxyTq1IFR6I/AAAAAAAAAH4/V1EBAGBWDcg/s1600-h/unmakassar240407.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 167px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SxyTq1IFR6I/AAAAAAAAAH4/V1EBAGBWDcg/s320/unmakassar240407.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412363216217261986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menghadapi ujian sekolah kali ini Leni yang merupakan seorang siswi yang pintar di sekolahnya merasa tidak percaya diri. Padahal Leni dalam setiap ujian sekolah selalu mempersiapkan dirinya dengan baik, belajar pun sudah dimulai Leni jauh hari sebelum ujian. Walaupun begitu kendala utama yang dihadapi Leni adalah dia selalu tidak percaya diri dalam menghadapi ujian sekolah, dia selalu merasa tidak mampu untuk mengerjakan ujian nanti walaupun dia sudah sangat siap. Perasaan Leni yang seperti itu memang mengganggunya karena dia selama mengerjakan akan dihantui oleh perasaan takut dan akhirnya tidak bisa mengerjakan soal-soal dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah yang terjadi, banyak pelajar mungkin juga mengalami hal seperti yang Leni alami. Padahal sudah sangat siap dengan belajar keras tetapi tetap saja merasa kurang percaya diri saat ujian sekolah. Jika kita sudah merasa siap lalu buat apa kita tidak percaya diri? Perasaan tidak percaya diri itu justru akan mengganggu kita saat mengerjakan soal-soal. Kita akan dihantui perasaan takut lalu kita saat mengerjakan juga pasti berpikir kira-kira jawaban ini benar atau salah ya? Dengan kita berkata seperti itu maka kita bisa saja mengganti jawaban kita. Dari yang awalnya sudah benar tetapi kita tidak percaya diri lalu malah menggantinya dan jawabannya ternyata salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya dalam ujian sekolah, dalam ulangan-ulangan harian pun pasti ada yang seperti itu. Ketidakpercayaan diri kita itu justru merugikan kita, kita menjadi ragu-ragu dalam menjawab dan konsentrasi kita pun terganggu karena kita selalu berpikir kira-kira dapat nilai bagus atau tidak ya. Jika memang kita sudah benar-benar siap dan mempersiapkan dengan baik maka dalam menghadapi ulangan jangan lah kita tidak percaya diri, yakinlah pada kemampuan kita dan percaya bahwa kita bisa. Dengan begitu kita pun akan bisa menikmati mengerjakan soal-soal dan bisa mendapatkan hasil yang baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita memang sudah siap janganlah kita tidak percaya diri, percaya diri lah karena kita memang sudah mempersiapkan ulangan dengan baik. Yang paling penting kita juga harus bisa menikmati apa yang kita kerjakan karena kita sudah benar-benar siap menghadapi ulangan. Yakin dan pede itulah yang harus kita lakukan saat kita mengerjakan ujian atau ulangan hasil yang diperoleh baik tetapi juga tentunya kita harus belajar dengan baik dan benar-benar mempersiapkannya dengan baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-399323033377396352?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/399323033377396352/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/12/nggak-pede-nih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/399323033377396352'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/399323033377396352'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/12/nggak-pede-nih.html' title='Nggak Pede Nih'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SxyTq1IFR6I/AAAAAAAAAH4/V1EBAGBWDcg/s72-c/unmakassar240407.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-5539021830606579449</id><published>2009-12-05T19:37:00.000+07:00</published><updated>2009-12-05T19:41:52.412+07:00</updated><title type='text'>Mengatur Kehidupan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SxpUuqLzQtI/AAAAAAAAAHw/4Cxvm5edcH4/s1600-h/leap-camp_catur.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SxpUuqLzQtI/AAAAAAAAAHw/4Cxvm5edcH4/s320/leap-camp_catur.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5411731062813573842" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hidup kita memang sudah di atur oleh Tuhan, kita tidak bisa apa-apa akan hal itu. Jika memang Tuhan berkehendak itu maka kita tidak bisa apa-apa dan tidak bisa merubah itu. Walaupun begitu setidaknya kita bias untuk mengatur kehidupan kita sendiri. kita bisa berpikir langkah apa selanjutnya yang akan kita ambil dan memikirkan yang terjadi setelahnya. Meskipun nantinya hasilnya tidak sesuai yang kita inginkan tidak masalah, yang terpenting kita sudah berusaha untuk mengatur kehidupan kita dan tidak hanya pasrah saja pada Kehendak Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak manfaat yang bisa kita peroleh jika kita mengatur kehidupan kita sendiri. Sebelum itu kita harus ingat bahwa kita hanya bisa mengatur jalannya hidup kita saja dan tidak bisa mengatur hasil yang akan kita peroleh nanti karena hasil itu hanya diatur oleh Tuhan. Saat kita mengatur jalannya hidup kita maka kita akan belajar untuk bisa menentukan pilihan. Misalnya saja ada 2 pilihan, dari situ kita belajar untuk memilih mana yang terbaik bagi hidup kita. Jika sudah memilih salah satu pilihan maka secara tidak langsung kita sudah mengatur hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya jika kita sudah memilih salah satu pilihan maka kita tentunya juga berpikir resiko atau hasil apa yang kita dapat jika sudah memilih itu. Kita juga sudah memikirkan untuk selanjutnya dan kita sudah memperhitungkan semuanya. Dari situ kita mendapat manfaat lagi dari mengatur kehidupan kita, kita belajar untuk berpikir apa yang akan terjadi selanjutnya pada kita tetapi kita tidak hanya mengira-ngira saja tetapi kita benar-benar berpikir dan penuh perhitungan tentang apa yang akan terjadi pada kita selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mengatur kehidupan, kita juga perlu siap menghadapi yang ada di luar perkiraan kita sebelumnya. Jika pada awalnya saat kita sudah menentukan langkah selanjutnya dalam hidup lalu ternyata hasilnya tidak sesuai dengan apa yang kita pikirkan maka mungkin rasa kecewa yang akan kita dapat. Lalu kita seharusnya berusaha untuk tidak terus larut dalam kekecewaan kita dan mulai bangkit lagi. Dari situ kita mendapat manfaat lagi dalam mengatur kehidupan kita, kita belajar untuk tidak menyerah saat kita gagal dan tidak terlalu berharap lebih dengan apa yang ingin kita dapatkan karena jika kita berharap lebih dan ternyata kita gagal maka kecewa yang akan kita dapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman-pengalaman yang kita dapat saat kita mengatur jalannya kehidupan kita akan sangat berguna bagi kita. Pengalaman-pengalaman itu bisa menjadi pedoman kita agar kita bisa mengatur kehidupan dan mengatur langkah selanjutnya yang akan kita ambil agar bisa menjadi orang yang lebih baik. Hal ini sama saat seseorang bermain catur, orang itu harus benar-benar memikirkan langkah selanjutnya dalam bermain. Orang itu harus memikirkan setiap kemungkinan yang akan dia dapat jika dia mengambil suatu langkah dan siap menerima resiko yang ada jika itu tidak sesuai dengan yang dipikirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sebagai manusia juga tidak bisa sepenuhnya mengatur kehidupan kita, Tuhan lah yang bisa mengatur sepenuhnya. Yang bisa kita lakukan adalah mengatur dan menentukan langkah yang akan kita ambil dalam hidup, apakah itu baik atau buruk. Jika sudah begitu kita tidak bisa mengatur hasil yang kita dapat, kita hanya bisa berusaha dan berjuang untuk mengatur kehidupan kita dan hasilnya kita serahkan pada Tuhan dan yakinlah bahwa jika kita sudah berusaha dengan baik maka hasil yang akan kita dapat tentunya merupakan hasil yang terbaik bagi kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-5539021830606579449?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/5539021830606579449/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/12/mengatur-kehidupan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/5539021830606579449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/5539021830606579449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/12/mengatur-kehidupan.html' title='Mengatur Kehidupan'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SxpUuqLzQtI/AAAAAAAAAHw/4Cxvm5edcH4/s72-c/leap-camp_catur.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-2276584000111790558</id><published>2009-12-05T17:56:00.000+07:00</published><updated>2009-12-05T17:57:04.813+07:00</updated><title type='text'>Perjuangan Yang Sia-Sia</title><content type='html'>Pernahkah kita sebagai manusia berjuang tetapi perjuangan itu ternyata sia-sia? Beberapa orang mungkin pernah mengalaminya. Kita sudah berjuang keras untuk mendapatkan sesuatu tetapi pada akhirnya perjuangan itu sia-sia. Walaupun begitu tidak mungkin suatu perjuangan benar-benar sia-sia, jika kita gagal dalam berjuang janganlah kita memaknainya sebagai suatu kegagalan tetapi cobalah untuk memaknai itu sebagai awal suatu keberhasilan. Di balik kegagalan itu pasti ada makna tersembunyi yang itu mungkin akan lebih baik bagi kita, di balik itu pasti ada rencana lain yang lebih baik bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya saja kita berjuang untuk mendapatkan sesuatu, di tengah jalan kita sempat terhenti karena ada suatu masalah. Walaupun sempat terhenti tetapi kita bisa berjuang lagi untuk mendapatkan sesuatu itu. Kita mulai berjuang dan berjuang, sampai pada akhirnya ternyata perjuangan kita itu tidak membuahkan hasil. Kecewa pasti kita dapat, setelah itu kita merasa bahwa sia-sia juga berjuang sampai seperti ini. Itulah perasaan pertama yang muncul jika ternyata kita gagal dalam berjuang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita juga tentunya tidak bisa untuk terus meratapi kegagalan kita dan menganggap perjuangan yang telah kita lakukan sia-sia. Tidak ada yang sia-sia dari kegagalan yang kita dapat asalkan kita berusaha dan berjuang. Jika kita gagal kita bisa belajar banyak dari kegagalan itu, di saat kita sedang berjuang kita tentunya mendapat banyak pembelajaran, kita belajar saat kita berjuang. Hal itulah yang harus kita sadari saat kita gagal, jangan kita hanya memaknai kegagalan kita dengan tidak baik, jangan menganggap perjuangan kita sia-sia. Coba maknai bahwa saat berjuang kita sudah belajar banyak dan itu menjadikan orang yang lebih baik walaupun pada akhirnya kita gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegagalan yang di dapat melalui perjuangan lebih baik dari pada kegagalan yang di dapat tanpa adanya perjuangan sebelumnya. Walaupun kita gagal kita harus tetap bisa berjuang lagi, jangan merasa mengapa perlu berjuang lagi jika nanti gagal lagi. Jangan pernah berpikiran seperti itu karena dengan pikiran seperti itu kita tidak akan bisa menjadi orang yang berhasil. Berpikirlah bahwa kegagalan yang kita dapat itu menjadi suatu awal bagi kita untuk berjuang lebih baik lagi dan berjuang lebih keras lagi. ingatlah selalu bahwa di balik sebuah kegagalan pasti ada sebuah keberhasilan di belakangnya yang sudah menunggu untuk diraih, yang perlu dilakukan adalah berjuang dan saat gagal jangan pernah menganggap bahwa perjuangan yang telah kita lakukan sia-sia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-2276584000111790558?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/2276584000111790558/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/12/perjuangan-yang-sia-sia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/2276584000111790558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/2276584000111790558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/12/perjuangan-yang-sia-sia.html' title='Perjuangan Yang Sia-Sia'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-7689464987332658336</id><published>2009-11-29T19:44:00.000+07:00</published><updated>2009-11-29T19:53:24.886+07:00</updated><title type='text'>Pasang Surut Emosi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SxJurXRvG3I/AAAAAAAAAHo/EYCAOooE5eE/s1600/pasang.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SxJurXRvG3I/AAAAAAAAAHo/EYCAOooE5eE/s320/pasang.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5409507793687223154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mudah bagi kitab sebagai manusia untuk bisa mengendalikan emosi kita. Suatu saat kita sedang senang, lalu tiba-tiba karena ada masalah sedikit kita langsung menjadi marah, setelah itu kita senang kembali. Hal seperti itu mungkin sudah pernah dialami oleh banyak orang, emosi yang tidak stabil dan cenderung pasang surut menyulitkan diri kita sendiri dan tentunya orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emosi yang tidak bisa dikendalikan bisa merepotkan banyak orang. Misalnya saja ada orang yang mengajak berbicara kita, lalu tiba-tiba kita langsung menjadi marah, mungkin kita teringat masalah kita yang lalu dan orang yang mengajak kita bicara pun terkena akibatnya. Masalah yang dipendam menjadi salah satu penyebab emosi tidak bisa dikendalikan. Kita sedang senang lalu tiba-tiba kita teringat dengan masalah kita yang itu malah membuat kita menjadi marah-marah sendiri. Untuk mengatasi masalah itu baiknya kita menceritakan masalah kita pada orang lain dan mencoba mencari solusi bersama-sama agar itu tidak menjadi beban pada kita dan kita bisa mengendalikan emosi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stres juga merupakan penyebab lain emosi yang tidak bisa dikendalikan. Dalam keadaan stres emosi kita menjadi sulit dikendalikan. Dari yang awalnya kita senang lalu bisa berubah menjadi marah. Dari yang awalnya marah lalu tiba-tiba bisa menjadi senang kembali, itulah keadaan saat kita stres dimana kita tidak bisa mengendalikan emosi kita dan akan terjadi pasang surut emosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasang surut emosi ini akan terlihat seperti kita dipermainkan oleh emosi kita. Seharusnya bukan kita yang dipermainkan emosi kita tetapi kita lah yang harusnya mempermainkan emosi kita, artinya kita bisa mengendalikan emosi kita. Saat kita senang ya kita harusnya bisa mempertahankan kesenangan itu dan tidak secara tiba-tiba menjadi marah hanya karena hal-hal yang sepele. Jika kita dalam keadaan senang, ada masalah kecil yang menimpa kita tentunya kita pasti bisa mengatasinya dan tidak mengurangi rasa senang kita. hal itu terjadi jika kita bisa mengendalikan emosi kita. Hal ini berlawanan jika kita tidak bisa mengendalikan emosi kita, jika kita sedang senang lalu ada masalah kecil yang menimpa kita maka kita tidak akan bisa mengatasinya dan itu akan merubah emosi kita dengan cepat, misalnya kita akan langsung menjadi marah. Jika begitu orang lain juga tentunya akan merasa kebingungan. Mereka akan bertanya-tanya, kenapa ya orang ini?Tadi masih senang-senang aja tapi tiba-tiba jadi marah, sudah gila apa ya? Orang-orang mungkin akan bertanya seperti itu dan itu tentunya akan merugikan diri kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada baiknya kita berusaha untuk bisa mengendalikan emosi kita karena itu akan bermanfaat bagi kita, jika perlu kita membaca buku untuk bisa mengendalikan emosi kita. Jangan sampai kita mengalami pasang surut emosi yang itu akan merugikan diri kita sendiri dan orang lain. Pasang surut emosi bisa diatasi jika kita juga terbiasa mengendalikan emosi kita dan jangan mau dipermainkan oleh emosi kita karena kita lah yang justru harus bisa mempermainkan emosi kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-7689464987332658336?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/7689464987332658336/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/11/pasang-surut-emosi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/7689464987332658336'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/7689464987332658336'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/11/pasang-surut-emosi.html' title='Pasang Surut Emosi'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SxJurXRvG3I/AAAAAAAAAHo/EYCAOooE5eE/s72-c/pasang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-4180930612629814879</id><published>2009-11-27T20:29:00.000+07:00</published><updated>2009-11-27T20:39:14.245+07:00</updated><title type='text'>Di Balik Kesendirian</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/Sw_WdFbFEcI/AAAAAAAAAHY/Xz1pcWBU6EY/s1600/walking_alone.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 235px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/Sw_WdFbFEcI/AAAAAAAAAHY/Xz1pcWBU6EY/s320/walking_alone.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5408777472655561154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya sulit sekali jika tidak ada yang mendukung kita saat melakukan sesuatu. Tidak ada yang memberi kita semangat untuk bisa melakukan sesuatu dan tidak ada yang memberi motivasi kita saat kita mengalami kegagalan. Kita harus bisa bertahan sendiri agar bisa meraih kesuksesan dan hal itu sangat sulit dilakukan. Kita seperti hidup sendiri di dunia ini, tidak ada yang menganggap kita ada. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang sering mengalami kesendirian seperti ini, di saat orang itu bersemangat melakukan sesuatu hal yang berguna baginya justru tidak ada yang mendukungnya. Orang-orang di sekitarnya berkata"Buat apa Kamu melakukan hal seperti itu? Pertanyaan seperti itu membuktikan bahwa tidak ada yang mendukung dan menjatuhkan kita serta mematahkan semangat kita. Padahal yang kita lakukan itu baik dan berguna bagi banyak orang. Orang-orang di sekitar kita tidak mendukung karena mereka menganggap bahwa hal yang kita lakukan itu tidak berguna bagi mereka dan mereka tidak menyukai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal seperti itu pasti mengganggu kita dalam melakukan suatu hal. Orang-orang di sekitar kita dan yang ada di dekat kita ternyata tidak mendukung hal-hal yang kita lakukan karena bagi mereka itu tidak berguna dan tidak mereka sukai.  Jika kita hanya berpikiran sempit maka kita akan patah semangat karena orang-orang di sekitar kita tidak mendukung kita. Kita harus bisa berpikir bahwa orang lain yang tidak ada di sekitar atau dekat dengan kita pasti mendukung, cobalah mencari dukungan dari orang lain yang tidak dikenal. Jangan patah semangat jika hanya tidak mendapat dukungan dari orang-orang dekat kita, berusahalah mencari dukungan pada orang lain yang tentunya orang-orang yang menyukai hal yang kita lakukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kita mendapat dukungan itu maka kita akan percaya diri. Jika kita sudah percaya diri maka beranilah untuk membuktikan hal yang kita lakukan itu berguna bagi orang-orang yang ada di sekitar kita yang tidak mendukung kita. Jika kita bisa membuktikannya maka orang-orang di sekitar kita pasti akan mendukung kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya memang tidak mudah jika kita tidak mendapat dukungan dari orang lain, tetapi jika kita bisa mengatasinya maka itu akan menjadikan kita bisa menikmati kesuksesan yang kita dapat dengan baik. Berawal dari kesendirian berakhir dengan kebersamaan. Jika kita bisa berhasil dengan kesendirian kita, artinya kita bisa sukses tanpa dukungan orang lain dan bisa mengatasi masalah-masalah yang ada sendiri maka baiknya kita bisa menikmati kesuksesan yang kita raih bersama orang-orang yang tidak mendukung kita. Jangan dendam pada orang yang tidak mendukung kita, dengan kita bisa membuktikan bahwa kita bisa sukses maka orang lain akan menyesal karena tidak mendukung kita dan membiarkan kita berjuang sendiri. Janganlah takut jika kita berjuang dalam kesendirian, beranilah untuk berjuang dan buktikanlah bahwa yang kita lakukan baik, buatlah orang-orang yang tidak mendukung kita menyesal dengan kesuksesan kita, dan yang paling penting buktikanlah bahwa yang kita lakukan baik dan berguna bagi banyak orang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-4180930612629814879?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/4180930612629814879/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/11/di-balik-kesendirian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/4180930612629814879'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/4180930612629814879'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/11/di-balik-kesendirian.html' title='Di Balik Kesendirian'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/Sw_WdFbFEcI/AAAAAAAAAHY/Xz1pcWBU6EY/s72-c/walking_alone.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-2189560426734242602</id><published>2009-11-27T19:16:00.000+07:00</published><updated>2009-11-27T19:17:35.672+07:00</updated><title type='text'>Lawanku Menjadi Motivasiku</title><content type='html'>Sering kali di dalam hidup kita mempunyai lawan atau saingan dalam sesuatu hal. Misalnya saja saat bersekolah kita mempunyai saingan untuk mendapatkan nilai yang lebih baik. Dalam pertandingan-pertandingan olah raga maupun lainnya juga seperti itu, kita mempunyai lawan yang harus bisa dikalahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara tidak langsung lawan atau saingan kita itu ternyata menjadi suatu motivasi bagi kita untuk bisa berbuat lebih baik dan untuk bisa lebih berkembang. Kita terpacu untuk bisa mengalahkan lawan kita sehingga kita berusaha keras untuk memperbaiki diri kita menjadi lebih baik. Selain itu kita juga akan belajar tentang banyak hal agar bisa mengalahkan lawan atau saingan kita. Dengan motivasi untuk mengalahkan lawan kita maka kita akan bisa berkembang lebih baik dan berusaha keras mencari cara untuk mengalahkan lawan kita, tentunya dengan cara-cara yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak sedikit orang yang tidak bisa menjadikan lawannya sebagai motivasi tetapi justru menjadikannya penghambat. Jika lawan dijadikan suatu penghambat bagi kita maka cara-cara yang kita gunakan untuk mengalahkan lawan atau saingan kita bukan cara-cara yang baik. Saat sedang dalam persaingan kita menggunakan cara-cara yang curang. Misalnya saja dalam pertandingan sepak bola, kita menjadikan lawan kita sebagai penghambat. Setelah itu kita justru mencurangi lawan kita, misalnya dengan mencederainya. Hal itu tentunya akan merugikan orang lain dan juga diri sendiri. Hal ini lain jika kita menjadikan lawan kita sebagai motivasi kita. Kita akan berusaha bersikap sportif dan bersaing dengan cara yang sehat. Selain itu kita juga akan berusaha keras untuk bisa mengalahkan lawan kita dan akan terus berlatih agar bisa menjadi lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lawan kita secara tidak langsung menjadikan kita lebih baik dari sebelumnya, tentunya jika kita benar-benar menjadikan lawan kita sebagai motivasi kita. Jika kita memang bisa menjadikan lawan kita sebagai motivasi kita maka kita akan bisa berkembang menjadi lebih baik. Memang tidak mudah menjadikan lawan kita sebagai motivasi kita. Misalnya saja saat kita kalah dari lawan kita, kita tentu akan kecewa dan marah. Jika kita bisa mengontrol emosi kita maka kita bisa menjadikannya sebagai acuan dan motivasi kita agar bisa berkembang lebih baik lagi. Tetapi sebaliknya jika kita tidak bisa mengontrol itu maka kita akan merasa lawan kita hanya sebagai penghambat, kita akan melakukan hal-hal curang untuk mengalahkan lawan kita dan itu tidak baik. Maka jadikanlah lawanmu sebagai motivasimu untuk berkembang menjadi lebih baik karena itu akan berguna bagi diri kita sendiri dan tentunya bagi orang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-2189560426734242602?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/2189560426734242602/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/11/lawanku-menjadi-motivasiku.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/2189560426734242602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/2189560426734242602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/11/lawanku-menjadi-motivasiku.html' title='Lawanku Menjadi Motivasiku'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-6133283506140801109</id><published>2009-11-22T18:32:00.001+07:00</published><updated>2009-11-22T18:32:33.332+07:00</updated><title type='text'>Kita Berhasil Dengan Kelemahan Kita</title><content type='html'>Hal yang paling kita takuti dalam hidup ini mungkin kelemahan kita. Kita takut dengan kelemahan yang kita miliki karena akan menghambat kita untuk meraih kesuksesan. Kita tidak berani melihat dan menyadari kelemahan yang kita miliki. Kita hanya melihat kelebihan kita sebagai suatu hal yang akan mengantar kita pada kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun begitu kita seharusnya sadar bahwa kelemahan yang kita miliki adalah senjata utama kita untuk bisa meraih kesuksesan. Kelemahan yang tidak kita sadari dan tidak mau kita lihat itu adalah kekuatan kita untuk bisa berhasil. Banyak orang-orang yang sukses justru karena kelemahan yang mereka miliki. Jangan mengesampingkan kelemahan yang kita miliki, jangan menganak tirikannya. Jadikanlah kelemahan yang kita miliki sebagai kekuatan kita, sebagai pendamping kelebihan kita agar bisa bersama-sama mencapai kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya akan memberikan sedikit contoh bahwa kelemahan itu akan menjadikan suatu keberhasilan. Saya baru beberapa hari lalu membaca buku tentang perang vietnam. Diceritakan bahwa pada perang itu tentara vietnam berhasil mengusir tentara Amerika walaupun dengan senjata yang sederhana, sama saat Indonesia melawan penjajah. Tentara vietnam salah satu kelemahannya adalah ukuran badannya yang kecil, sehingga saat melawan tentara Amerika tanpa senjata pasti tentara vietnam kalah. Tetapi di balik kelemahannya itu ternyata ada untungnya juga. Dengan ukuran badan yang lebih kecil, tentara Vietnam bisa membangun bunker yang hanya pas dengan ukuran badan tentaranya. Dengan begitu tentara Amerika tidak bisa masuk ke dalam bunker itu. Padahal di bunker itulah strategi perang Vietnam dibicarakan dan di bunker itulah rencana-rencana penting dilakukan. Dengan begitu terlihat bahwa tentara Vietnam bisa memanfaatkan kelemahan mereka dan menjadikan itu sebagai senjata utama mereka untuk dapat mengusir tentara Amerika dari Vietnam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari cerita itu kita tahu bahwa jika kita bisa memanfaatkan kelemahan kita dengan baik maka itu akan menjadi sesuatu yang sangat berguna bagi kita. Kita harus bisa melihat kelemahan yang kita miliki dari sisi yang lain bukannya melihat dari sisi buruknya saja. Kita harus berpikir bahwa kelemahan yang kita miliki bisa membantu kita melakukan sesuatu yang baik. jika kita hanya memandang kelemahan yang kita miliki sebagai sesuatu yang buruk bagi kita saja, maka kita tidak akan bisa memanfaatkan kelemahan itu sebagai kekuatan kita untuk bisa mendampingi kelebihan kita dalam meraih kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadikanlah kelemahan yang kita miliki sebagai kekuatan kita, berusahalah agar kelemahan itu bisa membantu kita untuk meraih sukses. Jangan jadikan kelemahan sebagai suatu hambatan untuk meraih kesuksesan tetapi jadikanlah motivasi untuk bisa meraih kesuksesan dan keberhasilan kita dalam hidup.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-6133283506140801109?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/6133283506140801109/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/11/kita-berhasil-dengan-kelemahan-kita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/6133283506140801109'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/6133283506140801109'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/11/kita-berhasil-dengan-kelemahan-kita.html' title='Kita Berhasil Dengan Kelemahan Kita'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-2235540106441506760</id><published>2009-11-15T07:46:00.000+07:00</published><updated>2009-11-15T07:47:15.550+07:00</updated><title type='text'>Cinta Itu Sukses</title><content type='html'>Cinta ternyata bisa membuat seseorang menjadi sukses dan hidup dengan bahagia. Kesuksesan diraih dari cinta dan cinta memberikan kesuksesan itu. "Lakukanlah apa yang kamu cintai dan Cintailah apa yang kamu lakukan" Itulah yang menyebabkan cinta bisa menjadikan seseorang menjadi sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita ingin menjadi orang yang sukses, kita harus melakukan hal-hal atau bekerja dengan hal-hal yang kita cintai. Jika kita melakukan sesuatu yang kita cintai pasti kita akan lebih menikmatinya dan akan dengan semangat menjalani pekerjaan kita. Setiap permasalahan yang ada tidak menjadikan kita pantang menyerah karena permasalahan itu justru akan menjadi sebuah tantangan bagi kita dan bukan menjadi beban bagi kita. Dengan permasalahan itu menjadi tantangan kita maka kita akan terus berusaha untuk menghadapi masalah itu dan bukannya kita menjadi stres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana dengan orang-orang yang sudah terlanjur ada pada pekerjaan yang mereka tidak cintai? Apakah mereka harus pindah ke pekerjaan lain yang mereka cintai? Tidak, mereka tidak harus pindah ke pekerjaan lain selama itu tidak menjadi beban dalam hidupnya. Pekerjaan yang sudah dijalani sebaiknya dinikmati dan berusahalah untuk mencintai pekerjaan yang kita lakukan sekarang. Memang tidak mudah untuk mencintai suatu pekerjaan yang awalnya bukan pekerjaan yang kita sukai. Walaupun begitu berusahalah agar pekerjaan itu menjadi kita cintai karena dengan begitu kita akan menikmati pekerjaan itu dan bisa menjadi sukses dengan pekerjaan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi ingat kita juga tidak bisa memaksa untuk mencintai suatu pekerjaan. Pekerjaan yang sudah kita lakukan jalani saja dan nikmati. Lama kelamaan akan muncul kecintaan pada pekerjaan itu. Hal ini sama dengan jika kita mencintai seseorang gadis atau seorang pria. Awalnya kita biasa saja terhadap orang itu, tetapi karena kita sering bertemu dan sering bersama-sama maka lama kelamaan akan muncul cinta. Itulah yang kita lakukan dalam pekerjaan kita, kita jalani saja pekerjaan itu maka lama kelamaan pekerjaan itu akan kita cintai dan akan membawa kesuksesan bagi kita. Jika ada masalah dalam pekerjaan itu yang harus dilakukan adalah menjadikan pekerjaan itu sebagai sebuah tantangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berawal dengan cinta berakhir dengan kesuksesan. Itulah prinsip yang harus kita tanamkan pada diri kita sendiri, jika kita bisa melakukan hal-hal yang kita cintai dan mencintai apa yang kita lakukan maka kesuksesan akan bisa kita dapat dan kebahagiaan dalam hidup akan kita dapat pula.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-2235540106441506760?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/2235540106441506760/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/11/cinta-itu-sukses.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/2235540106441506760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/2235540106441506760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/11/cinta-itu-sukses.html' title='Cinta Itu Sukses'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-3079138296192165964</id><published>2009-11-10T18:57:00.000+07:00</published><updated>2009-11-10T19:04:46.251+07:00</updated><title type='text'>Mengukir Perjuangan Para Pahlawan di Hati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SvlW1Tt7s9I/AAAAAAAAAHI/oaJVTeT0-DM/s1600-h/merdeka.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 226px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SvlW1Tt7s9I/AAAAAAAAAHI/oaJVTeT0-DM/s320/merdeka.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402444701833606098" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Indonesia tanpa para pahlawan tidak akan bisa seperti sekarang ini, yang bisa mencium aroma kebebasan dan bisa merasakan indahnya kebebasan dari para penjajah. Mereka sungguh sangat berjasa bagi Indonesia tercinta ini. Perjuangan mereka tidaklah sia-sia dan perjuangan mereka sangat berarti bagi seluruh rakyat Indonesia. Sebagai rakyat Indonesia kita harus bisa meneruskan perjuangan mereka dengan melakukan hal-hal baik yang bisa memajukan negara tercinta ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih penting lagi kita harus bisa menghargai jasa para pahlawan kita ini dengan tidak melupakan jasa-jasa para pahlawan ini. Bukan hanya mengenang saja tetapi kita juga harus bisa merasakan betapa kerasnya perjuangan mereka dan kita harus bisa meniru perjuangan yang telah mereka lakukan. Kita meniru perjuangan mereka tentunya bukan dengan berperang melawan negara lain tetapi lakukanlah hal-hal baik yang berguna bagi bangsa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melakukan semua itu yang pertama kita lakukan adalah mengukir para pahlawan itu di hati kita, mengukir jasa-jasa dan perjuangan mereka. Jika hanya mengingat saja mungkin suatu saat kita akan lupa pada para pahlawan kita ini. Jika kita bisa mengukir mereka dalam hati kita tidak akan lupa dengan  jasa-jasa dan perjuangan mereka untuk selamanya. Perjuangan mereka akan bisa kita rasakan dan kita tanamkan dalam hati yang itu nantinya akan menjadi penyemangat kita dalam menjalani hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukiran perjuangan para pahlawan di hati ini akan terus menuntun kita untuk berbuat lebih baik demi bangsa negara tercinta kita. Perjuangan-perjuangan para pahlawan ini akan benar-benar melekat pada diri kita karena kita telah mengukirnya di hati dan bukan hanya mengingat-ingat perjuangan para pahlawan kita. Kerasnya perjuangan para pahlawan kita ini akan memberi motivasi di saat kita gagal agar bisa bangkit dari kegagalan kita. Para pahlawan kita ini tentu pernah mengalami kegagalan tetapi mereka bisa bangkit dari kegagalan itu dan terus berjuang demi memperoleh kemerdekaan dari para penjajah. Itulah yang akan menjadikan kita bisa bangkit dari kegagalan karena semangat pantang menyerah dari pahlawan ini telah melekat pada hati kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua bentuk perjuangan yang telah dilakukan oleh para pahlawan akan benar-benar melekat pada kita karena kita telah mengukirnya dalam hati. Ukiran perjuangan para pahlawan di hati tidak akan hilang karena waktu dan itu akan ada di hati kita untuk selamanya. Jasa-jasa dan perjuangan para pahlawan akan terus bisa kita rasakan dan kita maknai. Semangat yang ada di para pahlawan akan terus ada pada diri kita dan akan menjadi penyemangat kita dalam menjalani hidup ini. Ukirlah perjuangan para pahlawan ini di hati kita karena itu akan menjadikan kita lebih baik dan bisa berbuat sesuatu yang baik bagi bangsa dan negara ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-3079138296192165964?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/3079138296192165964/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/11/mengukir-perjuangan-para-pahlawan-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/3079138296192165964'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/3079138296192165964'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/11/mengukir-perjuangan-para-pahlawan-di.html' title='Mengukir Perjuangan Para Pahlawan di Hati'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SvlW1Tt7s9I/AAAAAAAAAHI/oaJVTeT0-DM/s72-c/merdeka.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-2957056131150307887</id><published>2009-11-09T15:27:00.000+07:00</published><updated>2009-11-09T15:34:26.524+07:00</updated><title type='text'>Menapaki Tangga Kehidupan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SvfTrEXF23I/AAAAAAAAAHA/aEwY5OxzGmA/s1600-h/Tangga-sukses.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 260px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SvfTrEXF23I/AAAAAAAAAHA/aEwY5OxzGmA/s320/Tangga-sukses.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402019014912629618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak sedang berusaha untuk menapaki sebuah tangga kehidupan satu demi satu. Setiap anak tangga dilalui dengan hati-hati dan tidak terburu-buru. Sampailah dia di suatu tempat yang luas yang baginya indah dan menyenangkan. Dia berhenti agak lama di tempat itu. Dia berhenti bertahun-tahun dan menikmati semua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang umurnya sudah menginjak 17 tahun, dia sudah bisa dibilang sebagai seorang remaja yang sedang menuju kedewasaan. Dia sempat berpikir mengapa dia hanya berdiam diri di tempat itu dan hanya menikmati apa yang ada pada dirinya sekarang. Dia terus berpikir tentang hal itu, lalu dia sadar dia tidak bisa hanya berdiam diri di tempat itu, dia harus segera menapaki tangga kehidupan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu demi satu anak tangga dilaluinya, kali ini untuk melewati anak tangga ini tidak lah mudah. Sekarang banyak rintangan yang harus dihadapi dalam melewati anak tangga ini. Dia sempat terjatuh dari anak tangga itu dan sempat pula turun kembali ke anak tangga sebelumnya. Walaupun begitu dia tetap berusaha untuk melewati tangga itu dan menapakinya satu demi satu dengan perjuangan dan mengalahkan semua rintangan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan usaha yang keras akhirnya dia sampai pada suatu tempat yang luas lagi, kali ini tempat itu lebih indah dan lebih menyenangkan dari tempat yang sebelumnya. Dia terus menikmati apa yang ia dapat dengan usahanya. Dia juga sempat menyesal mengapa dia tidak dari dulu melanjutkan perjalanannya untuk mencapai ke tempat ini karena tempat ini ternyata lebih indah. Di saat dia berpikir ada seorang kakek tua yang menghampirinya dan menanyakan apa yang sedang dipikirkannya. Dia lalu bercerita tentang penyesalannya, setelah mendengar ceritanya kakek itu berkata padanya bahwa semua itu ada waktunya, setelah berbicara itu kakek itu pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia lalu berpikir lagi tentang apa yang dikatakan kakek itu. Setelah lama berpikir akhirnya dia tahu mengapa kakek itu berbicara seperti itu. Dia tidak mungkin bisa sejak dulu terus berusaha menapaki tangga-tangga itu karena dia belum punya kemampuan untuk bisa ke tempat yang lebih tinggi lagi. Dia juga berpikir bahwa dia tidak mungkin bisa melewati rintangan-rintangan yang ada yang telah ia lewai sebelumnya. Ternyata apa yang dikatakan kakek itu benar juga. Dia juga sempat ingin menapaki tangga selanjutnya ke tempat yang lebih tinggi lagi tetapi karena perkataan kakek itu dia mengurungkan niat karena dia takut tidak bisa melewati rintangan yang akan menghadangnya di depan nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dia rasa cukup siap dia akhirnya pergi untuk menapaki tangga lagi dan menuju ke tempat yang lebih tinggi lagi. Ternyata rintangan yang ada lebih berat dan lebih sulit tetapi untungnya dia sudah siap dan tidak akan menyerah dengan rintangan yang ada. Di usia 25 tahun dia berusaha menapaki tangga yang semakin berat rintangannya, kali ini dia harus berhadapan dengan orang lain juga. Orang-orang itu sempat mendorongnya agar jatuh, tetapi dia kuat dan dia tidak mau dengan mudah terjatuh. Setelah terus berjuang akhirnya dia sampai pada tempat luas lagi yang kali ini lebih indah lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini dia benar-benar menikmati apa yang di dapatnya sekarang, dia tidak ingin untuk pergi ke tempat yang lebih tinggi lagi. Dia merasa cukup dan lebih baik tinggal di sini saja sampai dia mati. Dia sempat berpikir dia tidak ingin ke tempat yang lebih tinggi lagi karena dia takut jatuh dan bila dia jatuh pada tempat yang lebih tinggi lagi maka akan lebih menyakitkan. Akhirnya dia pun hanya menikmati di tempat itu saja sampai dia akhirnya meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita itu sama saja dengan kehidupan yang terjadi pada semua orang. Saat kita berusaha menapaki setiap anak tangga yang ada pasti ada saja rintangan-rintangan yang ada dan itu sama seperti hidup yang di setiap saat kita pasti menemukan rintangan-rintangan dalam hidup. Jika kita tidak bisa mengatasinya maka kita akan jatuh. Saat kita jatuh, kita seharusnya bisa untuk bangkit lagi dan berusaha untuk menapaki tangga kehidupan lagi. Walaupun kita mulai dari awal lagi tetapi itu lebih baik dari pada kita diam saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu setelah itu, setelah kita berjuang maka kita akan menuai hasil dan kita pasti menikmatinya, sama seperti cerita itu kita sampai di tempat yang luas yang penuh dengan keindahan. Tetapi selanjutnya apakah kita hanya berdiam diri di tempat itu? Kita pastinya ingin mendapat yang lebih indah dan lebih menyenangkan dalam hidup, sama dengan tujuan awal hidup manusia yaitu bahagia. Jika manusia belum bisa bahagia maka manusia akan terus berusaha untuk mendapatkan kebahagiaan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah kehidupan kita, kita harus berusaha menapaki tangga kehidupan yang ada, jika kita jatuh jangan menyerah dan jika kita sampai pada suatu tempat atau suatu hasil janganlah cepat-cepat puas. Kegagalan yang kita dapat pasti di baliknya ada suatu keberhasilan jika kita mau berusaha lagi dan kesuksesan yang kita dapat pasti di baliknya ada suatu kegagalan jika kita hanya berpuas diri dan tidak bisa mempertahankannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-2957056131150307887?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/2957056131150307887/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/11/menapaki-tangga-kehidupan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/2957056131150307887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/2957056131150307887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/11/menapaki-tangga-kehidupan.html' title='Menapaki Tangga Kehidupan'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SvfTrEXF23I/AAAAAAAAAHA/aEwY5OxzGmA/s72-c/Tangga-sukses.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-3889838575814590456</id><published>2009-11-05T19:48:00.000+07:00</published><updated>2009-11-05T20:10:20.184+07:00</updated><title type='text'>Sedikit Tahu Tetapi Sok Tahu</title><content type='html'>Menjengkelkan memang jika ada orang yang hanya sedikit tahu tentang sesuatu tetapi lagaknya seperti orang yang tahu segalanya. Dia bertanya seolah-olah dia tahu segala-galanya dan dia juga menjawab pertanyaan dengan percaya diri dan lancar tetapi tidak tahu jawabannya benar atau tidak karena dia pikir dia tahu segalanya padahal dia hanya tahu sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat seperti itu sama dengan yang dimiliki oleh siswa SMA ini yang bernama Adi. Di kelas lagaknya seperti orang yang banyak tahu dan selalu sok pintar. Dia juga sering bertanya-tanya hal-hal yang besar yang mungkin dia juga tidak mengerti apa yang ditanyakannya. Baginya yang terpenting adalah bagaimana dia bisa terlihat seperti orang pintar yang tahu segalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat sedang presentasi tugas pun dia tetap saja berlagak sok pintar. Misalnya saja ada teman yang bertanya lalu dengan cepat dia menjawab dengan lancar tetapi jawabannya juga tidak benar, sampai-sampai dia ditegur oleh guru karena jawabannya salah. Lalu saat ada temannya yang sedang mempresentasikan tugasnya dia pun orang pertama yang bertanya, dia bertanya hal-hal yang besar yang mungkin tidak sesuai umurnya dan pertanyaan itu oleh teman-temannya dianggap tidak penting. Tetapi memang benar juga pertanyaannya bukan pertanyaan yang baik, dia bertanya agar dia bisa terlihat pintar padahal dia juga prestasinya biasa-biasa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian yang lebih menjengkelkan lagi adalah saat ada teman yang meminta untuk diajari mata pelajaran tertentu, dia pasti menawarkan diri untuk mengajarkannya padahal dia juga belum bisa. Memang tingkahnya ini menjengkelkan banyak teman-temannya. Si Adi ini juga sering dinasehati teman-temannya agar jangan bersikap seperti itu, jangan bersikap seolah-olah tahu segalanya padahal yang dia tahu hanya sedikit saja. Teman-temannya sering bilang lebih baik tahu banyak tetapi tidak sok tahu dari pada tahu sedikit tetapi sok tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adi ini juga tipe orang yang tidak senang dinasehati, saat dinasehati oleh teman-temannya dia berlagak sok tahu lagi. Dia sering berkata pada teman-temannya bahwa nasehatnya itu tidak berguna bagi dia karena dia lebih tahu segalanya dari pada teman-temannya. Memang sangat menjengkelkan sikap Adi ini, dia juga tidak tahu diri dan selalu ingin menang sendiri. Teman-temannya pun juga bingung harus berbuat apa untuk menghadapinya. Mungkin harus ada orang yang lebih sok tahu dari pada si Adi ini agar dia bisa sadar bahwa dia bukan apa-apa dan tidak tahu segalanya dan masih ada orang yang lebih tahu dari pada dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh sulit menghadapi orang seperti itu yang berlagak sok tahu padahal yang dia tahu hanya sedikit. Untuk sisi positifnya mungkin ini bisa meningkatkan kepercayaan diri dan tidak ragu-ragu dalam menyatakan suatu pendapat. Tetapi jika itu terlalu berlebihan yaitu dengan berlagak sok tahu dengan pengetahuan yang sedikit maka yang ada justru merugikan banyak pihak. Kita harus sadar bahwa tidak ada manusia yang tahu segalanya yang ada adalah Tuhan yang Maha Tahu. Sepintar-pintarnya orang pun dia hanya tahu sebagian kecil saja dari semua hal yang ada di dunia ini. Lebih baik kita tahu sedikit dan menggunakan sesuatu yang kita tahu itu untuk membantu sesama dan bukannya berlagak sok tahu agar itu dapat menguntungkan diri kita sendiri dan orang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-3889838575814590456?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/3889838575814590456/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/11/sedikit-tahu-tetapi-sok-tahu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/3889838575814590456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/3889838575814590456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/11/sedikit-tahu-tetapi-sok-tahu.html' title='Sedikit Tahu Tetapi Sok Tahu'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-1245340157638992438</id><published>2009-11-01T15:16:00.000+07:00</published><updated>2009-11-01T15:23:06.682+07:00</updated><title type='text'>Memanfaatkan Apa Yang Kita Miliki</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/Su1FUaietgI/AAAAAAAAAG4/7qvaclyiq38/s1600-h/kucingku_600.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/Su1FUaietgI/AAAAAAAAAG4/7qvaclyiq38/s320/kucingku_600.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5399047745310733826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Untuk bisa memanfaatkan sesuatu yang kita miliki sebelumnya kita harus bisa bersyukur dengan apa yang kita miliki itu, kita harus bisa menerima apa saja yang kita miliki dan tidak mengeluh dengan apa yang kita miliki. Jika kita bisa bersyukur maka untuk selanjutnya kita akan mudah untuk memanfaatkannya agar bisa berguna bagi kita dan berguna bagi orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan orang sulit untuk bersyukur dengan apa yang mereka miliki, mereka cenderung mengeluh dengan apa yang mereka miliki dan mereka juga merasa iri dengan sesuatu yang dimilki orang lain. Padahal jika kita bisa memanfaatkan dengan baik apa yang kita miliki itu akan bisa sangat berguna bagi kita dan orang lain tentunya. Tidak lupa yang pertama harus kita lakukan adalah bersyukur dengan apa yang kita miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita juga harus bisa berusaha keras agar sesuatu yang kita miliki itu bisa bermanfaat bagi kita. Kita juga jangan hanya mengeluh saja jika kita tidak bisa memanfaatkan dengan baik sesuatu yang kita miliki. tuhan menciptakan manusia dengan bakat dan kemampuan masing-masing, jika kita bisa menerima hal itu dan bisa bersyukur dengan apa yang kita miliki maka untuk selanjutnya kita bisa memanfaatkan itu agar bisa berguna bagi kita. Jika kita tidak bisa bersyukur kita cenderung merasa bahwa bakat atau kemampuan yang diberikan Tuhan pada kita tidak cocok untuk kita dan pada akhirnya kita tidak bisa memanfaatkan itu sebaik-baiknya. Kita akan terus mengeluh mengapa Tuhan memberikan semua ini. dengan kita terus mengeluh kita tidak akan ada waktu untuk bisa memanfaatkan sesuatu yang Tuhan berikan pada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua yang kita miliki, semua yang kita terima harusnya bisa kita syukuri dan bisa kita manfaatkan dengan baik. Tidak mudah untuk bersyukur dan tidak mudah pula bagi kita untuk memanfaatkannya. Kita harus berusaha keras agar dapat bermanfaat bagi kita. Misalnya saja di rumah kita yang kita miliki atau yang ada di sekitar kita hanyalah sampah-sampah plastik. Sedangkan kita juga tidak mempunyai pekerjaan dan hidup kita serba kekurangan. Jika kita bisa menerima keadaan itu maka kita akan berpikir lain dan jika bisa menerima keadaan yang ada di sekitar kita maka kita juga akan bisa berpikir untuk memanfaatkan segala sesuatu yang kita miliki dan ada di sekitar kita. Kita bisa memanfaatkan sampah-sampah yang ada itu menjadi suatu barang yang berguna bagi kita dan tentunya orang lain, misalnya kita mengolahnya menjadi suatu kerajinan dari sampah-sampah plastik itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang sudah banyak kerajinan-kerajinan yang terbuat dari sampah dan itu mempunyai nilai seni yang tinggi. Berawal dari sampah yang tidak ada nilainya bisa dibuat menjadi sesuatu yang berguna dan memiliki nilai yang tinggi. Orang-orang yang bisa melakukan itu adalah orang-orang yang bisa menerima keadaannya dan menerima sesuatu yang dimilikinya dan mereka juga bisa memanfaatkan dengan baik apa yang mereka miliki, mereka tidak mengeluh dengan apa yang mereka miliki. Sampah-sampah plastik itu pasti mereka miliki dan mereka berpikir dari pada kita tidak melakukan apa-apa lebih baik kita memanfaatkan sesuatu yang mereka miliki, dan saat itu yang mereka miliki hanyalah sampah-sampah plastik saja. Dengan kerja keras mereka akhirnya mereka pun bisa mengubah sampah-sampah plastik menjadi suatu kerajinan yang bisa menghasilkan uang bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk bisa memanfaatkan sesuatu yang kita miliki janganlah lupa yang harus kita lakukan terlebih dahulu adalah bisa bersyukur karena dengan begitu untuk selanjutnya kita bisa memanfaatkan sesuatu yang kita miliki dengan baik dan bisa bermanfaat bagi diri kita sendiri dan orang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-1245340157638992438?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/1245340157638992438/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/11/memanfaatkan-apa-yang-kita-miliki.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/1245340157638992438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/1245340157638992438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/11/memanfaatkan-apa-yang-kita-miliki.html' title='Memanfaatkan Apa Yang Kita Miliki'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/Su1FUaietgI/AAAAAAAAAG4/7qvaclyiq38/s72-c/kucingku_600.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-1741687807724871757</id><published>2009-11-01T14:40:00.001+07:00</published><updated>2009-11-01T14:40:30.380+07:00</updated><title type='text'>Makasih Ya...</title><content type='html'>Mengatakan terima kasih bukanlah hal yang mudah, kita sering lupa untuk mengatakan terima kasih setelah kita meminjam atau memakai sesuatu milik orang lain atau diberi sesuatu oleh orang lain. Misalnya kita meminjam sesuatu miliki orang lain, setelah selesai seharusnya kita berterima kasih tetapi kita malah lupa mengucapkannya. Orang yang meminjami kita pun pasti merasa dia tidak dihargai. Begitu juga jika kita diberi sesuatu oelh orang lain, kita lupa untuk berterima kasih mungkin karena kita sulit untuk mengucapkannya dan tentunya orang yang memberi kita pasti akan merasa pemeberiannya tidak dihargai dan mungkin dia juga berperasaan pemeberiannya tidak disukai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah yang terjadi pada Selvy, dia bisa dibilang seorang gadis yang mau menang sendiri. Dia tidak pernah sama sekali berterima kasih jika diberi sesuatu oleh temannya atau berterima kasih setelah meminjam sesuatu dari temannya. Dia lebih senang mendapat ucapan terima kasih dari temannya dari pada dia mengucapkan terima kasih pada temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dia meminjamkan sesuatu pada temannya, dia selalu meminta pada temannya untuk berterima kasih, setelah temannya mengembalikan sesuatu yang sudah ia pinjami, Selvy selalu berkata" Mana Terima kasihnya?" Itulah yang selalu diucapkan Selvy pada temannya, pada saat dia memberi sesuatu pada temannya dia juga sellau mengucapkan hal yang sama pada temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini tentu sangat berlawanan dengan sifat Selvy, dia selalu ingin mendapatkan terima kasih dari temannya tetapi ia sendiri tidak pernah mau mengucapkan terima kasih pada temannya. Sungguh bukan merupakan suatu hal yang baik karena ia cuma ingin menang sendiri. Selvy merasa untuk mengucapkan terima kasih merupakan hal yang sangat sulit baginya karena mungkin juga merupakan sifatnya yang selalu ingin menang sendiri dan selalu ingin enak sendiri. Dia merasa senang jika mendapat ucapan terima kasih dari temannya, dia juga merasa dihargai jika mendapat ucapan terima kasih dari temannya, tetapi apakah ia tidak memikirkan teman-temannya? Teman-temannya merasa tidak dihargai Selvy, teman-temannya juga pasti merasa tidak senang jika mereka tidak mendapat ucapan terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tidak mudah mengucapkan terima kasih pada seseorang, kita juga harus membiasakan untuk mengucapkan terima kasih agar itu menjadi hal yang mudah, tetapi juga jangan sampai berlebihan artinya jangan sedikit-sedikit terima kasih, kita juga perlu tahu batasannya. Dengan kita mengucapkan terima kasih pada orang lain tentunya orang lain akan merasa dihargai dan tentunya mereka juga akan merasa senang. Ya alangkah baiknya jika kita tidak sungkan untuk mengucapkan terima kasih pada orang lain jika kita diberi sesuatu oleh orang lain, dengan begitu kita dan orang lain juga akan merasa sama-sama senang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-1741687807724871757?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/1741687807724871757/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/11/makasih-ya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/1741687807724871757'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/1741687807724871757'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/11/makasih-ya.html' title='Makasih Ya...'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-908601008092768622</id><published>2009-10-30T19:21:00.001+07:00</published><updated>2009-10-30T19:21:13.139+07:00</updated><title type='text'>Berilah Sebuah Kesempatan</title><content type='html'>Memberi kesempatan pada seseorang yang telah menyakiti atau mengecewakan kita bukanlah hal yang mudah. Kita harus bisa menerima kesalahan orang lain dan memaafkannya dan itu hal yang sulit bagi kebanyakan orang. Tetapi kita juga tidak bisa terus mendemdam dan menyalahkan orang yang menyakiti kita karena itu akan menjadikan dia orang yang semakin tidak baik dan tidak akan pernah berubah dari sifat jeleknya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejelek-jeleknya sifat seseorang pasti dia memiliki sifat yang baik, kita harus percaya bahwa sifat baik itu bisa ia munculkan dan bisa menggantikan sifat-sifat jeleknya. Orang yang terus dicaci maki karena kesalahannya justru tidak akan merubah orang itu dan itu akan menjadikannya orang yang selalu berbuat tidak baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita dikecewakan atau disakiti oleh seseorang gunakanlah hati dalam mengahadapinya dan bukan menggunakan kepala kita yang sedang panas karena kita sedang dilanda amarah. Gunakanlah hati karena itu akan memunculkan solusi yang baik bagi orang itu, misalnya saja kita memberi kesempatan padanya untuk berubah, jangan kita terus memaki-makinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang baik adalah orang yang membalas perbuatan seseorang yang telah menyakitinya tidak dengan cara-cara yang tidak baik tetapi menggunakan cara-cara baik yang itu akan membawa perubahan ke arah yang lebih baik pada orang yang telah menyakiti kita. Misalnya saja ada orang yang suka menjelek-jelekkan di belakang kita, kita jangan membalas perbuatan itu, kita berbicara baik-baik dengan orang itu dan berilah dia kesempatan untuk berubah. Jika keadaan seperti itu jangan menghadapi dengan pikiran yang penuh amarah tetapi hadapilah dengan menggunakan hati dan perasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tidak mudah memberikan kepercayaan pada seseorang tetapi alangkah baiknya kita mencoba memberi kesempatan pada seseorang agar dia bisa dipercaya lagi. Jika kita tidak pernah memberi kesempatan pada orang yang menyakiti kita, lalu kapan dia akan berubah? Itu justru akan merugikan diri kita sendiri karena bisa saja dia juga berbuat hal tidak baik pada orang lain dan kita akan merasa menyesal karena tidak memberikannya kesempatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah perubahan orang yang telah menyakiti kita, yakinlah bahwa kesempatan yang telah kita berikan itu akan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan akan digunakan untuk menjadikan orang itu berubah ke arah yang lebih baik. Sekali lagi jangan menggunakan amarah untuk menghadapi seseorang yang telah menyakiti kita tetapi gunakanlah perasaan untuk menghadapinya dan berilah kesempatan pada orang itu agar kelak di masa depan dia tidak melakukan kesalahan yang sama dan tidak merugikan orang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-908601008092768622?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/908601008092768622/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/berilah-sebuah-kesempatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/908601008092768622'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/908601008092768622'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/berilah-sebuah-kesempatan.html' title='Berilah Sebuah Kesempatan'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-3178397819488868961</id><published>2009-10-30T18:58:00.001+07:00</published><updated>2009-10-30T18:58:33.179+07:00</updated><title type='text'>Skenario Kehidupan</title><content type='html'>Manusia pasti pernah membuat rencana-rencana dalam hidup mereka. Mereka sudah memikirkan apa yang selanjutnya mereka lakukan dan mereka juga sudah punya rencana bagaimana hasilnya nanti. Hal seperti itu sama saja kita membuat skenario dalam kehidupan kita, kita berperan sebagai seorang sutradara yang sudah menyiapkan skenario-skenario dan berharap hasilnya sesuai dengan skenario yang sudah dibuat. Seorang sutradara juga sudah sebisa mungkin mengarahkan setiap apa yang dilakukan agar sesuai dengan skenario dan berharap itu akan sesuai. Hal itu sama saja dalam kehidupan kita, jika kita sudah merencanakan sesuatu maka kita juga berharap hasilnya sama dengan apa yang kita rencanakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa jadinya jika skenario yang sudah kita siapkan ternyata kacau? Semua yang terjadi tidak sama dengan apa yang kita rencanakan dan justru berbalik dengan apa yang kita rencanakan. Tentunya itu akan membingungkan kita, kita tidak tahu apa yang akan kita lakukan selanjutnya. Apalagi jika kita sudah menyiapkan rencana kita dengan matang dan pada akhirnya rencana itu kacau atau gagal, tentu kita akan sangat kecewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sudah terjadi hal seperti itu kita sebagai manusia tidak bisa berbuat apa-apa. Kita tidak berharap hasilnya akan berlainan dengan rencana kita, kita sudah berusaha tetapi justru hasilnya tidak sesuai dengan yang kita harapkan, kita juga tidak bisa apa-apa. Tetapi kita juga tidak bisa hanya diam saja, kita harus bisa mempersiapkan skenario-skenario lain yang lebih baik dan terus berusaha agar hasilnya bisa sesuai dengan yang kita harapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tidak mudah menyiapkan skenario-skenario lainnya apalagi kita sudah gagal pada skenario sebelumnya. Kita harus bisa menghilangkan kekecewaan kita, kita harus bisa bangkit dari kegagalan kita. Menjadi tidak baik jika kita hanya berdiam diri dan tidak melakukan apa-apa. Kita harus yakin bahwa rencana yang kita buat bukanlah rencana terbaik bagi kita dan Tuhan sudah menyiapkan rencana lain yang itu akan lebih baik dari rencana kita, tinggal bagaimana kita bangkit dari kegagalan pada rencana kita sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita berhasil bangkit dan terus berjuang dengan menyiapkan rencana-rencana lain yang lebih baik maka kita pasti akan bisa mendapatkan hasil yang baik pula. Kita juga harus berusaha berbuat sesuai dengan rencana kita tidak peduli seperti apa hasilnya nantinya. Rencana-rencana yang baik yang sudah kita siapkan jika kita bisa menjalankannya dan terus berusaha maka hasil yang kita dapat akan baik pula. Memang kita sering mendapatkan hasil dari suatu pekerjaan yang tidak sesuai dengan rencana kita, tetapi kita harus tetap bersyukur dengan hasil itu dan jangan mengeluh dengan hasil yang kita dapatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita memang berhasil dalam menjalankan skenario kehidupan kita maka kita sudah sepantasnya bersyukur akan hal itu dan jangan sampai kita terlena dengan hasil itu karena bisa-bisa kita akan menjadi puas diri dan justru tidak berjuang lagi dalam menjalani kehidupan. Jika kita gagal dalam skenario kehidupan yang telah kita siapkan, kita jangan terhanyut oleh kekecewaan yang kita dapat, jadikanlah kekecewaan dan kegagalan itu sebagai motivasi kita untuk berusaha yang lebih baik lagi agar sesuatu yang kita rencanakan dapat membuahkan hasil yang baik bagi kita dan tentunya orang lain pula.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-3178397819488868961?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/3178397819488868961/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/skenario-kehidupan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/3178397819488868961'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/3178397819488868961'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/skenario-kehidupan.html' title='Skenario Kehidupan'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-1259294429730485932</id><published>2009-10-25T20:24:00.000+07:00</published><updated>2009-10-25T20:32:04.056+07:00</updated><title type='text'>Tidak Baik Jika Dipaksa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SuRTRuS2IWI/AAAAAAAAAGw/7EsOWOVWiuk/s1600-h/0202NYColumbiaThinker.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 260px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SuRTRuS2IWI/AAAAAAAAAGw/7EsOWOVWiuk/s320/0202NYColumbiaThinker.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5396529817446654306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sesuatu yang dipaksa tentunya hasilnya tidak akan baik. Ada kalanya memaksa dapat menjadi hal baik tetapi kebanyakan memaksa merupakan hal yang tidak baik. Misalnya saja seseorang dipaksa untuk berbuat sesuatu pasti dia sulit untuk melakukannya karena mungkin saja dia merasa tidak nyaman, panik, atau takut sehingga dia tidak bisa melakukan sesuatu. Seseorang yang tidak nyaman dalam melakukan sesuatu pasti hasilnya juga tidak akan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menulis kita pun tidak bisa menulis jika kita memaksakan diri untuk menari ide-ide yang akan kita tulis. Jika kita memaksakan untuk mencari ide maka ide-ide yang muncul pun tentunya bukan merupakan ide yang baik dan menarik. Dalam menulis ide-ide yang muncul bisa dari sesuatu yang kita lihat, misalnya kita melihat sesuatu dan itu menarik lalu muncul ide untuk membuat suatu tulisan. Ide-ide juga bisa muncul dari pikiran kita jika kita memang sedang ingin menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika misalnya saja kita sedang stres atau sedang ada masalah lalu kita berusaha untuk berpikir kira-kira kita akan menulis apa maka ide yang muncul bukanlah ide yang baik malahan ide itu akan menjadikan tulisan kita hanya sebagai luapan emosi kita dan banyak hal-hal yang tidak baik yang akan muncul nanti dalam tulisan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak bisa memaksakan diri untuk menulis dan kita tidak bisa juga memaksakan diri untuk mencari ide-ide dengan berpikir. Ide-ide dalam menulis itu akan muncul sendiri jika kita tidak memaksa untuk memunculkannya dengan kita berpikir keras, ide itu akan akan muncul jika kita juga sedang merasa nyaman terhadap sesuatu atau pun perasaan kita sedang senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain misalnya jika orang tua memaksa anaknya untuk belajar terus menerus agar menjadi orang yang sukses. Hal itu tentu tidak baik karena seorang anak tidak bisa belajar terus-menerus dan dia juga butuh hiburan seperti misalnya bermain bersama teman-temannya atau hiburan lain agar dia tidak stres. Orang tua selalu ingin anaknya sukses sehingga mereka memaksa anaknya belajar keras. Padahal untuk menjadi orang sukses kita tidak hanya butuh belajar tetapi kita juga butuh ketenangan dan kenyamanan dalam hidup agar kita bisa berpikir jernih dan itu akan membantu kita dalam meraih kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hidup jika kita dipaksa untuk melakukan sesuatu atau dipaksa untuk menjadi sukses maka kita tentunya tidak akan bisa meraih kesuksesan itu. Kita harus mencari kenyamanan terhadap sesuatu dan kita tempatkan diri kita di keadaan dimana kita tidak dipaksa untuk menjadi sukses dan justru memaksa sukses itu datang pada kita, artinya kita bisa memaksa sukses itu datang pada kita dan itu menjadikan kita nyaman dalam berusaha untuk mendapat kesuksesan itu. Lain hal jika kita dipaksa untuk menjadi sukses, kita tidak merasa nyaman untuk mendapatkan kesuksesan karena kita juga akan merasa dikejar-kejar oleh kesuksesan, kita tidak bisa tenang dalam mencapai kesuksesan. Untuk mencapai kesuksesan hidup kita harus bisa menempatkan diri kita pada keadaan yang nyaman dalam menjalani hidup dan tentunya kita tidak hidup dalam keadaan yang memaksa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-1259294429730485932?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/1259294429730485932/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/tidak-baik-jika-dipaksa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/1259294429730485932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/1259294429730485932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/tidak-baik-jika-dipaksa.html' title='Tidak Baik Jika Dipaksa'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SuRTRuS2IWI/AAAAAAAAAGw/7EsOWOVWiuk/s72-c/0202NYColumbiaThinker.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-6207732971120120039</id><published>2009-10-25T16:01:00.000+07:00</published><updated>2009-10-25T16:42:03.369+07:00</updated><title type='text'>Menunggu Oh Menunggu</title><content type='html'>Menunggu bagi sebagian orang merupakan hal yang membosankan bahkan jika menunggu terlalu lama bisa jadi menjengkelkan. Untuk bersabar pun tidak lah mudah apalagi jika kita sedang terburu-buru. Semakin kita terus mengeluh saat menunggu sesuatu maka semakin jengkel pula kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah yang dialami Anwar. Dia dari tadi hanya berdiri dan mondar mandir saja. Ternyata dia sedang menunggu angkutan umum. Dia pun sudah merasa jengkel karena dari tadi kira-kira dari 1 jam yang lalu tidak ada satu angkutan umum pun yang datang. Menit demi menit dia lalui untuk menunggu angkutan umum yang akan mengantarkannya ke sebuah gedung pertemuan untuk mengikuti suatu acara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara yang akan diikuti Anwar baru akan mulai tengah siang nanti. Tetapi dia sudah harus datang awal karena dia juga terlibat panitia dalam acara tersebut. Dia sudah berencana sampai ke gedung pertemuan 2 jam sebelum acara dimulai. Dia pun berangkat dari rumah kira-kira pukul 09.00. Dia lalu menunggu angkutan umum yang akan mengantarkannya nanti. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia sudah menunggu satu jam tetapi tidak ada angkutan umum yang datang. Dua jam sudah berlalu, dia sudah satu jam terlambat karena dia harus datang 2 jam sebelum acara dimulai. Sedangkan jam sudah menunjuk pukul 11.00. Akhirnya dia berinisiatif untuk menelpon taksi, taksi sudah dia telepon, tetapi lagi-lagi dia harus jengkel karena menunggu karena taksi yang ia pesan tidak kunjung datang. Dia lalu ditelpon dari perusahaan yang menyediakan jasa taksi bahwa taksi yang ia pesan mengalami kecelakaan dan tidak ada taksi pengganti lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggal setengah jam lagi sebelum acara dimulai dan dia belum beranjak dari tempatnya berdiri sekarang sejak tadi pukul 09.00. Dia sudah berusaha menelpon temannya untuk mengantarkannya tetapi teman-teman mereka tidak bisa karena mereka sibuk. Dia sudah berusaha untuk bersabar sejak tadi, walaupun sangat jengkel tetapi dia mencoba untuk menahan emosinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keringat sudah membasahi seluruh badan Anwar karena dia panik dan tidak tahu harus berbuat apa padahal acara akan dimulai setengah jam lagi. Acara itu baginya sangat penting jadi dia tidak ingin terlambat dalam acara itu. Sungguh beruntung nasib Anwar, 15 menit kemudian dia mendapat tumpangan dari temannya yang akan pergi juga ke acara itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan ditempuh dalam setengah jam, akhirnya Anwar pun sampai di gedung pertemuan itu pukul 12.15. Karena ia terlibat dalam acara itu yaitu dia menjadi panitia maka ia segera bergegas menuju ruangan panitia. Dia takut mendapat makian dari atasannya, walaupun  begitu dia tetap harus menjelaskan keterlambatannya. Sesampainya di ruang panitia dia kaget karena suasana di ruang panitia tidak terlalu ramai. Padahal seharusnya panitia berkumpul di ruang panitia dan jumlahnya tidak sedikit. Dia bingung melihat situasi ini, lalu sembari bertanya tentang kemana teman-teman panitia lainnya dia juga menjelaskan perihal keterlambatannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata setelah menjelaskan, atasannya tidak marah dan dia dapat ,memakluminya. Ternyata setelah atasannya menjelaskan situasi yang terjadi itu dia menjadi tahu apa yang terjadi dengan teman-temannya. Teman-temannya juga terlambat datang dengan alasan yang sama dengannya. Mereka tidak dapat angkutan umum dan juga mereka tidak dapat taksi atau angkutan lainnya. Memang ada beberapa yang diantar temannya tetapi banyak juga yang bernasib seperti Anwar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata sopir-sopir angkutan umum berdemo sehingga tidak ada angkutan umum di jalan. Sopir taksi pun juga ikut berdemo. Sedangkan Taksi yang dipesan Anwar tadi kecelakaan karena tidak tertibnya demo yang berlangsung sehingga menyebabkan kericuhan. Teman-temannya yang naik kendaraan pribadi pun terjebak kemacetan karena demo itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara pun diundur jadi pukul 14.00 karena melihat situasi yang tidak mendukung selain panitia yang tidak lengkap, para peserta acara pun masih sedikit yang datang karena mereka ada yang terjebak kemacetan dan ada pula yang menunggu seperti Anwar. Lagi-lagi Anwar harus menunggu sampai pukul 14.00, tetapi kali ini dia tidak jengkel karena harus menunggu, karena yang terpenting dia sudah sampai di tempat acara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjuangan Anwar untuk sampai ke tempat acara itu tidaklah mudah, dia harus menunggu lama untuk sampai ke tempat acara itu. Dia sempat jengkel dan panik karena dia akan terlambat. Walaupun begitu akhirnya dia bisa sampai walaupun terlambat. Dia berprinsip bahwa lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali dan prinsip itulah yang mengantarkan dia sampai ke tempat itu walaupun harus menunggu lama dan menjengkelkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-6207732971120120039?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/6207732971120120039/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/menunggu-oh-menunggu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/6207732971120120039'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/6207732971120120039'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/menunggu-oh-menunggu.html' title='Menunggu Oh Menunggu'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-523669365486729101</id><published>2009-10-22T12:41:00.001+07:00</published><updated>2009-10-22T12:41:55.852+07:00</updated><title type='text'>Aku Tidak Ingin Jadi Selebriti</title><content type='html'>Ini adalah kisah seorang remaja berusia 15 tahun yang tidak ingin menjadi selebriti di saat teman-temannya memiliki keinginan yang besar menjadi seorang selebriti. Dia bernama Jodhie, di mata teman-temannya dia dianggap aneh karena dia adalah seorang pendiam dan jarang bergaul dengan teman-teman. Jodhie bersikap seperti itu karena dia memiliki keinginan yang berbeda dengan teman-temannya, dia tidak ingin menjadi selebriti seperti keinginan teman-temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia memang jarang bergaul dengan teman-temannya karena pergaulan teman-teman mereka tidak baik, mereka sering berfoya-foya, minum-minuman keras bahkan sex bebas. Teman-teman Jodhie bersikap seperti itu karena mereka meniru gaya hidup para selebriti yang berlimpah harta, teman-teman Jodhie juga memiliki orang tua yang sukses sehingga mereka berlimpah uang untuk bisa meniru gaya hidup para selebriti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman-teman Jodhie mewujudkan keinginan mereka agar bisa menjadi selebriti yaitu dengan mereka meniru gaya hidup tidak baik dari para selebriti , mereka suka berpesta lalu ada juga yang memakai narkoba karena mereka juga sering lihat selebriti yang tertangkap polisi karena memakai narkoba.  Di usia mereka yang masih muda mereka pun sudah minum-minum lalu merokok dan bahkan memakai narkoba. Jodhie sangat prihatin terhadap kelakuan teman-temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jodhie sudah sering mengingatkan agar mereka tidak perlu meniru gaya hidup selebriti seperti itu, yang ditiru adalah usaha para selebriti untuk mencapai kesuksesannya. Walaupun Jodhie sering berkata begitu teman-temannya tidak pernah mendengarkannya, mereka justru mencemooh Jodhie dan bahkan mengucilkan Jodhie. Jodhie bisa dibilang orang yang sabar karena walaupun dia dikucilkan dia tetap berusaha membantu teman-temannya agar keluar dari gaya hidup selebriti yang tidak baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keinginan Jodhie untuk tidak menjadi selebriti semakin kuat karena ia takut jika dia sudah sukses dan mendapat popularitas dia akan menjadi lupa segalanya karena popularitas yang ia dapat dan ia takut terjerumus dalam gaya hidup selebriti yang tidak baik. Dia takut jika dia terlena dengan popularitas yang ia miliki yang dapat menyebabkan dia menjadi orang yang egois karena tidak memikirkan orang lain karena dia hanya berfokus untuk mendapatkan popularitas. Dia juga sering melihat berita banyak selebriti yang cerai dan dia tidak mau itu, dia tidak mau mempermainkan cinta hanya karena ia ingin mendapat popularitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesuksesan hidup tidak di dapat jika kita sudah populer atau dikenal banyak orang, kesuksesan hidup di dapat saat kita berhasil mengalahkan ego kita dan kita sukses karena kita membantu orang lain. Selebriti yang baik seharusnya bisa menjadi panutan bagi banyak orang karena mereka selalu tampil di acara-acara televisi ataupun film atau lainnya. Seharusnya mereka dengan kepopuleran mereka dapat mengajak banyak orang agar bisa terus berjuang dalam hidup dan memberi contoh atau gambaran bahwa kesuksesan itu harus di dapat melalui perjuangan melalui kemampuan mereka dalam dunia selebriti seperti menyanyi, berakting atau lainnya serta seharusnya mereka juga menghilangkan gaya hidup mereka yang tidak baik seperti berfoya-foya, minum-minum bahkan memakai narkoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi harus di ingat bahwa untuk sukses kita tidak perlu terkenal, kita tidak perlu meniru gaya hidup tidak baik orang-orang terkenal. Yang kita tiru adalah hal-hal baik dari mereka, bagaimana mereka berjuang untuk bisa sukses dan bagaimana mereka bisa mempertahankan kesuksesan mereka dengan baik. Selain itu kita juga harus tetap berusaha dan berjuang dalam menghadapi hidup ini dan jangan pernah menyerah jika kita mengalami kegagalan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-523669365486729101?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/523669365486729101/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/aku-tidak-ingin-jadi-selebriti.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/523669365486729101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/523669365486729101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/aku-tidak-ingin-jadi-selebriti.html' title='Aku Tidak Ingin Jadi Selebriti'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-149734318533740807</id><published>2009-10-20T16:24:00.000+07:00</published><updated>2009-10-20T16:49:14.076+07:00</updated><title type='text'>Sulitnya Menghormati Orang Yang Mengalahkan Kita</title><content type='html'>Dalam hidup kita pasti dihadapkan pada suatu kekalahan, tetapi dalam menghadapi dan menerima kekalahan itu tidaklah mudah. Sulit sekali bagi kita untuk mengakui kekalahan kita dan tentunya juga sulit untuk kita tetap menghormati orang yang mengalahkan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah yang terjadi pada seorang perempuan yang sebut saja bernama Leni. Dia adalah seorang pelajar SMA kelas XII jurusan IPS di sekolah favorit di kotanya. Dia merupakan anak yang pintar karena dalam kelasnya dia selalu menempati peringkat pertama. Walaupun begitu dalam peringkat paralelnya atau peringkat keseluruhan jurusan IPS kelas XII dia menjadi peringkat dua. Dia kalah dari seorang perempuan yang bernama Gisel yang tidak satu kelas dengan Leni&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali bertemu dengan Gisel Leni tidak pernah sama sekali menyapanya, jika dia lewat di depannya dia selalu diam saja dan cuek terhadap Gisel.Leni memang tidak terima karena dia kalah dari Gisel, walaupun leni terus berusaha agar bisa menjadi lebih baik tetapi tetap saja Leni tidak bisa mengalahkannya. Di saat Leni berusaha keras untuk menjadi lebih baik Gisel juga terus berusaha agar terus menjadi lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persaingan merekapun sekarang bisa dibilang bukan persaingan yang sehat lagi karena mereka tidak memiliki hubungan yang baik dalam pertemanan, setiap kali bertemu tidak saling menyapa. Leni memang seorang yang tidak mau kalah, dia selalu ingin menjadi yang terbaik dan karena sifatnya itu Leni tidak bisa berteman dengan Gisel. Sedangkan Gisel juga memiliki sifat tidak baik karena Gisel tidak mau menyapa terlebih dahulu Leni yang berarti Gisel merasa dia lah yang paling baik dan tidak mau berteman dengan saingannya karena takut dikalahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah baiknya jika Leni dan Gisel bisa berteman karena itu akan menjadikan persaingan mereka persaingan yang sehat. Dengan mereka menjalin hubungan baik mereka mungkin bisa saling membantu, misalnya saja Leni tidak bisa salah satu mata pelajaran maka Gisel akan bisa membantu dan begitu sebaliknya.Dengan begitu akan terlihat lebih baik dan mereka pun bisa saling melengkapi kekurangan masing-masing. Bukannya manusia tidak ada yang sempurna dan pasti memiliki kekurangan, maka untuk itulah kita sebagai manusia harus bisa berhubungan baik agar bisa saling melengkapi dan bisa saling membantu dalam mengatasi kekurangan masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah kita merasa bahwa kita lah yang terbaik karena itu akan merugikan diri kita sendiri. Jangan pula karena kita ingin menjadi yang terbaik kita membenci setiap orang yang kita anggap sebagai saingan kita, kita harus tetap bisa menghormati orang yang menjadi saingan kita dan tetap menjalin hubungan baik dengannya karena dengan begitu di saat kita kesulitan kita bisa mempunyai orang yang dapat mengatasi kesulitan kita dan kita tetaap bisa menjalin hubungan baik dengan banyak orang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-149734318533740807?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/149734318533740807/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/sulitnya-menghormati-orang-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/149734318533740807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/149734318533740807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/sulitnya-menghormati-orang-yang.html' title='Sulitnya Menghormati Orang Yang Mengalahkan Kita'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-4063323702557349191</id><published>2009-10-17T20:04:00.001+07:00</published><updated>2009-10-17T20:04:55.659+07:00</updated><title type='text'>Menulis Menggunakan Otak, Mata, dan Hati</title><content type='html'>Dalam menulis jika kita bisa memadukan otak, mata, dan hati kita maka tulisan kita akan menjadi tulisan yang baik dan menarik untuk dibaca. Menggunakan otak artinya dalam menulis kita memerlukan otak kita untuk berpikir, fungsi kita berpikir adalah untuk menentukan pilihan kata yang tepat untuk tulisan kita ataupun gaya bahasa yang akan kita gunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu selanjutnya menulis menggunakan mata artinya kita menulis apa yang kita lihat, sesuatu yang kita lihat itu yang menjadi topik utama tulisan kita. Selanjutnya yang terkahir adalah menggunakan hati kita artinya kita menggunakan perasaan kita dalam menulis, kita juga melibatkan perasaan kita dalam menulis agar tulisan kita bisa menjadi menarik dan mungkin menyentuh bagi orang lain karena kita juga menggunakan perasaan pada tulisan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya saja kita akan menulis kisah tentang seorang pengemis di jalanan. Yang pertama kita lakukan adalah menggunakan mata kita, kita akan melihat bagaimana pengemis itu berjuang dan berusaha agar bisa bertahan hidup. Setelah itu kita menggunakan otak kita untuk berpikir tentang apa yang akan kita tulis dari hasil penglihatan kita. Setelah itu hati yang digunakan, perasaan kita terlibat dalam menulis, kita akan merasa empati terhadap pengemis itu dan kita juga menuangkan perasaan kita ke dalam tulisan kita. Jika kita bisa memadukan ke semua itu dan yang paling penting kita bisa menggunakan hati kita dalam menulis maka tulisan kita tentunya akan menjadi tulisan yang menarik dan tentunya tulisan itu mungkin bisa menginspirasi banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tidak mudah untuk memadukan kesemua itu, yang kita lakukan tentunya kita harus terus berusaha untuk bisa memadukan kesemua itu. Kita harus membiasakan menulis menggunakan kesemua itu, jika memang sulit kita membiasakan menulis yang pertama menggunakan otak kita, hal itu mudah karena apa yang ada di pikiran kita kita tulis dan itu tergantung dari imajinasi kita. selanjutnya kita membiasakan menggunakan mata kita, kita mulai menulis apa yang kita lihat yang ada di sekitar kita dan selanjutnya membiasakan menggunakan hati kita untuk menulis agar tulisan kita menjadi lebih hidup dan lebih menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menggunakan perasaan untuk menulis memang tidak mudah, tetapi ingat jangan kita menulis dengan perasaan yang sedang tidak baik, misalnya kita sedang marah karena itu akan mempengaruhi hasil tulisan kita. Jika kita sedang marah tetapi kita tetap menulis maka nantinya tulisan itu akan menjadi tidak menarik untuk dibaca karena mungkin hanya berisi luapan-luapan kemarahan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu dalam menulis kita jangan memaksakan otak kita untuk berpikir ide-ide apa yang kita tulis. Jika kita memaksa untuk mencari suatu ide untuk menulis maka tulisan kita pun menjadi tidak baik karena akan terlihat memaksa dan itu terlihat dari pemilihan kata maupun gaya bahasa kita. Mungkin yang lebih mudah adalah saat menggunakan penglihatan kita untuk menulis dari apa yang kita lihat dari sekitar kita. Tetapi tentunya setelah itu kita juga perlu berpikir lagi untuk bisa menghasilkan tulisan yang baik dan tentunya menggunakan perasaan kita dalam menulis agar tulisan menjadi lebih menarik dan mungkin lebih bermanfaat bagi banyak orang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menulis jika kita bisa memadukan pikiran, penglihatan, dan perasaan kita maka bukan tidak mungkin tulisan kita akan menjadi bermutu dan menarik untuk dibaca dan ingatlah bahwa janganlah pernah berhenti untuk menulis walaupun tulisan kita belum bisa terlihat menarik, teruslah berusaha karena pasti suatu saat kita akan bisa menulis sesuatu yang menarik dan tentunya bermanfaat bagi banyak orang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-4063323702557349191?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/4063323702557349191/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/menulis-menggunakan-otak-mata-dan-hati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/4063323702557349191'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/4063323702557349191'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/menulis-menggunakan-otak-mata-dan-hati.html' title='Menulis Menggunakan Otak, Mata, dan Hati'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-6550587820690381550</id><published>2009-10-17T19:17:00.001+07:00</published><updated>2009-10-17T19:17:45.241+07:00</updated><title type='text'>Sepenggal Kisah Kaum Minoritas Jawa</title><content type='html'>Sebelumnya tulisan ini tidak bermaksud untuk diskriminasi ras ataupun menjelek-jelekkan ras lain. Kita harus ingat bahwa Indonesia terdiri dari bermacam-macam ras dan kita sebagai bangsa Indonesia harus menghormati perbedaan itu. Kisah ini atau tulisan ini hanya bermaksud untuk menunjukkan bahwa kaum minoritas walaupun jumlahnya kecil tetapi justru bisa berperan penting dalam suatu komunitas dan bukannya dikucilkan oleh kaum mayoritas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini terjadi di salah satu sebuah SMA swasta terkenal di Semarang. Di sekolah ini murid-muridnya lebih banyak yang berasal dari ras cina lalu lainnya ada jawa, batak ataupun lainnya tetapi jumlahnya sedikit. Di sekolah ini ras cina menjadi kaum mayoritas karena jumlahnya yang banyak. Di sekolah ini memang sudah diajarkan untuk tetap saling menghormati perbedaan-perbedaan yang ada baik itu perbedaan ras maupun agama, mayoritas agama katolik ada di sekolah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi yang terjadi adalah kaum minoritas jawa lebih banyak berperan penting dari pada kaum mayoritas di sekolah ini. Kaum minoritas jawa ini lebih dihormati dan tidak dikucilkan oleh kaum mayoritas karena kebanyakan dalam suatu komunitas kaum minoritas justru dikucilkan oleh kaum mayoritas. Pergaulan di sekolah ini pun tidak saling membeda-bedakan semua yang ada di sekolah ini semuanya merupakan satu keluarga dan ini menyebabkan jarang terjadi konflik antar murid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa bukti yang menunjukkan bahwa kaum minoritas di sekolah ini banyak berperan penting terlihat dari ketua OSIS yang ada di sekolah ini adalah orang jawa dan beragama islam. Kita lihat bahwa dia mampu mengalahkan saingan-saingan yang mayoritas dan di sini terlihat bahwa kualitas lebih penting dari pada kuantitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita lihat saja suatu kumpulan ikan, misalnya saja dalam kumpulan ikan itu terdapat banyak jenis ikan gurame, tetapi ada beberapa ikan yang bukan merupakan jenis gurame dan jumlahnyapun sedikit. Jika kita lihat justru dengan ada beberapa ikan jenis yang lain itu justru menjadikan kumpulan ikan itu lebih menarik dan ikan-ikan dengan jenis lain itu pun terlihat istimewa, tetapi dengan syarat jangan sampai ikan-ikan minoritas itu tertutup oleh ikan-ikan mayoritas dan mereka  harus bisa terlihat agar mereka tampak istimewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan ilustrasi seperti itu kita bisa lihat bahwa di sekolah dari kisah tadi kaum minoritas jawa bisa terlihat dan tidak tertutup dari kaum mayoritas, artinya kaum minoritas jawa ini bisa berperan penting dalam sekolah dan tidak kalah dari kaum mayoritas. Kaum minoritas ini berhasil mengambil peran penting yang tentunya dicapai dengan perjuangan. Mereka tentunya berpikiran bahwa dengan jumlah mereka yang sedikit mereka harus bisa lebih menonjol dari mereka yang berjumlah lebih banyak. Itulah dasar pemikiran mereka yang menyebabkan mereka terus berusaha agar mereka bisa terlihat di antara kaum mayoritas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak salah jika kita berada di tempat atau di komunitas yang menempatkan kita sebagai kaum minoritas, kita jangan merasa terkucil dengan keberadaan kita, yang harus kita lakukan bukan merasa terkucil tetapi munculkanlah perasaan bahwa kita adalah kaum besar yang mengambil peran penting dalam suatu komunitas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-6550587820690381550?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/6550587820690381550/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/sepenggal-kisah-kaum-minoritas-jawa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/6550587820690381550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/6550587820690381550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/sepenggal-kisah-kaum-minoritas-jawa.html' title='Sepenggal Kisah Kaum Minoritas Jawa'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-2391057498733564159</id><published>2009-10-14T19:23:00.000+07:00</published><updated>2009-10-14T19:29:29.867+07:00</updated><title type='text'>Sebuah Motivasi Dibalik Sebuah Kerja Keras</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/StXEFoqFtsI/AAAAAAAAAGo/56fOfwxvYOw/s1600-h/mobil-mogok-283x300.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 283px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/StXEFoqFtsI/AAAAAAAAAGo/56fOfwxvYOw/s320/mobil-mogok-283x300.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392431729938380482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seseorang tentunya bekerja keras atau berusaha dalam hidup jika ada sesuatu yang ingin ditujunya atau sesuatu yang menjadi motivasinya. Seseorang tidak bekerja keras jika tidak memiliki sebuah motivasi dan belum tentu seseorang mempunyai motivasi akan bekerja keras dan semua itu tergantung dari pribadi seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya saja seseorang ingin menjadi seorang penulis yang sukses tentunya dia harus bekerja keras untuk mencapainya. Disini yang menjadi motivasi adalah untuk menjadi seorang penulis yang sukses dan untuk bisa mencapi tujuan itu tentunya kita harus bekerja keras. Sebuah motivasi tanpa kerja keras juga percuma begitu pula jika kita bekerja keras tetapi tanpa memiliki sebuah motivasi atau sesuatu yang ingin dicapai sama saja percuma karena kita tidak memiliki arah tujuan dalam hidup. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita ibaratkan saja jika kita bepergian mengendarai mobil dan kita tentunya punya tujuan hendak kemana dan kita juga harus tahu arah mana yang kita akan pilih. Kita anggap saja tujuan itu adalah tujuan hidup kita atau motivasi kita dan yang harus kita lakukan adalah berusaha untuk mencapai tujuan itu sama seperti dalam mengendarai mobil kita juga berusaha mencapai tujuan kita. Jika kita mengendarai mobil tentunya kita tidak mudah-mudah saja pergi ke tujuan kita, bisa saja kita terjebak kemacetan atau bahkan kita mengalami kecelakaan dalam perjalanan karena kita tidak hati-hati. Begitu pula dalam kita mencapai tujuan hidup kita jika kita tidak bekerja keras maka kita juga tidak bisa mencapai tujuan hidup kita dan jika kita juga tidak hati-hati atau salah arah dalam mencapai tujuan hidup kita tentunya kita akan gagal untuk mencapainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mencapai sebuah tujuan hidup tentunya kita juga jangan salah arah, sama seperti kita mengendarai mobil dalam mencapai tujuan kita tentunya tidak boleh salah arah karena kita akan tersesat dan begitu pula dalam hidup kita juga akan tersesat dalam menjalani hidup artinya kita tidak tahu apa yang harus kita lakukan selanjutnya dan kita tidak tahu seharusnya kita bagaimana dalam menjalani hidup. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan juga bila kita memiliki sebuah motivasi dalam hidup kita tidak tahu harus berbuat apa. Misalnya motivasi kita dalam hidup adalah untuk menjadi seorang penulis yang sukses tetapi kita justru tidak tahu kita harus berbuat apa untuk menjadi seorang penulis dan karena kita tidak tahu yang harus kita lakukan kita malah diam saja dan tidak berbuat apa-apa. Yang harus kita lakukan adalah dengan mempunyai sebuah motivasi kita harus selalu berusaha, jika kita tidak tahu yang harus kita lakukan tentunya kita juga harus berpikir bagaimana langkah kita selanjutnya dan kita juga jangan malu-malu untuk bertanya pada orang yang lebih berpengalaman dalam menulis sehingga kita tahu apa yang kita lakukan. Sama seperti jika kita tersesat saat berpergian tentunya kita tidak bisa diam saja kita sebaiknya bertanya pada orang-orang yang lebih tahu agar perjalanan kita menjadi lancar dan kembali ke arah tujuan yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya dalam berusaha dan kita mempunyai motivasi tetapi kita mengalami kegagalan, yang harus kita lakukan bukan berhenti di tengah jalan, kitab harus tetap ingat tujuan kita dan motivasi kita mengapa kita berusaha. Begitu juga jika dalam berpergian dengan mengendarai mobil, mobil kita mogok di jalan, apakah kitab hanya berhenti saja dan tidak melakukan apa-apa? Tentu tidak dan yang kita lakukan adalah berusaha untuk membetulkan mobil kita dan jika kita gagal kita minta bantuan orang lain. Begitu juga dalam hidup jika kita gagal kita berusaha untuk menyelesaikannya sendiri dulu tetapi jika tidak bisa kita minta bantuan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah salah satu kunci kesuksesan kita dalam menjalani hidup, jika kita bekerja keras dalam hidup pasti dibaliknya kita memiliki suatu motivasi mengapa kita bekerja keras. Tinggal bagaimana kita berusaha apakah kita akan ingat dengan motivasi kita atau kita tidak ingat dengan motivasi kita? Jika kita selalu ingat akan motivasi kita mengapa kita bekerja keras maka jika kita gagal dalam berusaha tentunya kita tidak akan berhenti untuk berusaha dan justru menjadikan kegagalan itu sebagai motivasi baru kita agar kita tidak gagal lagi dan dapat mencapai kesuksesan dalam hidup.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-2391057498733564159?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/2391057498733564159/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/sebuah-motivasi-dibalik-sebuah-kerja.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/2391057498733564159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/2391057498733564159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/sebuah-motivasi-dibalik-sebuah-kerja.html' title='Sebuah Motivasi Dibalik Sebuah Kerja Keras'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/StXEFoqFtsI/AAAAAAAAAGo/56fOfwxvYOw/s72-c/mobil-mogok-283x300.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-7696758760708601219</id><published>2009-10-13T16:38:00.001+07:00</published><updated>2009-10-13T16:42:01.786+07:00</updated><title type='text'>Mengapa Harus Ada Orang-Orang Yang Bisa MEramal Masa Depan?</title><content type='html'>Kita tahu bahwa di Indonesia ini tidak sedikit ada orang-orang yang bisa meramal masa depan ataupun bisa memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan. Tetapi apakah itu perlu bagi kita? Kita sebagai manusia tentunya tidak boleh percaya akan hal-hal itu &lt;br /&gt;karena kita sebagai manusia seharusnya hanya percaya pada Tuhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramalan-ramalan seperti itu justru akan menjadikan kita sebagai manusia yang kebingungan, tidak tahu harus berbuat apa untuk mengahadapi semua itu dan tidak mempunyai orientasi dalam hidup karena kita merasa percuma bila kita menjalani hidup kita dengan baik karena kita sudah tahu bahwa sebentar lagi ada sesuatu yang menyebabkan kita tidak bisa hidup lagi di dunia atau sebentar lagi terjadi bencana yang akan merenggut nyawa kita. Kita hanya akan dihadapakan pada ketakutan yang tidak jelas, artinya kita hanya akan terus-terusan merasa ketakutan akan ramalan-ramalan itu, kita tidak tahu apa yang harus kita perbuat dalam menghadapi ketakutan itu&lt;br /&gt;Dengan kita percaya ramalan-ramalan ataupun  prediksi-prediksi yang ada kita justru akan menjadi manusia yang tidak baik. Kita berpikir bahwa sebentar lagi kita tidak bia hidup lagi karena misalnya bencana oleh sebab itu kita pasti berpikir lebih baik menikmati hidup ini dengan senang-senang dengan melakukan hal-hal yang tidak baik. Dengan begitu justru kita menjadi manusia yang lupa akan Tuhan kita, hanya karena sebuah prediksi atau ramalan kita menjadi lupa akan Tuhan dan kita menjadi manusia yang tidak punya tujuan hidup karena kita terus dilanda ketakutan kita sendiri yang disebabkan kita percaya akan ramalan-ramalan atau prediksi yang belum pasti terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah semua yang akan terjadi di masa depan itu semua kehendak Tuhan? Lalu mengapa kita harus percaya akan ramalan-ramalan atau prediksi tentang masa depan yang itu justru akan membuat kita takut? Kita harus ingat bahwa semua yang terjadi di dunia ini semuanya adalah kehendak dari Tuhan, belum tentu semua ramalan atau prediksi akan kejadian masa depan bisa terjadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan menciptakan orang-orang yang bisa meramal masa depan bukan tanpa alasan, mereka diciptakan bukan untuk menakut-nakuti manusia tentang kejadian yang akan menimpanya di masa depan. Mereka ini justru diciptakan sebagai pengingat manusia agar kembali ke jalan yang benar dan melakukan perbuatan yang baik. Jika kita sadar dan percaya akan hal ini maka dalam mengahadapi suatu ramalan akan masa depan yang kita lakukan bukan hanya takut dan bingung harus berbuat apa, justru hal itu akan menjadikan kita lebih bersemangat dalam menjalani hidup, lebih banyak berbuat untuk mendekatkan diri pada Tuhan dan lebih sering melakukan hal-hal yang baik. Misalnya saja ada suatu ramalan atau prediksi tentang bencana di masa depan, jika kita percaya akan ramalan itu kita akan mengalami ketakutan dan bingung harus berbuat apa tetapi jika kita menyikapinya dengan tenang dan tidak terlalu cepat mengambil keputusan maka kita tidak akan takut mengahadapi ramalan itu. Dan juga jika kita menyikapi ramalan itu dengan baik artinya kita tidak terlalu percaya dan hanya menganggap ramalan itu sebagai sesuatu yang menyadarkan kita untuk berbuat baik serta lebih mendekatkan diri kepada Tuhan maka kita dalam menjalani hidup akan merasa lebih tenang dan tidak terus-terusan dilanda ketakutan.Orang-orang yang bisa meramal masa depan bisa saja mengatakan bahwa sebentar lagi akan ada bencana besar tetapi jika Tuhan berkehendak lain maka tidak ada bencana besar yang akan terjadi. Bisa saja semua itu tidak akan terjadi jika manusia sadar untuk lebih mendekatkan diri pada Tuhan dan berbuat baik untuk sesama, jika kita bisa berpikiran seperti itu dalam mengahadapi sebuah ramalan yang tidak &lt;br /&gt;pasti maka Tuhan bisa saja berkehendak lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah bahwa masa depan adalah sebuah misteri yang tidak bisa kita pecahkan sebagai manusia, hanya Tuhan lah yang tahu akan masa depan. Yang perlu kita lakukan adalah menjalani hari ini, mejalani sekaang yang ada di hadapan kita dan bukannya menghabiskan waktu untuk takut akan masa depan. Jika ada ramalan-ramalan atau prediksi tentang masa depan yang buruk janganlah percaya akan hal itu, ingat kita hanya percaya pada Tuhan dan yang harus kita lakukan dalam menyikapi itu adalah menjadikan ramalan itu sebagai motivasi kita untuk berbuat baik dan mendekatkan diri pada Tuhan karena semua yang terjadi di masa depan adalah kehendak Tuhan dan kita hanya bisa berusaha dan berbuat dalam mengahadapi itu. Kita tidak perlu takut akan hal-hal seperti itu, yang kita lakukan tetap menjalani hidup kita dengan baik dan dan selalu percaya serta dekat dengan Tuhan dan dengan begitu kita tidak akan takut akan masa depan karena kita sudah siap untuk menghadapi masa depan dan apapun yang terjadi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-7696758760708601219?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/7696758760708601219/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/mengapa-harus-ada-orang-yang-bisa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/7696758760708601219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/7696758760708601219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/mengapa-harus-ada-orang-yang-bisa.html' title='Mengapa Harus Ada Orang-Orang Yang Bisa MEramal Masa Depan?'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-6189805142376172448</id><published>2009-10-11T17:03:00.001+07:00</published><updated>2009-10-11T17:08:58.487+07:00</updated><title type='text'>Haruskah Bencana Menyadarkan Kita?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/StGus_qmj-I/AAAAAAAAAGg/nSh3fOtuP48/s1600-h/gempa.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/StGus_qmj-I/AAAAAAAAAGg/nSh3fOtuP48/s320/gempa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5391282316966793186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Belum hilang duka kita akan gempa yang terjadi di Tasikmalaya, Jawa Barat kemarin, Indonesia sudah dilanda lagi gempa yang terjadi di Padang, Sumatra Barat. Bencana datang silih berganti ke Indonesia, seperti tidak bosan-bosannya bencana datang ke Indonesia. Korban-korban berjatuhan dengan jumlah yang tidak sedikit dan nyawa mereka yang hilang dalam bencana sangatlah berharga dan tidak bisa dinilai dengan apapun. Keluarga yang ditinggalkan pasti mengalami kesedihan yang begitu mendalam karena ditinggal begitu cepat oleh anggota keluarganya dengan cara yang menyedihkan. Trauma pasti juga akan muncul yang menyebabkan banyak orang akan semakin sulit menjalani hidupnya dengan normal kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya bencana ini orang-orang akan sadar bahwa bencana ini merupakan teguran dari Tuhan atas perilaku kita yang tidak baik di dunia ini. Menyadarkan kita agar kita selalu mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasa serta selalu berbuat baik kepada sesama. Dengan adanya bencana ini kita juga disadarkan bahwa kita seharusnya selalu bekerja sama serta saling tolong menolong satu sama lain tanpa perlu menunggu jatuhnya korban.  Kebanyakan dari kita baru sadar untuk saling tolong menolong jika baru timbul suatu masalah seperti bencana ini. Dengan bencana yang terjadi ini pasti akan muncul kesadaran untuk menolong korban-korban bencana, tetapi haruskah kita menunggu sampai timbulnya bencana? Haruskah kita disadarkan untuk menolong sesama jika sudah ada bencana terjadi? Kita tidak bisa menunggu sampai bencana terjadi baru kita saling tolong menolong atau kita tidak bisa menunggu sampai timbul bencana kita baru beribadah dan mendekatkan diri dengan Tuhan, kita tidak bisa menunggu. Kita harus membiasakan untuk saling tolong menolong serta yang paling penting kita membiasakan untuk beribadah dan mendekatkan diri dengan Tuhan, dengan begitu mungkin tidak akan terjadi bencana yang seperti ini.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kita juga tidak bisa diam saja menghadapi bencana ini. Dengan bencana yang terjadi ini pasti kita sadar untuk semakin mendekatkan diri dengan Tuhan serta berbuat baik kepada sesama. Kita juga tidak bisa hanya terus-terusan mendekatkan diri kepada Tuhan  saja, kita juga perlu melakukan tindakan lain. Misalnya saja kita menyalurkan kemampuan yang kita miliki, misalnya bagi mereka yang mampu dalam hal pengetahuan mereka bisa menggunakan pengetahuan mereka untuk menemukan penemuan-penemuan baru untuk mengatasi gempa, misalnya mereka membuat alat yang bisa memprediksi terjadinya gempa atau mereka bisa membuat teknologi yang efektif serta murah dalam membuat rumah tahan gempa sehingga banyak masyarakat yang mampu untuk membangun rumah tahan gempa dengan biaya murah. Selain itu mungkin bagi mereka yang mampu dalam hal keuangan, diharapkan mereka selain membantu korban-korban bencana mereka juga membantu dalam membiayai untuk membangun rumah-rumah tahan gempa sehingga bila terjadi gempa tidak ada korban jiwa nantinya. Lalu bagi mereka yang yang memiliki kemampuan yang hebat dalam hal keagamaan, sebaiknya mereka membantu menyadarkan orang-orang untuk semakin lebih mendekatkan diri pada Tuhan agar mereka rajin untuk beribadah serta berbuat baik untuk sesama. Hal ini tentunya perlu karena banyak yang menganggap bahwa bencana yang terjadi ini adalah teguran dari Tuhan agar manusia kembali pada jalan yang benar dan terus mendekatkan diri pada Tuhan. Lalu yang terpenting adalah kita semua harus bertindak dalam menyikapi bencana ini, sekecil apapun usaha kita tentunya itu akan berguna asalkan kita berusaha untuk kebaikan banyak orang dan yang terpenting salah satu usaha kita adalah untuk  terus mendekatkan diri pada Tuhan, dengan begitu bencana alam seperti ini tentunya akan bisa dihindari dan dapat dicegah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang telah saya ungkapkan sebelumnya, kita harus sadar dengan adanya bencana ini. Sadar untuk mendekatkan diri pada Tuhan, sadar untuk berbuat baik pada sesama serta sadar untuk saling membantu sesama dalam keadaan apapun. Belum terlambat untuk kita sadar, tidak perlu kita menunggu datangnya bencana lagi untuk kita sadar dan tidak perlu lagi ada korban jiwa agar bisa kita sadar untuk selalu berbuat baik, selalu menghargai alam dan selalu dekat dengan Tuhan. Yang harus kita lakukan dengan adanya bencana ini kita harus sadar akan kekurangan kita sebagai manusia yang selalu melakukan hal-hal tidak baik dan tidak taat pada ajaran agama kita masing-masing. Kita mulai dari sekarang harus semaki mendekatkan diri kita pada Tuhan, berbuat baik pada sesama, menghargai apapun yang ada di dunia ini, saling membantu dalam keadaan apapun walaupun dalam keadaan susah maupun keadaan senang, dan menghindari hal-hal yang tidak baik. Dengan begitu bencana alam seperti ini tidak akan terjadi lagi dan kita bisa menghindari hilangnya nyawa dengan percuma yang tentunya itu sangat menyedihkan. Ingatlah manusia diciptakan dan diberi tempat untuk tinggal oleh Tuhan, sehingga kita harus bisa menjaga tempat yang kita tinggali ini dan kita harus bisa bersyukur dengan apa yang telah diberikan dan selalu dekat dengan Tuhan sehingga tidak akan terjadi bencana-bencana seperti ini lagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-6189805142376172448?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/6189805142376172448/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/haruskah-bencana-menyadarkan-kita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/6189805142376172448'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/6189805142376172448'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/haruskah-bencana-menyadarkan-kita.html' title='Haruskah Bencana Menyadarkan Kita?'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/StGus_qmj-I/AAAAAAAAAGg/nSh3fOtuP48/s72-c/gempa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-3646221108532335435</id><published>2009-10-09T15:06:00.000+07:00</published><updated>2009-10-09T15:31:55.884+07:00</updated><title type='text'>Tidak Mudah Menjalani Sesuatu Yang Tidak Kita Senangi</title><content type='html'>Itulah yang terjadi pada kita, jika kita menjalani sesuatu hal yang tidak kita senangi maka akan terasa sulit sekali dan terasa melelahkan. Tetapi sebaliknya jika kita menjalani sesuatu hal yang kita senangi maka akan dengan mudah hal itu kita jalani dan tentunya kita juga menikmati dalam menjalani hal itu. Hasil yang diperoleh pun memuaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun begitu kita harus tetap untuk menjalani hal-hal yang kita tidak senangi, jangan dari awal kita merasa malas untuk melakukan hal itu. Jika hal itu memang tidak kita senangi maka yang harus kita lakukan adalah sebisa mungkin menganggap hal itu menyenangkan bagi kita, itu memang tidak mudah tetapi jika kita sudah terbiasa untuk melakukan hal-hal seperti itu maka kita akan bisa menjalani hal-hal yang kita tidak senangi dengan baik dan tentunya kita justru menikmati hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya saja ada orang yang tidak menyenangi hewan-hewan yang menjijikkan misalnya saja tikus atau lainnya. Dia adalah seorang peneliti hewan, memang jika dia sudah memilih pekerjaan itu maka dia harus bisa menanggung resikonya. Tetapi suatu saat dia harus meneliti tentang tikus hewan yang dibencinya, dia tidak bisa lari dari pekerjaannya karena pekerjaan itu dia senangi. Oleh karena itu dia harus bisa menerima resiko yang ada, dia sudah memilih pekerjaan itu maka dia harus menjalankannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu yang harus dilakukannya adalah bukan menganggap tikus sebagai hewan yang dibencinya tetapi menganggapnya hewan yang disenangi, memang sulit sekali melakukan hal itu, tetapi itu lebih baik dari pada dia hanya diam saja atau bahkan meninggalkan pekerjaan yang sebenarnya ia senangi. Kita harus memulai sebuah awal untuk menghilangkan rasa takut kita atau rasa tidak senang kita dalam suatu hal, karena jika tidak ada suatu awal maka kita juga tidak akan mengalami kemajuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kasus si peneliti hewan di atas, yang harus dilakukan olehnya sebagai sebuah awal adalah mencoba untuk menghilangkan rasa bencinya pada tikus, dengan mencoba pasti akan ada jalan. Setelah itu dia juga harus membiasakan dengan hal yang dibencinya itu, karena jika sudah terbiasa maka tidak akan sulit untuk menghadapi hal-hal yang tidak kita senangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk bisa melakukan dengan baik hal-hal yang tidak kita senangi maka yang harus kita lakukan adalah membuat suatu langkah awal untuk menghilangkan rasa ketidaksenangan akan hal-hal yang tidak kita senangi. Jika sudah ada suatu awal bagi kita maka untuk selanjutnya kita juga membiasakan dengan hal-hal yang tidak kita senangi karena dengan begitu lama kelamaan maka kita justru akan bisa menikmati hal-hal yang tidak kita senangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang pasti lebih memilih pekerjaan yang mereka senangi, tetapi apakah orang-orang itu selalu bisa mendapat pekerjaan yang mereka senangi? Tentu saja tidak selalu. Lalu jika mereka sudah mendapat pekerjaan yang mereka senangi tentunya suatu saat dalam menjalankan pekerjaannya dia dihadapkan pada kondisi dia harus menjalani suatu hal dalam pekerjaannya dan hal itu tidak dia senangi. Kita tidak bisa lari dari hal-hal yang tidak kita senangi, pasti suatu saat kita akan menemui hal itu. Yang kita lakukan bukan lari dan menghindar tetapi yang kita lakukan adalah mengahadapinya dengan berusaha menganggap hal yang tidak kita senangi menjadi kita senangi dan hal itu tentu tidak mudah, tetapi dengan kita mencoba berusaha pasti lama-kelamaan pasti akan terbiasa dengan hal yang tidak kita senangi dan kita juga bisa menikmati setiap hal yang kita jalani. Dan hal itu bisa menjadi salah kunci kesuksesan kita yaitu menjalani setiap hal dengan senang hati dan siap untuk menghadapi hal-hal yang tidak kita senangi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-3646221108532335435?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/3646221108532335435/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/tidak-mudah-menjalani-sesuatu-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/3646221108532335435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/3646221108532335435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/tidak-mudah-menjalani-sesuatu-yang.html' title='Tidak Mudah Menjalani Sesuatu Yang Tidak Kita Senangi'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-7510156234582402098</id><published>2009-10-08T14:15:00.000+07:00</published><updated>2009-10-08T14:44:02.077+07:00</updated><title type='text'>Sulitnya Menciptakan Keadilan di Tengah Dunia Yang Tidak Adil</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/Ss2YM60NECI/AAAAAAAAAGQ/B45XxLoWVVA/s1600-h/scales-of-justice.gif"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 252px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/Ss2YM60NECI/AAAAAAAAAGQ/B45XxLoWVVA/s320/scales-of-justice.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5390131676746420258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Keadilan, itulah yang selalu dicari oleh banyak orang, orang-orang mencari cara agar bisa diperlakukan adil ataupun berusaha agar bisa memperlakukan orang lain dengan adil. Tetapi untuk memperlakukan orang lain secara adil rasanya sulit dilakukan karena kita cenderung ingin selalu diperlakukan adil dan untuk memperlakukan adil orang lain kita juga butuh suatu pengorbanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambah lagi kita sebagai manusia diciptakan berbeda satu dengan yang lain yang bisa berarti sejak lahir kita sudah dihadapkan dengan ketidakadilan. Ada orang yang dilahirkan dengan banyak kelebihan, misalnya hidup berkecukupan ataupun mempunyai kemampuan yang lebih dibandingkan orang lain. Dengan begitu kita tahu bahwa di dunia yang tidak adil ini kita dituntut untuk menciptakan suatu keadilan bagi orang lain dan itu tentunya sulit untuk dilakukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita cenderung mengeluh dengan apa yang kita miliki, kita selalu berpikir mengapa kita tidak diciptakan seperti orang lain yang hidup berkecukupan serta mempunyai kemampuan ataupun bakat yang tidak biasa. Kita juga selalu berpikir mengapa orang lain dengan mudah mendapatkan apa yang mereka inginkan tetapi kita harus berusaha keras untuk mendapatkan itu atau bahkan kita juga berpikir mengapa kita selalu saja gagal dalam melakukan suatu hal tetapi mengapa orang lain justru selalu berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi ingat jika kita hanya berpikir kita selalu mendapat ketidakadilan maka kita tidak akan bisa menjadi seorang yang berhasil dalam kehidupan, artinya jika kita hanya terus berpikir bahwa hidup kita tidak adil karena ada orang lain yang lebih baik dari kita serta orang lain bisa mendapatkan kebahagiaan dan kita tidak maka kita justru akan semakin jauh akan kebahagiaan yang kita impikan. Ingatlah bahwa kebahagiaan itu bukan kita hanya terus bersenang-senang ataupun terus mencari kenikmatan-kenikmatan dunia tetapi kebahagiaan yang sesungguhnya adalah kita mampu untuk bersyukur dengan apa yang kita miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kita mampu bersyukur dengan apa yang kita miliki maka kita juga tidak akan berpikiran bahwa dunia ini tidak adil serta kita juga akan dengan mudah menciptakan keadilan di dunia ini. Kita lihat saja mereka yang kita sebut pencuri, mereka melakukan pencurian karena mereka tidak bersyukur dengan apa yang mereka miliki, mereka menganggap bahwa dunia ini tidak adil sehingga mereka ingin menciptakan keadilan tetapi dengan mengambil hak orang lain. Mereka juga berpikir mengapa banyak orang yang hidup berkecukupan sedangkan mereka hidup dengan kekurangan, dengan begitu mereka akan menganggap dunia ini tidak adil dan untuk menciptakan keadilan mereka justru tidak berusaha dengan baik untuk mendapat keadilan tetapi justru mereka menciptakan keadilan dengan cara yang tidak baik yaitu dengan mencuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saja semua orang berpikir bahwa dunia ini adil serta dapat mensyukuri apa yang dimiliki maka keadilan akan mudah untuk dicapai. Kita seharusnya sadar bahwa hidup ini seperti roda yang selalu berputar, kadang di bawah dan kadang di atas, dengan kita berpikir seperti itu kita akan merasa mendapat keadilan karena semua orang sama-sama pernah merasakan hidup kekurangan ataupun pernah mengalami kegagalan dalam suatu hal. Dengan kita bisa menjadikan itu sebagai dasar pemikiran kita maka akan mudah untuk menciptakan keadilan ataupun memperlakukan orang lain secara adil.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-7510156234582402098?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/7510156234582402098/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/sulitnya-menciptakan-keadilan-di-tengah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/7510156234582402098'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/7510156234582402098'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/sulitnya-menciptakan-keadilan-di-tengah.html' title='Sulitnya Menciptakan Keadilan di Tengah Dunia Yang Tidak Adil'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/Ss2YM60NECI/AAAAAAAAAGQ/B45XxLoWVVA/s72-c/scales-of-justice.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-7091047979488459418</id><published>2009-10-07T13:06:00.000+07:00</published><updated>2009-10-07T13:07:07.270+07:00</updated><title type='text'>Bahasa Indonesia Diminati Banyak Negara</title><content type='html'>Bahasa Indonesia yang merupakan bahasa persatuan kita ternyata sekarang ini sudah dipelajari oleh sedikitnya 40 negara di dunia dan dimasukkan dalam pelajaran bahasa asing dari mulai pendidikan dasar hingga perguruan tinggi. Informasi ini saya ambil dari kompas.com. Dikatakan juga bahwa negara yang paling intens mengembangkan bahasa Indonesia sebagai bahasa asing diantaranya adalah jepang, Australia, Malaysia dan Singapura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan semakin banyaknya negara yang mempelajari bahasa Indonesia ini diharapkan banyak negara semakin mengenal kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia serta dapat mengenal lebih baik tentang Indonesia. Kita patut berbangga dengan hal ini, karena bahasa Indonesia sudah dipelajari oleh banyak negara dan sudah dijadikan pelajaran bahasa asing dari pendidikan dasar sampai perguruan tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita juga harusnya juga terus berusaha agar bahasa Indonesia semakin dipelajari oleh lebih banyak negara lagi karena dengan begitu banyak negara juga nantinya akan tahu seperti apa Indonesia yang memiliki kebudayaan yang beragam. Dengan mengerti bahasa Indonesia maka juga akan semakin memahami kebudayaan yang dimiliki Indonesia karena mereka akan lebih mudah menangkap atau menerima kebudayaan-kebudayaan yang ada di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin dengan semakin banyak negara yang mempelajari bahasa Indonesia bisa saja suatu saat bahasa Indonesia menjadi bahasa Internasional dan bisa saja bahasa Indonesia juga digunakan sebagai bahasa resmi dunia, jadi dalam forum-forum Internasional ataupun dalam segala hal digunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa yang utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahasa Indonesia merupakan salah satu keragaman budaya kita, jadi jangan sampai bahasa Indonesia diklaim oleh negara lain dan kita harus mempertahankan bahasa Indonesia ini agar tetap menjadi bahasa persatuan yang dimiliki oleh Indonesia dan juga kita harus berusaha agar bahasa Indonesia bisa mendunia agar bangsa ini juga bisa semakin maju dan dapat terus berkembang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-7091047979488459418?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/7091047979488459418/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/bahasa-indonesia-diminati-banyak-negara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/7091047979488459418'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/7091047979488459418'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/bahasa-indonesia-diminati-banyak-negara.html' title='Bahasa Indonesia Diminati Banyak Negara'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-618893889523394503</id><published>2009-10-05T12:47:00.000+07:00</published><updated>2009-10-05T13:07:51.811+07:00</updated><title type='text'>Dengan Membaca Apapun Bisa Kita Raih</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SsmNKS5HQeI/AAAAAAAAAGI/yCshtOxRs9U/s1600-h/book-open1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 238px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SsmNKS5HQeI/AAAAAAAAAGI/yCshtOxRs9U/s320/book-open1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388993637135106530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Membaca dan membaca, dengan kita membiasakan untuk membaca maka apapun yang kita inginkan atau yang kita cita-citakan dapat tercapai. Tetapi untuk membiasakan membaca rasanya sulit untuk dilakukan, karena kita mungkin akan bosan hanya melihat tulisan-tulisan saja, tetapi hal itu bisa kita atasi dengan kita membiasakan diri untuk membaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan orang malas untuk membaca karena selain mereka belum terbiasa mereka juga malas untuk membaca dan mereka merasa bahwa membaca adalah hal yang membosankan. Membaca disini bisa berupa apa saja bisa membaca buku, bisa membaca surat kabar atau membaca apapun yang bisa menambah pengetahuan kita. Buku adalah jendela dunia tetapi apakah dengan kita tidak membaca buku itu apakah jendela dunia akan terbuka? Rasanya tidak akan terbuka, membaca bisa dibilang kita membuka jendela dunia artinya buku yang merupakan jendela dunia kita buka dengan cara kita membaca karena bila kita tidak membaca sama saja jendela itu akan tertutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak sulit untuk membiasakan membaca, kita membiasakan membaca dari hal-hal yang kecil dulu, misalnya kita membaca surat kabar lalu jika sudah terbiasa kita membaca buku-buku pengetahuan yang bisa menambah wawasan serta pengetahuan kita. Bila sudah terbiasa maka membaca dapat menjadi hal yang menyenangkan karena dengan membaca kita bisa tahu banyak hal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain membaca buku-buku kita juga bisa membaca informasi-informasi yang ada di internet, kita bisa membaca artikel-artikel ataupun membaca apa saja yang bisa menambah pengetahuan kita. Dengan kita membaca maka apa yang kita cita-citakan pun dapat lebih mudah tercapai, tentunya kita juga selalu berusaha dalam meraih cita-cita kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya saja kita ingin menjadi seorang penulis, maka tentunya kita juga perlu membaca, misalnya membaca tulisan-tulisan orang lain untuk belajar bagaimana untuk menulis yang baik lalu kita juga membaca buku-buku pengetahuan yang pengetahuan itu nantinya akan kita gunakan sebagai dasar untuk kita menulis nantinya. Dengan kita mempunyai wawasan serta pengetahuan yang luas maka tulisan kita pun bisa menjadi lebih baik, hal itu bisa terjadi karena jika ada satu masalah yang akan kita bahas dan menjadi topik tulisan kita maka dengan kita memiliki pengetahuan yang luas maka masalah itu akan bisa kita analisis dengan baik serta kita juga tidak hanya melihat suatu masalah dari satu sisi tetapi juga bisa melihat dari sisi-sisi lain yang itu tentunya menjadikan tulisan kita lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadikanlah membaca sebagai kebiasaan kita, karena dengan begitu pengetahuan kita akan semakin luas kita juga akan semakin mudah untuk meraih apa yang kita inginkan karena kita memiliki pengetahuan yang luas dan tentunya dengan membaca akan bisa bermanfaat bagi kita sendiri serta bermanfaat bagi orang lain karena dengan pengetahuan yang kita miliki kita bisa membantu orang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-618893889523394503?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/618893889523394503/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/dengan-membaca-apapun-bisa-kita-raih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/618893889523394503'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/618893889523394503'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/dengan-membaca-apapun-bisa-kita-raih.html' title='Dengan Membaca Apapun Bisa Kita Raih'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SsmNKS5HQeI/AAAAAAAAAGI/yCshtOxRs9U/s72-c/book-open1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-2783245811155002037</id><published>2009-10-04T11:10:00.000+07:00</published><updated>2009-10-04T11:38:15.167+07:00</updated><title type='text'>Gempa Sebenarnya Tidak Membahayakan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SsgmqTc48CI/AAAAAAAAAGA/tYW8LSBCAzg/s1600-h/earthquake.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SsgmqTc48CI/AAAAAAAAAGA/tYW8LSBCAzg/s320/earthquake.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388599462366605346" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya gempa bumi tidaklah berbahaya bagi manusia, yang berbahaya adalah bangunan yang runtuh akibat gempa yang dapat mengakibatkan orang yang ada di sekitar bangunan akan tertimpa dan meninggal. Gempa yang terjadi di Padang kemarin pun seharusnya tidak menelan korban jiwa sebanyak itu jika saja pemerintah membangun infrastruktur yang tahan gempa. Rumah-rumah yang terletak di daerah rawan gempa pun seharusnya dibangun dengan konstruksi yang tahan gempa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saja rumah-rumah atau bangunan yang ada di Padang itu dibangun dengan konstruksi yang tahan gempa maka tidak bisa saja tidak ada korban jiwa dalam peristiwa gempa itu. Seharusnya pemerintah tidak hanya bertindak jika sudah ada kejadian saja, maksudnya pemerintah hanya bertindak jika sudah terjadi gempa, pemerintah memberikan bantuan kepada korban gempa atau bantuan lainnya. Bukan itu yang seharusnya dilakukan, yang seharusnya dilakukan adalah pemerintah dari awal sudah menetapkan peraturan atau membantu masyarakat dalam membangun rumah-rumah atau bangunan-bangunan tahan gempa yang letaknya di daerah rawan gempa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah juga seharusnya sudah menghimbau masyarakat yang bertempat tinggal di daerah rawan gempa agar rumah-rumah yang dibangun tahan gempa sehingga jika terjadi gempa rumah tidak roboh dan tidak ada korban jiwa. Sekali lagi bukan gempanya yang berbahaya tetapi bangunan yang roboh akibat gempa itulah yang berbahaya karena mengakibatkan orang akan tertimpa runtuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu pemerintah juga baiknya memberi subsidi untuk pembangunan rumah-rumah atau bangunan yang tahan gempa, jadi pemerintah seharusnya tidak bertindak setelah ada bencana tetapi bertindak sebelum bencana terjadi dengan membantu membangun rumah-rumah atau bangunan yang tahan gempa sehingga tidak akan ada korban jiwa yang berjatuhan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-2783245811155002037?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/2783245811155002037/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/gempa-sebenarnya-tidak-membahayakan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/2783245811155002037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/2783245811155002037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/gempa-sebenarnya-tidak-membahayakan.html' title='Gempa Sebenarnya Tidak Membahayakan'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SsgmqTc48CI/AAAAAAAAAGA/tYW8LSBCAzg/s72-c/earthquake.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-3127106799826189175</id><published>2009-10-02T12:26:00.000+07:00</published><updated>2009-10-02T12:27:00.398+07:00</updated><title type='text'>Saat Bencana, Itulah Saat Indonesia Bersatu</title><content type='html'>Bencana alam tidak henti-hentinya melanda Indonesia, belum selesai duka kita atas gempa yang terjadi di Tasikmalaya kemarin gempa justru terjadi lagi, kali ini di Padang, Sumatra Barat yang menimbulkan lebih banyak korban. Seluruh rakyat Indonesia berduka atas peristiwa ini dan tentunya mereka bertanya-tanya mengapa Indonesia terus-terusan dilanda bencana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak korban tewas pada gempa ini, sekitar 500an orang dinyatakan tewas serta ribuan lainnya masih tertimbun reruntuhan. Kita lihat dengan adanya peristiwa ini seluruh rakyat Indonesia beramai-ramai mengirimkan bantuan ke padang dan berdoa agar tidak ada bencana lagi dan agar keluarga korban diberikan ketabahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat-saat seperti inilah seluruh rakyat Indonesia bersatu dan bersama-sama mengatasi masalah ini. Rakyat Indonesia menunjukkan persatuannya dengan mengirimkan berbagai bantuan seperti bantuan pangan atau bantuan lainnya. Bila sudah terjadi suatu masalah yang besar barulah rakyat Indonesia bersatu menghadapi masalah-masalah itu dan bila tidak terjadi apa-apa tidak terlihat bagaimana raakyat Indonesia saling membantu satu sama lain ataupun menunjukkan persatuannya sebagai bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah lebih baik bila kita sudah mulai sadar bahwa kita harus bersatu dalam keadaan apapun serta saling membantu satu sama lain dan tidak menunggu adanya suatu bencana atau masalah yang besar. Mungkin dengan adanya kerja sama yang terus terjalin mungkin bencana ini tidak bisa terjadi, misalnya masyarakat yang mampu dalam hal pengetahuan membantu membuat suatu alat yang bisa memprediksi suatu gempa yang terjadi, bencana alam memang tidak bisa ditebak kapan akan terjadi, tetapi minimal ada usaha untuk mencegah terjadinya bencana alam. Lalu contoh lain misalnya pemerintah dengan orang-orang yang mampu dalam hal ini mampu dalam keuangan membantu masyarakat lainnya dengan memberikan subsidi untuk membangun rumah anti gempa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagi orang-orang yang mampu yaitu dalam hal ini mereka yang mampu dalam keimanan, mereka membantu masyarakat lain untuk segera sadar dan bertobat. Mereka menyadarkan untuk beribadah serta untuk berbuat baik. Tidak sedikit orang yang mengatakan bahwa bencana yang terjadi ini adalah hukuman dari Tuhan karena manusia sudah tidak dekat lagi dengan Tuhan, serta teguran dari Tuhan agar kembali ke jalan yang benar serta berbuat baik dengan sesama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang lebih baik kita harusnya bisa bersatu dan saling bekerja sama dalam keadaan apapun tanpa harus menunggu adanya suatu bencana dan masalah yang besar, mungkin dengan begitu bencana dapat dihindari sehingga tidak perlu ada korban-korban yang berjatuhan dan itu juga demi kebaikan kita sendiri sebagai rakyat Indonesia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-3127106799826189175?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/3127106799826189175/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/saat-bencana-itulah-saat-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/3127106799826189175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/3127106799826189175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/saat-bencana-itulah-saat-indonesia.html' title='Saat Bencana, Itulah Saat Indonesia Bersatu'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-4215042520673231320</id><published>2009-10-01T14:42:00.000+07:00</published><updated>2009-10-01T14:44:06.537+07:00</updated><title type='text'>Indonesia Ladang Subur Si Jago Merah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SsRdvanMb0I/AAAAAAAAAF4/nAL0_8k5R2k/s1600-h/kebakaran_1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SsRdvanMb0I/AAAAAAAAAF4/nAL0_8k5R2k/s320/kebakaran_1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387534123420905282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Indonesia bisa dibilang sebagai tempat favorit bagi si jago merah. Kita lihat saja belakangan ini banyak terjadi kasus-kasus kebakaran yang  di Indonesia, mulai dari kebakaran rumah-rumah penduduk sampai kebakaran hutan yang besar.Dari berbagai kebakaran yang terjadi mungkin kebakaran hutan lah yang bisa merugikan banyak pihak, misalnya saja kebakaran hutan bisa menyebabkan kerugian materi yang tidak sedikit dan yang lebih parah lagi kebakaran hutan akan semakin memperburuk dampak pemanasan global. Hutan-hutan yang digunakan untuk penghijauan serta untuk mengurangi dampak pemanasan global justru hilang karena dilalap api. Rumah-rumah penduduk yang terbakar pun tentunya menimbulkan kerugian materi yang tidak kecil dan mereka yang tempat tinggalnya hangus terbakar akan sulit mendapat tempat tinggal baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebakaran-kebakaran yang terjadi di Indonesia ini kebanyakan adalah ulah manusia sendiri. Sebagai contoh kita lihat saja baru-baru ini terjadi kebakaran di hutan Gunung Lawu, kebakaran hutan di Gunung Lawu, kebakaran yang terjadi sejak hari minggu (27/9)  ini sampai sekarang belum bisa diatasi. Kebakaran ini justru semakin meluas karena disebabkan oleh tiupan angin yang kencang serta sulitnya untuk memadamkan api karena daerah yang terbakar di puncak gunung dan terus merembet ke bawah. Kebakaran ini sendiri diakibatkan oleh ulah warga sekitar Gunung Lawu, mereka membuat arang yang tentunya mudah membakar tanaman-tanaman atau pohon-pohon yang ada. Kebakaran ini tentunya akan merugikan banyak pihak. Lalu berikutnya adalah kebakaran yang terjadi di perumahan penduduk yang padat, kebakaran yang terjadi di perumahan penduduk ini biasanya terjadi juga karena oleh ulah manusia sendiri yaitu konsleting listrik atau kompor gas yang meledak. Kebakaran yang terjadi di pemukiman penduduk tentunya akan cepat menjalar kemana-mana karena tata letak rumah yag sangat berdekatan serta tembok-tembok rumah yang terbuat dari kayu yang tentunya mudah terbakar. Kasusnya bisa kita lihat pada kebakaran yang terjadi di  Perumnas Helvetia Kelurahan Helvetia Kecamatan Medan Helvetia dan sebanyak 7 unit rumah berlantai 2 di Jalan Helvetia Raya Lingkungan 21 Blok 14 , Sabtu (26/9) musnah terbakar. Kebakaran ini terjadi karena terjadi arus pendek (konsleting) pada salah satu rumah penduduk yaitu dari rumah nomor 26 milik Rusdy Rustam.Kita bisa lihat kebakaran ini juga termasuk sebagai ulah manusia, arus pendek yang terjadi ini disebabkan pemilik rumah tidak rutin untuk memeriksa kondisi aliran listrik di rumahnya serta tidak adanya perawatan yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyaknya rumah-rumah yang terbakar juga disebabkan karena penataan rumah yang semrawut dan tidak beraturan. Penataan bangunan rumah yang terlalu mepet, jalan-jalan di depan rumah pun sempit sehingga mobil-mobil pemadam kebakaran mengalami kesulitan untuk memadamkan dan ini menyebabkan banyak rumah yang terbakar. Seharusnya rumah-rumah dibangun tidak terlalu mepet antara satu rumah dengan rumah lainnya serta jalan-jalan di depan rumah dibuat lebar. Penataan yang semrawut ini disebabkan betapa besarnya jumlah penduduk Indonesia yang menyebabkan diperlukannya tempat tinggal yang banyak sedangkan lahan-lahan yang ada tidak terlalu banyak sehingga rumah-rumah dibangun dengan jarak antar rumah yang sempit dan semrawut. Karena yang terpenting bisa mendapatkan tempat tinggal tanpa memikirkan keselamatan. Kita seharusnya lebih memikirkan keselamatan kita, kita memilih tempat-tempat yang penataan rumahnya tidak semrawut dan rumah-rumah ditata dengan teratur dengan begitu kemungkinan terjadinya kebakaran kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasi kebakaran-kebakaran yang terjadi serta untuk mencegah terjadinya kebakaran kita juga memerlukan suatu pengetahuan serta teknologi yang dapat digunakan untuk mencegah dan mengatasi kebakaran. Misalnya saja rumah-rumah dibangun dengan bahan bangunan yang tidak mudah terbakar dan yang lebih penting lagi di setiap rumah terdapat alarm kebakaran atau pemadam kebakaran sendiri yang ada pada gedung-gedung bertingkat di Indonesia. Minimal dengan adanya alarm kebakaran, kebakaran yang terjadi dapat segera diatasi dan tidak menjalar ke rumah-rumah lain. Walaupun begitu tetap saja peran manusia sendiri lah yang bisa membantu untuk mencegah terjadinya kebakaran, misalnya lebih berhati-hati dalam menggunakan alat-alat yang dapat menimbulkan kebakaran serta selalu waspada bila terjadi kebakaran dengan begitu kebakaran dapat dicegah atau minimal tidak merugikan banyak pihak.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-4215042520673231320?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/4215042520673231320/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/indonesia-ladang-subur-si-jago-merah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/4215042520673231320'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/4215042520673231320'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/10/indonesia-ladang-subur-si-jago-merah.html' title='Indonesia Ladang Subur Si Jago Merah'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SsRdvanMb0I/AAAAAAAAAF4/nAL0_8k5R2k/s72-c/kebakaran_1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-8156250569963254823</id><published>2009-09-29T15:27:00.001+07:00</published><updated>2009-09-29T16:23:52.266+07:00</updated><title type='text'>Menjadi Manusia Utuh</title><content type='html'>Menjadi manusia utuh disini diartikan kita tidak hanya menjadi manusia yang utuh secara fisik tetapi kita juga utuh secara batiniah. Untuk menjadi manusia yang utuh kita harus bisa menjadi mencapai tujuan hidup kita yaitu bahagia dan itu bukan hal yang mudah. Tidak dapat dipungkiri bahwa mendapat kebahagiaan menjadi tujuan hidup semua orang. Jika kita sudah menjadi orang yang bahagia kita sudah bisa disebut sebagai manusia yang utuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu sekarang untuk mencapai kebahagiaan sendiri bukanlah hal yang mudah, dengan sifat manusia yang tidak pernah puas dengan apa yang dimilikinya maka rasanya sulit untuk mendapat kebahagiaan dan menjadi manusia yang utuh. Bila ingin mendapat kebahagiaan tentunya kita harus bisa menghilangkan sifat ketidakpuasan kita, yang seharusnya kita lakukan adalah bersyukur dengan apa yang kita miliki serta kita menjadikan hidup kita lebih bermakna yaitu dengan melakukan perbuatan-perbuatan yang bermoral, dengan begitu kebahagiaan pasti akan menjadi milik kita dan kita pun menjadi manusia yang utuh.Tetapi ingat tidak ada kebahagiaan yang penuh di dunia ini, seorang filosof yaitu Aristoteles berkata bahwa di dunia ini tidak ada kebahagiaan seratus persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai kebahagiaan itu banyak orang yang justru melakukannya dengan cara mencari nikmat sebanyak-banyaknya serta menghindar dari perasaan sakit. Artinya untuk mencapai kebahagiaan kita harus mencari nikmat sebanyak-banyaknya yaitu dengan malas-malasan dan bertindak untuk mencari enaknya saja. Kebahagiaan yang didapat dengan cara yang seperti itu tentu tidak bisa kita sebut kebahagiaan yang sesungguhnya, kebahagiaan yang sesungguhnya kita dapat dengan kita secara aktif mendapatkannya artinya kita berusaha untuk mendapatkannya bukannya kita secara pasif mendapatkannya yaitu dengan malas-malasan. Tindakan yang kita lakukan untuk mencapai kebahagiaan pun tentunya merupakan tindakan yang bermoral. Dengan begitu pasti kita akan mendapat kebahagiaan dan kita bisa menjadi manusia yang utuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya akan menjadi lebih baik lagi  jika dalam usaha kita untuk menjadi manusia yang utuh kita juga membangun hubungan yang baik dengan sesama. Kita tahu bahwa manusia adalah makhluk sosial, artinya manusia membutuhkan orang lain untuk hidup. Jadi untuk menjadi manusia yang utuh pun kita juga tidak bisa melakukannya dengan usaha sendiri, kita juga membutuhkan orang lain untuk mencapainya. Kebahagiaan yang kita dapat akan lebih bermakna bila dirasakan oleh orang lain pula, hal ini bisa terjadi karena selain kita bisa membahagiakan diri kita sendiri  kita juga bisa membahagiakan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari semua itu, kita tahu bahwa untuk menjadi manusia yang utuh bukanlah hal yang mudah, untuk menjadi manusia yang utuh kita perlu mendapatkan kebahagiaan dan kebahagiaan juga didapat dengan tidak mudah. Untuk mendapat kebahagiaan kita harus bisa bersyukur dengan apa yang kita miliki dan kita juga berusaha untuk mencapai kebahagiaan dengan tindakan-tindakan yang bermoral dan bukannya kita malas-malasan untuk mendapat kebahagiaan itu.Dengan kita melakukan hal-hal itu maka kita akan bisa mendapat kebahagiaan dalam hidup yang merupakan tujuan hidup kita serta yang lebih penting lagi kita bisa menjadi manusia yang utuh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-8156250569963254823?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/8156250569963254823/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/09/menjadi-manusia-utuh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/8156250569963254823'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/8156250569963254823'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/09/menjadi-manusia-utuh.html' title='Menjadi Manusia Utuh'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-3589331739371889234</id><published>2009-09-28T14:55:00.000+07:00</published><updated>2009-09-28T15:23:26.657+07:00</updated><title type='text'>Semakin Tua Semakin Kita Sadar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SsByThb8oKI/AAAAAAAAAFo/hPuA02Hl95I/s1600-h/orang+tua.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 278px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SsByThb8oKI/AAAAAAAAAFo/hPuA02Hl95I/s320/orang+tua.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386430834053783714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itulah yang mungkin terjadi pada banyak orang di dunia ini. Semakin kita berumur atau semakin tua kita akan semakin sadar bahwa kita harus berbuat baik karena kita sadar sebentar lagi kita akan mati. Tetapi itu mungkin juga tidak berlaku bagi orang-orang yang taat pada agamanya dan selalu berbuat baik. Walaupun begitu tetap saja ada orang yang semakin sadar untuk berbuat baik semakin mereka tua atau bahkan ada yang tidak sadar untuk berbuat baik saat sudah tua nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kita tua mungkin sudah banyak hal yang tidak bisa kita lakukan, kita hanya bisa berdiam diri atau sekedar melakukan aktivitas-aktivitas yang tidak begitu berat. Karena kita tidak sering melakukan aktivitas di saat tua maka kita juga akan sering merenung bahwa hidup kita sudah tidak akan lama lagi dan oleh karena itu kita harus bisa menebus kesalahan-kesalahan kita di waktu muda dulu, kita menjadi rajin beribadah dan kita menjadi rajin untuk berbuat baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat muda mungkin kita hanya terus-terusan memikirkan bagaimana kita bisa menjadi sukses, memikirkan untuk bisa hidup bahagia dan dalam proses untuk menjadi bahagia itu kita lupa untuk beribadah atau pun lupa untuk berbuat baik kepada sesama. Kita hanya memikirkan diri sendiri bagaimana agar kita bisa sukses. Tetapi sekali lagi hal ini dilakukan tidak oleh semua orang, sebagian orang yang lain mungkin untuk menjadi sukses selain berjuang mereka tentunya tidak lupa untuk beribadah dan tidak lupa pada sesama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi sebagian orang saat-saat muda mereka hanya digunakan untuk bersenang-senang serta mereka menyia-nyiakan hari-harinya, misalnya saja mereka jarang untuk berolahraga. Dengan begitu saat-saat tua mereka akan sakit-sakitan dan mereka akhirnya sadar bahwa seharusnya saat-saat muda mereka dulu mereka rajin berolah raga agar tidak sakit-sakitan jika sudah tua nanti dan pastinya akan timbul penyesalan pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi mereka yang memanfaatkan masa muda mereka dengan baik maka tidak akan timbul penyesalan. Maka pergunakanlah saat-saat muda kita untuk hal-hal yang bermanfaat dan hal-hal yang baik, jangan hanya menyia-nyiakan agar saat tua nanti kita bisa menikmati masa tua kita dengan baik dan supaya tidak ada penyesalan nantinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-3589331739371889234?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/3589331739371889234/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/09/semakin-tua-semakin-kita-sadar.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/3589331739371889234'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/3589331739371889234'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/09/semakin-tua-semakin-kita-sadar.html' title='Semakin Tua Semakin Kita Sadar'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/SsByThb8oKI/AAAAAAAAAFo/hPuA02Hl95I/s72-c/orang+tua.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-9033395483796513569</id><published>2009-09-26T17:13:00.001+07:00</published><updated>2009-09-26T17:13:55.809+07:00</updated><title type='text'>Hidup Bukan Hanya Untuk Dinikmati</title><content type='html'>Menikmati apa yang kita miliki serta menikmati apa yang sudah kita raih dari hasil perjuangan kita merupakan hal yang menyenangkan dan membahagiakan. Walau begitu kenikmatan itu sifatnya sementara, kenikmatan itu pasti akan hilang. Walaupun kenikmatan itu diperoleh dari hasil perjuangan kita tetap saja kenikmatan itu akan hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apakah kita tidak boleh menikmati hidup kita? Tentu setiap orang boleh menikmati kehidupan mereka, tetapi menjadi tidak baik jika mereka hanya terus-terusan menikmati hidup mereka apalagi jika mereka menikmati sesuatu yang berlebih dari mereka, misalnya harta melimpah. Tetapi kenikmatan yang mereka nikmati itu belum tentu menjadikan mereka bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu yang harus kita lakukan dalam hidup ini adalah berjuang dan bukannya kita malah malas-malasan akan kenikmatan yang kita peroleh, memang benar adanya hidup adalah perjuangan. Perjuangan yang kita lakukan dalam hidup itu justru akan membuat kita bahagia dan itu lebih baik jika kita hanya menikmati hidup kita terus-terusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seseorang hanya menikmati hidup mereka saja untuk memperoleh kebahagiaan tanpa melakukan perjuangan dalam hidup maka hal yang ia lakukan sama saja dengan binatang. Kita lihat saja binatang hanya malas-malasan saja untuk bisa bahagia, yang binatang lakukan hanya mencari nikmat sebanyak-banyaknya dan menghindarkan perasaan sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tidak salah menikmati hidup terus-terusan, tetapi dengan kita menikmati hidup kita terus menerus apakah itu bisa membuat kita bahagia? Justru dengan perjuangan kita bisa memperoleh kebahagiaan. Ingatlah bahwa kenikmatan yang ada di dunia ini hanya lah sementara, suatu saat pasti akan hilang dan yang harus kita lakukan adalah berjuang dan berjuang agar kita bisa memperoleh kebahagiaan dalam hidup dan jangan hanya terlena dengan kenikmatan yang ada yang menjadikan kita malas-malasan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-9033395483796513569?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/9033395483796513569/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/09/hidup-bukan-hanya-untuk-dinikmati.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/9033395483796513569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/9033395483796513569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/09/hidup-bukan-hanya-untuk-dinikmati.html' title='Hidup Bukan Hanya Untuk Dinikmati'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-3036689597305777074</id><published>2009-09-25T13:30:00.001+07:00</published><updated>2009-09-26T09:25:07.709+07:00</updated><title type='text'>Arti Sebuah Kebahagiaan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/Sr17dCjOJxI/AAAAAAAAAFQ/xmaMzk6IXbM/s1600-h/Karikatur-keluarga.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 222px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/Sr17dCjOJxI/AAAAAAAAAFQ/xmaMzk6IXbM/s320/Karikatur-keluarga.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5385596468236003090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang tentunya ingin hidup bahagia, untuk mencapai kebahagiaan itu banyak cara yang dilakukan dan tentunya butuh suatu pengorbanan. Cara-cara yang dilakukan misalnya dengan bekerja keras untuk bisa hidup berkecukupan lalu berusaha mendapat jabatan-jabatan yang tinggi agar bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Tetapi dibalik semua cara-cara itu pasti kita tidak akan pernah puas dengan apa yang telah kita usahakan, kita akan selalu berusaha untuk mendapat lebih dan lebih lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sifat manusia yang tidak pernah merasa puas dengan apa yang dimilikinya. Untuk mencapai kebahagiaan dalam hidup kita perlu menghilangkan sifat itu, kita harus bisa bersyukur dengan apa yang kita miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk bersyukur dengan apa yang kita miliki juga bukan merupakan hal yang mudah, kita harus bisa menerima keadaan kita apa adanya, yang terpenting lagi kita jangan banyak mengeluh, kita jalani saja kehidupan kita tanpa banyak mengeluh dan selalu bersyukur dengan apa yang kita miliki, dengan begitu kebahagiaan pasti akan menjadi milik kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai kebahagiaan dilakukan bukannya dengan kita mencari nikmat sebanyak-banyaknya dan kita tidak melakukan apa-apa untuk mencapai kebahagiaan tetapi kita harus berusaha untuk mencapai kebahagiaan itu. Usaha-usaha yang kita lakukan misalnya kita menerima keadaan kita apa adanya dan tidak banyak mengeluh, karena semakin kita mengeluh maka kita akan semakin sulit untuk mencapai kebahagiaan karena kita akan selalu mendapat tekanan hidup dan itu tentunya tidak akan memberikan kita kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi itulah arti sebuah kebahagiaan dimana kita harus bisa bersyukur dengan apa yang kita miliki serta kita tidak banyak mengeluh dalam menjalani hidup.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-3036689597305777074?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/3036689597305777074/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/09/arti-sebuah-kebahagiaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/3036689597305777074'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/3036689597305777074'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/09/arti-sebuah-kebahagiaan.html' title='Arti Sebuah Kebahagiaan'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/Sr17dCjOJxI/AAAAAAAAAFQ/xmaMzk6IXbM/s72-c/Karikatur-keluarga.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-8829768454841907090</id><published>2009-09-24T20:01:00.001+07:00</published><updated>2009-09-24T20:01:59.746+07:00</updated><title type='text'>Kebahagiaan di Tengah Kekurangan</title><content type='html'>Kebahagiaan di Tengah Kekurangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahagia bagi sebagian orang adalah tujuan hidup mereka. Kebahagiaan bisa didapat dengan banyak cara misalnya dengan kita hidup serba berkecukupan dan memiliki harta yang melimpah maka kita bisa hidup bahagia. Ada lagi orang yang bahagia karena memiliki seseorang yang disayanginya untuk menjadi pendamping hidupnya. Ada juga yang bahagia karena memiliki pekerjaan yang baik dan mereka sukses dalam pekerjaannya. Tetapi kebahagiaan belum tentu bisa dicapai dengan memiliki harta yang melimpah, mempunyai seseorang yang disayangi ataupun memiliki pekerjaan yang sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang memiliki harta melimpah belum tentu bahagia karena bisa saja semua harta yang dimilikinya itu hasil curian ataupun harta yang dimilikinya itu didapat dari utang. Dengan begitu seseorang tidak akan bisa bahagia.Lalu bagi seseorang yang memiliki orang yang disayangi belum tentu juga bisa bahagia bila dia belum bisa menerima orang yang disayanginya dengan apa adanya, dia masih memikirkan banyak hal tentang orang yang disayanginya sehingga orang itu pun tidak akan bisa bahagia. Berikutnya orang yang memilki pekerjaan yang sukses juga belum tentu mendapat kebahagiaan, hal ini bisa terjadi karena mungkin orang itu untuk mendapatkan pekerjaan yang sukses itu dilakukan dengan cara-cara yang tidak baik atau cara curang sehingga pikirannya pun menjadi tidak tenang dan hidupnya pasti tidak akan bahagia. Tiga hal ini hanya merupakan sebagian contoh bahwa hal-hal yang menyenangkan belum tentu menjadikan kita hidup bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang bagi orang-orang yang hidup serba kekurangan apakah mereka masih bisa hidup bahagia dengan kekurangannya? Tentu masih sangat bisa. Hal ini dapat terjadi bila orang-orang yang hidup serba kekurangan ini tidak terlalu mementingkan kenikmatan duniawi saja dan mereka mempunyai kesadaran bahwa hidup di dunia ini hanya sementara jadi mereka tidak terlalu mementingkan harta yang mereka miliki. Yang mereka lakukan adalah bersyukur dengan apa yang telah diberikan oleh Tuhan kepada mereka. Dengan pikiran seperti itu maka mereka akan bisa hidup bahagia. Hal ini dapat terjadi karena mereka tidak terlalu mementingkan kehidupan duniawi, yang terpenting bagi mereka adalah mereka bisa hidup seadanya dan bisa terus bersyukur dengan apa yang dimiliki.Dengan begitu kebahagiaan pun akan didapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebahagiaan di tengah kekurangan bisa dibilang merupakan suatu hal yang indah karena jarang ada orang yang bahagia saat hidupnya serba kekurangan. Seseorang yang bahagia di tengah kekurangan hidupnya bisa dikatakan mereka adalah orang-orang yang taat pada agama serta mereka selalu bersyukur dengan apa yang diberikan.. Hal ini merupakan hal yang baik karena dalam hidup kita harus sering-sering bersyukur dan jangan mengeluh dengan apa yang kita miliki karena dengan bersyukur kebahagiaan pasti akan datang dengan sendirinya kepada kita.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Orang yang bahagia dalam kekurangan biasanya akan lebih baik jika dibandingkan orang-orang yang bahagia dengan berbagai kelebihan. Hal ini dapat terjadi orang-orang yang hidup dalam kekurangan akan tidak terlalu mementingkan kehidupan duniawi sehingga mereka juga tidak terlalu banyak beban pikiran dan akhirnya mereka bisa hidup dengan bahagia, sedangkan orang yang hidup dengan berbagai kelebihan yang mereka miliki cenderung akan selalu mencari cara untuk menambah kelebihan yang mereka miliki baik harta, jabatan maupun lainnya sehingga mereka dalam menjalani hidup sehari-hari akan terbebani berbagai macam hal dan itu akan menjadikan mereka tidak bisa hidup bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi bagi orang-orang yang hidup dalam kekurangan juga tidak mudah mendapat kebahagiaan. Mereka harus mampu menerima keadaan mereka dan mereka juga harus mampu bersyukur dengan apa yang dimilikinya. Walaupun tidak mudah tetapi jika kebahagiaan itu sudah didapat maka kebahagiaan itu akan menjadi sesuatu hal yang sangant indah dan akan menjadikan mereka menjalani hidup mereka dengan suasana hati yang tenang serta bahagia dan itu akan menjadi suatu kebahagiaan yang tidak ternilai harganya dibandingkan apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila tujuan hidup kita adalah untuk bahagia maka baiknya kita mencapai kebahagiaan itu jangan dengan cara-cara yang tidak baik karena kebahagiaan tidak akan bisa ada tetapi capailah kebahagiaan dengan cara-cara yang baik dan teruslah bersyukur dengan apa yang kita miliki karena dengan begitu kebahagiaan akan datang dengan sendirinya kepada kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-8829768454841907090?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/8829768454841907090/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/09/kebahagiaan-di-tengah-kekurangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/8829768454841907090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/8829768454841907090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/09/kebahagiaan-di-tengah-kekurangan.html' title='Kebahagiaan di Tengah Kekurangan'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-6598293832689758380</id><published>2009-09-23T09:02:00.000+07:00</published><updated>2009-09-23T09:03:18.934+07:00</updated><title type='text'>Tidak Ada Yang Sulit Di Dunia Ini, Hanya Belum Terbiasa Saja</title><content type='html'>Kesulitan dalam melakukan apapun pasti akan bisa menjadikan seseorang menjadi putus asa, menjadi tidak bersemangat dalam melakukan suatu kegiatan. Tetapi sebenarnya tidak ada yang sulit di dunia ini, hanya saja kita belum terbiasa untuk melakukan sesuatu yang kita anggap sulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya saja dalam menulis, ada orang yang menganggap menulis itu sulit, sulit untuk membuat tulisan yang menarik, sulit memperoleh banyak pembaca serta sulit membuat tulisan yang bermanfaat bagi banyak orang. Tetapi hal itu tentu bisa kita atasi, menulis bisa menjadi sesuatu yang tidak menyulitkan dan bahkan akan menjadi hal yang menyenangkan bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang perlu kita lakukan adalah dengan membiasakan menulis. Kita membiasakan untuk membuat suatu tulisan, jangan beranggapan bahwa tulisan yang kita buat tidak menarik atau bahkan tidak pantas dibaca oleh orang lain. Yang terpenting kita cobalah saja dulu menulis, lalu kita juga menjadikan menulis sebagai kebiasaan kita sehari-hari. Setelah menjadi kebiasaan maka tidak sulit untuk membuat tulisan yang menarik bagi orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita ibaratkan saja membiasakan menulis seperti kita waktu kecil dulu membiasakan untuk berjalan. Saat kecil kita dibiasakan untuk berjalan, walaupun sulit untuk berjalan tetapi kita terus mencoba dan terus membiasakannya untuk berjalan, dan hasilnya kita bisa berjalan dengan lancar. Lalu kebiasaan berjalan itu bisa kita kembangkan lagi yaitu dengan mengembangkan menjadi berlari, kita membiasakan berlari dan dengan begitu kita juga pasti bisa menjadi seorang pelari yang hebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula dengan menulis, kita membiasakan terlebih dahulu untuk menulis, membuat tulisan-tulisan. Lalu setelah kita terbiasa maka untuk selanjutnya kita mengembangkan kebiasaan menulis kita, misalnya kita membuat tulisan yang menarik, membuat tulisan yang bermanfaat bagi banyak orang. Dengan kita terus membiasakan hal itu maka kita pun dapat menjadi seorang penulis yang hebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam membiasakan untuk menulis pasti ada hambatan-hambatan, yang harus kita lakukan adalah jangan berhenti pada hambatan itu, tetapi lewati lah hambatan itu. Seperti pada saat kita membiasakan berjalan pada waktu kecil dulu, pasti kita ada hambatan yaitu misalnya kita sering jatuh. Tetapi kita bisa melewati hambatan itu dan kita tidak berhenti hanya karena hambatan sering jatuh tersebut, karena jika kita berhenti karena hambatan itu maka kita pasti tidak akan bisa berjalan sampai dewasa nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga yang harus kita lakukan jika kita menemukan hambatan dalam menulis, kita jangan berhenti hanya karena hambatan itu, kita harus berusaha melewati hambatan itu dan dengan begitu kita pasti akan terbiasa untuk menulis dan terbiasa menghadapi hambatan-hambatan yang ada. Jadi sebenarnya tidak ada yang sulit di dunia ini, yang harus kita lakukan hanyalah membiasakannya dan jangan menyerah bila ada masalah-masalah dan dengan begitu pasti kita bisa menjadi orang yang sukses.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-6598293832689758380?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/6598293832689758380/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/09/tidak-ada-yang-sulit-di-dunia-ini-hanya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/6598293832689758380'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/6598293832689758380'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/09/tidak-ada-yang-sulit-di-dunia-ini-hanya.html' title='Tidak Ada Yang Sulit Di Dunia Ini, Hanya Belum Terbiasa Saja'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-1765502731435558581</id><published>2009-09-22T10:02:00.001+07:00</published><updated>2009-09-22T10:02:43.290+07:00</updated><title type='text'>Berpikir dan Selalu Berpikir</title><content type='html'>Dalam menjalani hidup pasti kita tidak akan lepas dengan berpikir. Setiap hari, setiap waktu kita pasti akan selalu berpikir. Dalam menjalani aktivitas sehari-hari tentunya kita juga perlu berpikir. Tanpa berpikir mungkin kita tidak bisa menjalankan aktivitas kita dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana kita bisa menggunakan pikiran kita dengan baik? Itu tergantung dari diri kita masing-masing. Kita harus bisa mengendalikan pikiran kita dan bukannya kita dikendalikan oleh pikiran kita. Maksudnya Kita harus tetap berpikir kapanpun dan kita berpikir tentang hal-hal yang baik karena jika kita berpikir mengenai hal-hal yang buruk maka bisa dikatakan kita dikendalikan oleh pikiran kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua yang kita lakukan berawal dari pikiran kita, kita bergerak pasti juga perlu berpikir kemana kita selanjutnya. KIta juga perlu hati-hati dalam berpikir agar apa yang kita pikirkan dan selanjutnya kita lakukan tidak merugikan kita sendiri. Dalam berpikir juga tidak terlalu terburu-buru, kita harus memikirkan sesuatu dengan baik-baik terleboih dahulu apalagi jika hal itu adalah sesuatu yang penting bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunci sukses seseorang adalah bagaimana mereka bisa mengatur pikiran mereka dengan baik dan bagaimana mereka bisa berpikir tentang suatu hal dengan baik. Orang-orang sukses selalu bisa menggunakan pikiran mereka dengan baik, mereka juga selalu memikirkan setiap langkah yang akan mereka ambil dan yang terpenting mereka juga sudah terbiasa berpikir sehingga kemampuan mereka berpikir dapat menjadikan mereka sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu kita juga perlu bisa berpikir secara luas, artinya bila ada sesuatu hal yang harus kita pikirkan, kita bisa memikirkan hal itu dengan mengaitkan dengan hal-hal lain artinya jangan kita hanya berpikir tentang satu hal tetapi dengan memikirkan satu hal kita juga bisa berpikir hal-hal lain dan itu tentunya akan sangant baik bagi kita karena kita juga akan mendapat berbagai pengetahuan yang berguna bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam berpikir kita juga perlu belajar tentang banyak hal, belajar tentang berbagai pengetahuan. Hal ini dilakukan agar cara berpikir kita baik dan dasar-dasar pemikiran kita juga baik. Dengan kita memiliki dasar pemikiran yang baik serta pengetahuan yang luas maka dalam memikirkan suatu hal kita bisa mengaitkan hal itu dengan hal-hal lain yang kita ketahui  dan dengan begitu hasil pemikiran kitapun juga baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi untuk bisa berpikir dengan baik kita juga harus banyak belajar tentang berbagai hal serta dalam berpikir kita jangan terburu-buru untuk mengambil suatu keputusan akan kemana kita, tetapi kita harus memikirkan suatu hal dengan baik agar apa yang kita lakukan pun dapat berjalan dengan baik dan kita juga bisa menjalani kehidupan kita dengan baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-1765502731435558581?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/1765502731435558581/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/09/berpikir-dan-selalu-berpikir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/1765502731435558581'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/1765502731435558581'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/09/berpikir-dan-selalu-berpikir.html' title='Berpikir dan Selalu Berpikir'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-1831071873402640496</id><published>2009-09-21T08:19:00.001+07:00</published><updated>2009-09-21T08:19:28.646+07:00</updated><title type='text'>Sebuah Awal Mencari Kemenangan-Kemenangan Lainnya</title><content type='html'>Hari kemenangan bagi orang muslim setelah satu bulan bepuasa telah dirayakan hari minggu kemarin. Umat islam yang berhasil menahan nafsu mereka selama satu bulan benar-benar merayakan hari kemenangan mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi itu bukanlah sebuah akhir dari perjuangan menahan godaan selama satu bulan dengan berpuasa. Hari kemenangan bagi umat islam atau hari raya idul fitri seharusnya menjadi suatu awal untuk selanjutnya mencari kemenangan-kemenangan lainnya. Artinya kita harus tetap bisa menahan diri dari godaan-godaan duniawi yang bisa menjadikan mereka orang-orang tidak baik dan tidak bertaqwa. Dengan bisa menahan godaan-godaan itu maka kita  juga akan selalu bisa menemukan kemenangan-kemenangan dalam hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menahan godaan-godaan yang tidak baik yang tidak dilakukan di bulan ramadhan memang tidak mudah. Akan banyak sekali godaan untuk melakukan hal-hal tidak baik, tetapi kita harus berusaha untuk menahan godaan tersebut. Kita juga bisa melakukan hal-hal yang baik untuk menghindarkan kita dari hal-hal yang buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan puasa selama satu bulan penuh kemarin bisa dikatakan sebagai latihan kita untuk selanjutnya kita bisa menjadi orang yang baik, tidak terpengaruh oleh hal-hal yang tidak baik dan selalu berbuat baik bagi orang lain. Bulan ramadahan kemarin kita dibiasakan untuk menahan segala godaan-godaan yang tidak baik dan juga membiasakan untuk berbuat baik. Jika kita memang melakukannya dengan baik dan sungguh-sungguh pasti untuk selanjutnya kita nantinya akan terbiasa untuk melakukan hal-hal yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi mereka yang tidak melakukan dengan baik, misalnya dalam berpuasa kemarin masih mudah tergoda dengan hal-hal yang tidak baik seharusnya mereka tetap berusaha untuk menebusnya. Misalnya membiasakan melakukan hal-hal yang baik serta rajin beribadah dengan begitu pasti akan menemukan kemenangan dalam hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sebaiknya bisa untuk menemukan kemenangan-kemenangan lainnya dalam hidup. Misalnya menang dari godaan-godaan tidak baik, menang dari rasa malas untuk beribadah serta menang dari apa saja yang merupakan hal tidak baik. Untuk memperoleh kemenangan itu juga tidak mudah, tetapi kita harus tetap berusaha dan membiasakannya karena nantinya kita akan memperoleh kemenangan-kemenangan dalam hidup.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-1831071873402640496?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/1831071873402640496/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/09/sebuah-awal-mencari-kemenangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/1831071873402640496'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/1831071873402640496'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/09/sebuah-awal-mencari-kemenangan.html' title='Sebuah Awal Mencari Kemenangan-Kemenangan Lainnya'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-417396785953499482</id><published>2009-09-19T08:31:00.001+07:00</published><updated>2009-09-19T08:31:56.732+07:00</updated><title type='text'>Melayani Untuk Dilayani</title><content type='html'>Kita sebagai manusia pasti selalu ingin untuk dilayani tanpa ingin melayani. Dilayani memang menyenangkan tetapi untuk melayani merupakan suatu hal yang sulit. Untuk melayani orang lain bukanlah hal yang mudah karena kita juga butuh pengorbanan. Misalnya kita mengorbankan waktu dan tenaga kita untuk melayani orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilayani orang lain biasanya akan menjadikan kita manusia yang malas, karena kita hanya dilayani dan tidak melakukan apa-apa. Dengan dilayani kita akan seperti dimanjakan dan ini menjadikan kita malas untuk melakukan aktivitas-aktivitas kita dan menjadikan daya juang kita menjadi menurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa sulitnya untuk melayani orang lain karena biasanya kita hanya memikirkan diri sendiri dan inginnya selalu dilayani. Kita tidak memikirkan orang lain sehingga kita pun menjadi malas untuk melayani orang lain. Sedangkan kita terus dilayani orang lain tetapi kita justru tidak mau melayani orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita terbiasa untuk melayani orang lain maka untuk seterusnya dalam melayani orang lain kita tidak akan malas dan itu akan menjadi kebiaaan baik kita. Dengan melayani orang lain maka dengan sendirinya kita nantinya akan dilayani orang lain. Tetapi untuk melayani orang lain juga bukanlah hal yang mudah, kita harus berkorban kita harus menghilangkan keegoisan kita dan kita harus membiasakan untuk melayani orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih baik kita melayani orang lain dari pada kita dilayani oleh orang lain karena dengan melayani orang lain kita akan bisa mengurangi beban hidup orang lain serta bisa membantu orang lain dalam mengatasi masalah-masalahnya. jadi biasakanlah melayani orang lain dan jangan terus-terusan minta dilayani oleh orang lain karena sesungguhnya lebih baik melayani dari pada dilayani. Dan jika kita melayani orang lain maka dengan sendirinya kita pun juga akan dilayani oleh orang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-417396785953499482?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/417396785953499482/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/09/melayani-untuk-dilayani.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/417396785953499482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/417396785953499482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/09/melayani-untuk-dilayani.html' title='Melayani Untuk Dilayani'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-2604578019485436104</id><published>2009-09-18T08:43:00.000+07:00</published><updated>2009-09-18T08:45:26.428+07:00</updated><title type='text'>Kata Maaf, Sulit Untuk Dikatakan Tetapi Mendalam Maknanya Bila Dikatakan</title><content type='html'>Kata maaf memiliki makna yang sangat mendalam, dengan kata maaf maka banyak hal baik akan terjadi. Mengucapkan kata maaf pun juga tidak mudah untuk dilakukan atau bahkan sangat sulit untuk dilakukan. Hal ini bisa terjadi karena kita biasanya tidak mau mengakui kesalahan yang kita lakukan, kita maunya hanya menang sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu memaafkan orang lain juga bukan hal yang mudah, kita harus berani menerima kesalahan orang lain dan berani untuk tidak membalas perbuatan orang yang telah menyakiti kita. Walaupun kita telah disakiti tetapi sebaiknya kita memafkannya. Kita harus sadar bahwa mengucapkan kata maaf itu sulit dan harus banyak berkorban sehingga kita harus menghargai orang yang meminta maaf kepada kita dengan kita memaafkan kesalahan-kesalahannya. Dengan begitu orang yang meminta maaf kepada kita akan merasa dihargai serta hubungan kita pun dapat menjadi baik kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata maaf sendiri bisa membawa berbagai macam hal baik, misalnya saja bisa membawa perdamaian serta yang paling penting bisa menjadikan hati seseorang menjadi tentram dan tenang. Seseorang yang mengucapkan kata maaf kepada orang lain juga tidak akan terus dihantui rasa bersalah. Dengan kita mengucapkan kata maaf kepada orang yang telah kita sakiti maka rasa bersalah sebagian akan hilang dan sebagian lagi hilang jika orang itu sudah memaafkan kita. Jika kita sudah meminta maaf kepada orang yang kita sakiti dan kita juga sudah dimaafkan maka suasana hati kita pun pasti akan menjadi tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata maaf ini juga pastinya sulit untuk dikatakan kepada Yang Maha Kuasa. Kita pasti setiap hari tidak luput oleh dosa dan untuk mengakui dosa-dosa itu juga sulit untuk kita lakukan. Melakukan dosa atau kesalahan-kesalahan memang mudah dilakukan tetapi untuk mengakui kesalahan itu serta meminta maaf atas kesalahan kita itu merupakan hal yang sulit. Kita seharusnya membiasakan untuk berani mengakui kesalahan kita, hal itu memang sulit untuk dilakukan tetapi jika kita sudah terbiasa maka akan menjadi hal yang mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sebaiknya kita membiasakan diri untuk meminta maaf jika kita melakukan kesalahan serta berani mengakui kesalahan kita dan yang lebih penting lagi kita juga berani untuk memaafkan kesalahan orang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-2604578019485436104?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/2604578019485436104/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/09/kata-maaf-sulit-untuk-dikatakan-tetapi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/2604578019485436104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/2604578019485436104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/09/kata-maaf-sulit-untuk-dikatakan-tetapi.html' title='Kata Maaf, Sulit Untuk Dikatakan Tetapi Mendalam Maknanya Bila Dikatakan'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4865591292896545121.post-332410885605466934</id><published>2009-09-17T15:01:00.000+07:00</published><updated>2009-09-17T15:02:10.086+07:00</updated><title type='text'>Menghadapi Suatu Kebingungan</title><content type='html'>Setiap manusia dalam menjalani kehidupan pasti pernah dihadapkan pada keadaan yang membingungkan atau mengalami kebingungan. Pada saat bingung manusia pasti tidak bisa berbuat apa-apa dan tidak tahu harus melakukan apa. Kebingungan itu bisa terjadi saat kita sedang bekerja atau saat kita sedang belajar. Misalnya dalam belajar kita tentu juga bisa bingung dan tidak tahu maksud dari apa yang kita pelajari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lebih menyulitkan lagi adalah ketika kita bingung untuk menentukan suatu pilihan dan pilihan itu menentukan nasib kita selanjutnya. Banyak yang berkata jika kita sedang bingung maka ikutilah kata hati kita, tetapi ada beberapa orang yang tidak mempercayai suara hati mereka sehingga merekapun tetap akan dalam kedaan yang membingungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa yang hatus kita lakukan saat kita mengalami kebingungan? Yang harus dilakukan adalah kita berusaha tenang mengahdapi kebingungan itu, jangan panik karena jika kita panik maka kita akan semakin bingung. Bila kita dihadapkan pada suatu pilihan yang membingungkan maka sebaiknya kita jangan terlalu cepat mengambil keputusan. Kita harus benar-benar memikirkan pilihan-pilihan yang ada, walaupun kita bingung kita jangan gegabah untuk mengambil tindakan, kita harus benar-benar memikirkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin dalam memikirkan suatu pilihan kita juga akan mengalami kebingungan, yang kita harus lakukan adalah jangan terlalu keras untuk berpikir agar pilihan yang kita pilih nanti tidak salah dan kebingungan kitapun dapat hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi yang terpenting dalam menghadapi suatu kebingungan adalah kita harus tetap bisa tenang dan tidak terburu-buru dalam bertindak. Kita harus memikirkan tindakan-tindakan kita walaupun kita sedang dalam keadaan bingung, agar tindakan kita tidak merugikan kita sendiri dan tidak merugikan orang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4865591292896545121-332410885605466934?l=rindy-agassi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/feeds/332410885605466934/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/09/menghadapi-suatu-kebingungan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/332410885605466934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4865591292896545121/posts/default/332410885605466934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindy-agassi.blogspot.com/2009/09/menghadapi-suatu-kebingungan.html' title='Menghadapi Suatu Kebingungan'/><author><name>Rindy Agassi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05686547028607683161</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_rDFyCU-SU1w/TOHkMevTBCI/AAAAAAAAAMc/kqpj_FM_oqY/S220/75336_1537729278182_1083364866_31262715_5350029_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
